Sepenggal Perjalanan Hidup Seorang Barista

Sepenggal Perjalanan Hidup Seorang Barista
bab 18.beberapa tahun kemudian


__ADS_3

Beberapa tahun kemudian hidup arif benar benar berubah,dia sekarang menjadi seorang bartender yang lumayan pandai, bekerja di cafe milik bang andi juga,gaji yang lumayan juga tempat kerja yang nyaman .Dewi pun sudah punya mempunyai 3 orang anak,perempuan semua doa juga melanjutkan usaha ibunya mengurus toko kue warisan turun temurun.


Anak kedua mereka bernama claudya, anak ke tiga mereka bernama asyifa mereka bahagia karena sudah berkecukupan, rumah pun sudah ada 2, di alam hari arif kerja, siang hari dia ikut temannya jalankan proyek jadi tetap ada aktifitas ..kabar si toa masjid pun sekarang sudah lulus kuliah tapi dia masih asik di sana belum mau pulang ke indonesia,pekerjaan arif yang sibuk dewi juga sibuk jadi mereka jarang berkumpul,hanya akhir pekan saja mereka bisa bersantai bersama..

__ADS_1


Arif tetap jalankan profesi malam nya,setiap malam minggu dia pun ikut turun balapan tanpa istri tau, merasa bersalah kepada istri? iya tentunya tapi apa mau di kata terikat sebuah perjanjian,semua berjalan lancar orang tua juga mendukung,bahkan arif juga bisa sekolahkan adik adiknya sampai tamat sma sampai suatu hari ibu arif sakit,beliau di bawa ke rumah sakit dan jalani operasi,doa anak anaknya tak henti terucap..suatu malam beliau panggil arif, "rif, sini nak". panggil beliau. "ya mak ada apa? apa ada yang sakit mak? kupanggilkqn suster ya mak?". "tidak usah le, mak hanya mau bilang kalau nanti kamu akan punya anak cowok, sekarang dewi hamil kan?". "dari mana mak tau dewi hamil?"


"mak tau rif, dewi sudah 1,5 bulan terlambat bulan ,, maka aku bilang itu nanti pasti cowok"

__ADS_1


Mak hanya tersenyum saja jawabnya,sore harinya mak diam saja tanpa banyak kata..kami kira beliau tidur,setelah sampai isya di liat mak tak bangun bangun maka semua orang curiga, baik arif dewi dan adik adik arif..mereka coba bangunkan tapi tak ada jawaban . mereka panik panggil dokter lalu di periksa ternyata mak sudah pergi,pergi untuk selamanya ...semua yang ada di dalam bersedih..sangat sedih..mereka putuskan bawa jenasah mak malam itu juga .


sesampai di rumah mulai lah mengurus pemakaman,dan pemakaman berjalan dengan lancar, anak anak dewi dan anak anak mak bersujud di hadapan kuburan mak,mendoakan yang terbaik buat mak ,,"selamat jalan mak kami anak anak mu akan selalu doakan engkau mak,semoga engkau di tempatkan di surga nya yang terindah milik alloh swt..amiinnn".doa arif dalam hati

__ADS_1


Beberapa hari sudah arif libur kerja,saat nya dia bekerja kembali,dewi pun sibuk dengan aktivitas nya,walaupun hamil dia tetap aktif.Arif yang semakin hari semakin sibuk ,sering keluar kota ikut jalankan proyek temannya jadi tak ada waktu buat lupa kapan dewi harus melahirkan..pas hari itu arif ada jadwal keluar kota tapi di larang oleh dewi karena dewi rasakan sakit di perutnya..mereka di rumah nunggu sampai siang saat terasa sangat mulas baru di bawa ke bidan...dan alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, proses melahirkan pun berjalan normal dan lancar, persis seperti kata mak arif, lahir bayi laki laki yang sehat dan lucu..sungguh bahagia mereka, lengkap sudah keluarga mereka ada anak laki laki dan perempuan, sujud syukur kepada alloh arif lakukan..


__ADS_2