Serpihan Rindu

Serpihan Rindu
NASEHAT AYAH


__ADS_3

Sepulang dari rumah Arin, rona bahagia terpancar dari wajah Raka. Sepanjang jalan pulang senyum tak lepas dari bibir nya.


" Nak rencananya kan pertunangan saja , kenapa langsung mau menikah ?" tanya Ayah.


Raka tak ingin ada orang lain yang memiliki Arin Yah. Sebentar lagi Raka kuliah dan jarak yang akan memisahkan kita. Jika sudah ada ikatan pernikahan insya allah kita berdua akan merasa tenang. Dan tentunya akan halal kalau berdekatan. jelas nya kepada Ayah dan Bunda.


Yah , memang itu lebih baik.


Jadi persiapkan segala nya. Mulai besok siapkan apa yang mau di pakai. Cincin, baju pernikahan dan tentunya hantaran buat mempelai wanita, lanjut Ayah.


"Itu biar Bunda yang urus Yah" potong Bunda disela percakapan Ayah dan anak.


"Baiklah Bunda " kata Ayah.


Ayah akan bantu urus surat nikah nya. Mengingat Arin masih sekolah. Nanti ada teman Ayah yang akan membantu.


Raka , Ayah bangga padamu nak. Berani membuat keputusan secepat ini. Dan ingat pernikahan bukanlah mainan dan jangan sekali - kali kamu mempermainkan hati Arin.


Ayah sudah terlanjur menyayanginya seperti anak Ayah sendiri. Bersabarlah jika Arin sedang emosi dan begitu pula sebaliknya.


Kalian berdua harus saling menerima kelebihan dan kekurangan masing - masing.


Pernikahan itu satu untuk selamanya nak. Dan pasti ada lika liku yang datang silih berganti. Tergantung bagaimana kalian berdua menyikapinya nanti. Semua masalah harus kalian bicarakan berdua. Ceritakan semua yang terjadi kepada istrimu. Jangan ada sesuatu yang disembunyikan. Nanti itu yang akan jadi bumerang jika kamu tak jujur dengan istrimu.


Muliakan istrimu nantinya. Karena dia yang akan melahirkan anak - anak mu. Membesarkan dan merawat nya. Melahirkan itu nyawa yang menjadi taruhan nya.


Kamu jauh di sana harus bisa menjaga diri.


Karena pasti godaan akan datang silih berganti. Terus jalin komunikasi sebisanya. Dan jika nanti Arin sudah lulus. Ayah akan ajak dia mendatangimu bersama Bunda.


" Trimakasih nasehat nya Yah" Raka akan menjadi suami yang bertanggung jawab untuk Arin.


Tak terasa mobil yang mereka lajukan sudah masuk ke halaman rumah.


"Sudah , istirahat lah dan persiapkan hari esok yang lebih matang" ucap Ayah kepada Raka.


" Baik Ayah ",


" Bunda , Raka keatas dulu". Selamat malam ucapnya dengan mencium kening sang Bunda.


" Sudah mau menikah masih saja manja" , ucap Bunda dan Raka hanya tersenyum.


" Nanti kalau sudah punya istri , manja nya bukan ke bunda lagi." ucap nya di atas tangga.


" Dasar anak Ayah " ucap Bunda.


" Kenapa bawa - bawa nama Ayah ?" ucap Ayah bingung.


" Sama - sama manja " kata Bunda dan berlalu pergi dari hadapan Ayah.


"Hmmm begitulah wanita " ucap Ayah dengan menggaruk kepalanya.


Sampai di kamar , Raka menghempas kan tubuh nya diranjang kesayangannya.


Terima kasih untuk semua nya. Terlihat dia sedang mengirim pesan untuk pujaan hatinya.


Tak berselang lama , Raka melihat panggilan dari Arin.


" Iya sayang , ada apa?" sudah kangen ya. ucap Raka.


" Ih gr nya Masku ini" Arin cuma penasaran saja mas buru - buru ngajak nikah.


" Ya.. Mas kan gak ingin ada yang memilikimu selain Mas. Dan juga kalau berdekatan Mas bisa meluk tanpa ada yang melarang" jelas Raka.


" Ih belum apa - apa sudah mesum".. ucap Arin.

__ADS_1


" Mesum sama istri sendiri kan boleh sayang " goda Raka.


" Tapi janji ya , gak boleh minta hak sebelum Arin lulus sekolah". ucap Arin tegas.


" Iya sayang , Mas janji". Tapi kalau mau sama mau Mas gak tanggung jawab loh.. ucap Raka dengan tertawa.


" Ogah lah kalau begitu ".. ucap Arin.


" Mas becanda sayang , mana mungkin Mas melakukan kalau kamu juga belum siap."


" Mas bahagia sekali " rasanya gak sabar nunggu hari H pernikahan kita yank. ucap Raka.


"Sama Mas , Arin juga bahagia ".. ucap Arin lembut.


" Mas persiapan kuliah nya gimana?" tanya Arin.


" Semua sudah disiapkan sayang, 1 bulan lagi Mas berangkat. Masih ada waktu buat kita berduaan." Nanti kalau sudah lulus Ayah akan ajak Arin ke Paris. Sekalian kita bulan madu.. ucap Raka menggoda.


" Arin juga masih ingin kuliah Mas " boleh kan ? tanya Arin.


" Boleh dong sayang , sekalian kuliah sama Mas saja di sana ? " tawar Raka.


"Arin kuliah nya disini saja Mas " palingan cuma 4 tahun saja. Arin mau ngambil S1 APOTEKER saja.


" Ya terserah saja , selesai kuliah Mas juga balik ke sini." Mudahan nanti kuliah nya lancar - lancar saja.


" Aamiin " ucap Arin.


Yank, mau cincin seperti apa?.. tanya Raka.


Yang mahal dan banyak berlian nya , jawab Arin disertai tawa - tawa kecil.


" Kok tertawa sih , Mas tanya serius ni".. sambung Raka.


" Terserah Mas sajalah " Arin ma nurut saja.


" Baiklah sayang semua nanti Bunda yang atur" tapi tetap mengikuti selera kita.


Tadi Ayah kasih nasehat untuk Mas. ucap Raka.


" Nasehat apa Mas?" tanya Arin.


Yaa nasehat pernikahan lah sayang.


Kita harus saling jujur dan terbuka, saling menerima kekurangan dan kelebihan masing - masing. Dan masih banyak lagi, jelas Raka.


" Suami harus sayang istri nya dan harus memenuhi semua permintaan istrinya dan juga mengalah dengan istrinya " ucap Arin dengan tertawa.


" Itu mah istri yang mau menang sendiri namanya " ucap Raka.


"Gak papa dong Mas , kan suami harus mengalah dengan istri " ucap Arin tak mau kalah.


" Iya in aja lah " apa sih yang enggak buat istri Mas." ucap Raka mengalah dengan Arin.


"Jadi gak sabar ni, bagaimana sifat asli suami Arin" di godain terus saja nanti biar kelihatan sifat aslinya. ucap Arin.


" Godain saja kalau Mas sih memang penyabar orang nya , pasti yang godain nanti kesal sendiri " ucap Raka.


" Ah masa awas saja kalau nanti Mas marah sama Arin ya bakalan tidur diluar kalau bikin Arin kesel".


" Belum apa - apa sudah diancam" ucap Raka lemas.


" Hahaha.. itu akan jadi senjata Arin kalau Mas gak mau ngikutin kemauan Arin " ucap nya senang.


" Horee.. " Arin tau deh kelemahan Mas sekarang , ucap nya.

__ADS_1


" Yang penting istrinya Mas senang , Mas juga seneng " ucap Raka.


Yaudah Mas , sudah malam rupanya. Kita kelamaan telpon jadi lupa waktu. Keasyikan becanda jadi lupa segalanya.. ucap Arin.


" Iya apalagi kalau kita habiskan malam - malam berdua, gak pernah cukup waktu nya". lanjut Raka.


Arin tutup ya mas telpon nya. Love you calon suamiku.. ucap Arin.


" Love you too calon istriku" jawab Raka.


Raka belum bisa memejamkan mata nya.


Di ambil kertas dan pena. Dan mulailah dia menggoreskan tinta pada kertas putih tentang perasaan nya.


Sayang , mendengar tawa mu Mas bahagia sekali. Apalagi bisa selalu bersamamu. Sebentar lagi kita akan memulai kehidupan yang baru. Semoga kedepan nya kita akan selalu seperti ini. Tetap saling mencintai walau jarak memisahkan kita. Tetap lah menjadi gadis yang mas rindukan.


Mas mencintaimu sejak pandangan pertama.


Walau sebenar nya Mas sempat merasa ragu dengan rasa ini. Tapi pesona mu begitu kuat membius mata hati. Sehingga rasa yang datang cepat ini langsung mengalir dalam jiwa raga. Seolah menjadi napas dalam kehidupan ku. Menjadi pemasok oksigen dalam paru - paru. Dan berperan sebagai denyut kehidupanku.


Sayang ,kaulah yang terindah dari semua bunga.


Warna cinta yang kau bawa mampu memberi cerah di kehidupan ku. Hingga aku tak tau bagaimana menahan rindu. Bagaimana aku bisa bernapas tanpamu.


Sayang , cintaku untukmu begitu besar.


Hingga aku tak mampu harus kehilangan.


Waktu sedetikpun tanpa dirimu.


Dan akan selalu begitu sampai batas usiaku.


Sayang , andai kau mampu mendengar.


Goresan cinta yang kurasa


Dan Serpihan rindu saat kita tak berjumpa


Mungkin kau takkan kuat menahan nya.


Tetaplah menjadi gadis lucu dengan kesederhanaan mu.


Menjadi gadia yang imut dengan segala kepolosanmu.


Dan tetaplah bersandar dalam lentera cintaku.


Karena aku tak sanggup jika hidup tanpamu.


Sayang , aku berjanji akan menjadikan mu Ratu dalam kehidupanku.


Dan akan menyayangimu selama - lamanya.


Sampai tiada satupun yang dapat memisahkan kita.


Kecuali atas kehendak yang maha kuasa.


Sayang , terima kasih telah memilih ku.


Menjadi pendamping dalam hidupmu.


Aku berjanji akan membuatmu bahagia.


Dalam alunan melodi cinta kita.


💜💜💟💖💖💙💙💙💙💙💗💗💟💟

__ADS_1


**BERSAMBUNG..


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN**.


__ADS_2