
selamat membaca
mendengar ucapan Key membuat Brayen tersadar jika ia terlalu santai saat ini, Brayen langsung mengangkat kepalanya dan menatap ketua black dragon yang sedang duduk di meja kerjanya sambil memperhatikan dirinya sedari tadi, tak ada raut wajah takut yang di perlihatkan oleh ketua black dragon, ia seperti sudah pasrah saja dengan keadaannya sekarang.
"bukankah ini terlihat tidak menyenangkan saat tidak mendapatkan perlawanan....???" gumam Brayen dan langsung mendapatkan senyuman dari ketua black dragon, tak ada yang tau nama asli dari ketua black dragon, anak-anak hanya memanggilnya dengan sebutan ketua saja.
"apa aku harus melakukan perlawanan....???" tanya ketua yang Langsung membuat kening Brayen mengkerut.
"bukankah seharusnya seperti itu...???, jika tak ada perlawanan, kekasih ku tak dapat menonton aksi laga ku lagi." jawab Brayen dan ikut duduk di kursi sofa yang ada di ruangan tersebut.
"untuk apa melakukan perlawanan jika hasilnya sudah di ketahui, aku hanya ingin bernegosiasi saja, jalan yang lebih mudah untuk menyelamatkan nyawa ku." balas ketua black dragon.
__ADS_1
"oh...., kau benar juga pak tua...!!!, jadi apa yang kau bisa tawarkan untuk ku....???" balas Brayen sambil mengangkat kakinya di atas meja.
"ini....." jawab ketua black dragon sambil memberikan satu buah foto wanita cantik yang sedang menggendong seorang bayi mungil yang sangat cantik.
"ini....???, siapa wanita ini....???" tanya Brayen, ia memperhatikan wajah wanita di dalam foto itu, tapi wajahnya seperti sangat mirip dengan wajah Key. saat Brayen masih fokus dengan foto di tangannya, suara Key membuyarkan pikirannya.
"Bray....., aku masuk kelas dulu, sisanya kamu urus aja." suara Key terdengar melalui earphone di telinga Brayen.
"ok...., kamu belajar aja yang rajin, selesai masalah ini, aku akan ke sana menemui mu." jawab Brayen.
"apa itu Shakira....???" tanya ketua black dragon.
__ADS_1
"ia...., tapi sekarang dia bukan Shakira lagi, namanya adalah keyna." jawab Brayen sambil menatap ketua black dragon tajam.
"ya aku tau...., dia anak yang baik, tegas dan juga penyayang, dan foto yang kau pegang itu adalah foto ibunya....!!!" jawab ketua black Dragon.
"ibunya....???, apa kau tak membohongi ku...???" Brayen menatap ketua black dragon, memperhatikan setiap ekspresi wajahnya, mencari jika ada ekspresi wajah yang menunjukkan kebohongan di sana, tapi hasilnya nihil, itu berarti apa yang ia katakan adalah kebenaran.
"jika Key mempunyai seorang ibu, lalu mengapa dia bisa ada di organisasi ini...???, apa kalian membantai keluarganya sama seperti keluarga anak-anak yang lain...???." tanya Brayen, matanya sudah memerah menahan amarahnya.
"kalau kau berjanji akan melepaskan ku, aku akan menceritakan semuanya yang kutahu kepada mu...!!! bagaimana....???, apa kau setuju...???." tanya ketua black dragon, ia mencoba bernegosiasi dengan nyawanya.
"baiklah...., aku setuju...., jadi silahkan ceritakan semua yang kau tau...!!!" perintah Brayen.
__ADS_1
"aku tak tau siapa wanita itu sebenarnya, aku hanya mendapatkan tugas untuk menangkap wanita itu dan membawanya ke klien ku, dan untuk Shakira sendiri, aku di tugaskan untuk membunuhnya, tapi karena melihat potensi dalam diri Shakira, aku membawanya ke markas dan menghapus semua ingatan dan menjadikan dirinya seperti yang kau kenal sebelumnya.
"baiklah.....!!!, terimakasih atas informasinya, tapi kau sudah membuat kekasih ku dan orang tuanya berpisah maka kau harus mati." Brayen mengangkat senjatanya menghadap ke ketua black dragon.