
Meghna dan Naina memiliki ibu yang sangat memandang tinggi harga diri wanita, sarda merupakan seorang guru di desa terpencil namun karena keteguhan dan kesabaran membesarkan kedua anaknya sendirian.
Meghna dan Naina sudah lulus kuliah dengan nilai yang sangat memuaskan dan mereka memutuskan untuk membeli sepatu sandal baru. Mereka ingin mengejutkan ibunya karena mereka sudah lulus dengan nilai terbaik, dan mereka akhirnya pergi ke sekolah, tempat ibunya mengajar.
"perhatikan soal berikut anak-anak, ini merupakan bangun segitiga, rumus dari luas segitiga adalah…"
"rumus dari luas segitiga adalah ½×alas×tinggi" ucap Meghna dan Naina secara bersamaan
"kalian…sudah mengganggu kelas ibu, sekarang kalian berdiri diluar kelas untuk hukaman kalian." ucap sarda tegas
" laksanakan Bu…" ucap kompak Meghna dan Naina
Meghna dan Naina menjalani hukuman mereka dan bel pulang berbunyi. Sarda pun menghampiri Meghna dan Naina
"sudah selesai hukumannya, sekarang ayo bangun" ucap sarda sambil mengulurkan tangan
"terima kasih ibu" ucap keduanya sambil meraih tangan ibunya
"kenapa kalian datang kemari tidak bilang dulu ke ibu?" tanya sarda
"karena kamu ingin memberi ibu kejutan, kami lulus dengan nilai tertinggi ibu…" ucap Meghna
"selamat ya sayang" ucap sarda bahagia sambil merentangkan lengannya
__ADS_1
" terima kasih ibu" ucap keduanya sambil memeluk ibunya
"sekarang tutup mata ibu, kami punya sesuatu untuk ibu" pinta Naina
"ada apa sih dengan kalian?" tanya sarda
"sudah sekarang ibu tinggal tutup mata saja " ucap Meghna
"huff…baiklah ibu akan tutup mata" ucap sarda mengalah
"1,2,3 tada…" ucap Meghna dan Naina
"kalian beli sepatu sandal untuk ibu?, tapi punya ibu masih bagus" tanya sarda
"ta…tapi…" ucap sarda yang ragu-ragu untuk mengambil hadiah dari ke dua putrinya
"sudah ibu pakai saja, biar kami yang pakaikan untuk ibu" ucap Meghna dan Naina
"huff…baiklah ibu pakai" ucap sarda mengalah
" sini ibu biar kami pakaikan untuk ibu" ucap Meghna
Meghna dan Naina pun memakaikan sepatu sandal pada kaki ibunya
__ADS_1
keesokan harinya sarda ingin menjodohkan Meghna dengan orang yang bisa menjaga harga diri dan kehormatan wanita. Dia pun berpapasan dengan pria paruh baya dari keluarga terpandang.
pria baruh baya tersebut bernama Verr Singh Chauhan, dia ternyata ingin menjodohkan cucunya dengan anak dari ibu sarda
"maaf pak, kenapa bapak ingin menjodohkan cucu bapak dengan putri saya?" tanya sarda
"karena saya tahu bahwa ibu mendidik putri ibu sendirian, sebagai seorang ibu tunggal pasti ibu banyak melalui rintangan yang sulit, ibu lainya pasti sudah menyerah, tapi ibu dengan tegar nya mendidik putri ibu dengan sangat baik dan putri ibu lulus dengan nilai yang terbaik karena memiliki ibu yang kuat untuk menghadapi cobaan" jelas pak Verr Singh Chauhan
"kalau ibu masih ragu, ibu bisa memikirkan ini dalam waktu 3 hari, saya akan datang ketempat ini setelah 3 hari, saya harap ibu bisa menerima tawaran saya" ucap pak Verr Singh Chauhan
" baiklah pak, saya akan memikirkan ini dengan matang agar saya tidak salah jalan" ucap sarda
tiga hari berlalu begitu saja akhirnya sarda dan pak Verr bertemu di tempat yang sudah ditentukan
"bagaimana?, apakah ibu mau menerima tawaran saya?" tanya pak Verr
"baiklah pak saya akan menerima perjodohan ini, tetapi sebelum itu bapak harus melihat foto Meghna, putri saya" ucap sarda sambil menyerahkan amplop berisi foto
"baiklah saya juga akan memberi foto Kunal, cucu saya" ucap pak verr
mereka pun berbincang mengenai kelebihan dan kekurangan dari Kunal dan Meghna. sarda pun menyetujui perjodohan tersebut.
^^^Bersambung…^^^
__ADS_1