
Selamat membaca
Key dan gio sudah berhasil merubah penampilan mereka layaknya umur 25 tahun ke atas, key memakai riasan dan juga rambut palsu, sedangkan gio memakai riasan tipis dan juga rambut palsu serta kaca mata, key sengaja melakukan penyamaran, takutnya ada yang mengenal mereka ber2 jika sedang bermain.
Key dan gio sudah berada di dalam kasino terbesar di negara X, sebelum Menukar uang, key lebih dulu mendeteksi dan memindai setiap orang yang di anggap mencurigakan, key mendeteksi mereka dengan soflen miliknya yang terhubung langsung dengan aplikasi mata dewanya.
__ADS_1
Sungguh alat yang sangat mengerikan, tak ada yang dapat lolos dari mata dewa milik key, dan itu bersifat paten, hanya dirinya yang dapat mengaksesnya.
Hmmmmm...,banyak mangsa Empuk untuk menambahkan puing-puing kekayaan ku di sini... " bisik key kepada saudaranya, dan gio hanya memandang key dengan tatapan tak percaya, sifatnya yang suka mengambil uang para koruptor masih bertahan sampai sekarang, alasannya adalah untuk membuat para koruptor itu merasakan apa yang di rasakan oleh tempat mereka bekerja, entah di pemerintahan atau di perusahaan, key tak sungkan untuk mengambil itu semua, toh katanya duit itu bukan milik mereka juga.
Adikku....., kau tau sendiri, aku paling tidak suka dengan koruptor, aku hanya ingin memberikan mereka pelajaran" jawab key santai dan berlalu ke meja resepsionis untuk Menukar uang mereka dengan koin, setelah itu key melangkahkan kakinya ke meja yang di penuhi manusia-manusia kotor pemakan uang orang lain.
__ADS_1
Key duduk dengan anggun dengan gio di sampingnya, dia pasti akan memenangkan banyak dollar saat mereka pulang, kini masing-masing dari mereka sudah memasang taruhannya, begitupun dengan key, kartu sudah mulai di bagikan, sebagian memasang taruhan lagi, key mengikuti lagi, salah satu dari mereka melihat kartunya dan tersenyum, dia melupakan gandakan taruhannya, key juga mengikutinya, tapi yang lainnya mundur, kini waktunya untuk membuka kartu dan sudah di pastikan jika key yang memenangkannya, mata dewanya tak bisa di anggap remeh, ruangan ini di penuhi oleh kamera, dan kamera yang menunjukan kartu lawannya tadi langsung mengirimkan gambarnya ke lensa kontak yang key gunakan, sungguh curang bukan.
Itu terus berlanjut, sehingga ia mengundang perhatian si pemilik kasino yang sebenarnya key juga mengetahui siap orang tersebut, orang itu adalah brayend Alexander, orang yang hampir di jebak dengan dirinya sewaktu ulang tahun kaka aiden di hotel.
Sang asisten brayend datang dan mengundang key dan gio untuk menemuinya di ruangan pridabi sang kasanova, key hanya tersenyum dan mengangguk tanda mengiakan, mereka berdua berdiri dan mengikuti langkah sang asisten brayend yang sedang menuntun mereka, memasuki liff dan menekan tombol paling atas, tapi perasaan yang key dan gio saat ini, ia merasakan jika liff yang mereka naiki tidak berjalan ke atas, melainkan ke bawah, key dan gio saling melirik dan tersenyum puas.
__ADS_1