
Selamat membaca
Selesai sarapan pagi, key dan gio bergegas ke tempat sorum mobil-mobilnya di lantai bawah tanah (autor sebut sorum karena banyaknya mobil sport yah), tapi kali ini key dan gio tak akan memakai mobil, tapi kali ini mereka akan memakai motor untuk ke kampus.
Motor yang di pakai gio
Motor yang di pakai key
Mengambil kunci motor dan menghidupkannya, key dan gio sudah lama tak mengendarai motor, jadi perasaan mereka saat ini seperti sedang mengingat memori masa lalu mereka saat sedang balapan, bukan balapan, lebih tepatnya kejar-kejaran dengan musuh sambil di hujani timah panas.
__ADS_1
Kaka...., apa kau mau balapan...???" tanya gio dengan memainkan gas motornya sambil menarik turunkan alisnya saat menatap key
Apa taruhannya....??? Aku tak mau rugi adikku...???" key juga ikut memainkan gas motornya
Aku akan mengikuti mengabulkan 1 permintaan kaka..., gimana....??? Deal.....???" jawab gio dan kembali bertanya apakah key setuju.
Ok.... Deal...., siap-siap saja menerima kekalahan mu adikku yang tampan" jawab key dan memakai helm nya, begitupun dengan gio, mereka memainkan gas motornya dan dalam gas yang ke 3, motor mereka melejit membelah jalan.
Mereka saling bergantian dalam memimpin, dan tiba di depan kampus, mereka sampai bersamaan, gio tersenyum puas saat ini, biasanya ia selalu kalah dari key, tapi saat ini ia mengalami kemajuan dengan bisa mengimbanginya.
Wah...., kau hebat adik ku, kau sudah berkembang cukup pesat.... " key turun dari motornya begitupun dengan gio.
Aku tak akan selamanya kalah dari mu ka, aku akan lebih kuat lagi darimu, agar aku bisa melindungi kalian semua, kaka cukup menikmati hidup yang dari dulu kaka impikan.." jawaban gio membuat hati key merasakan yang namanya arti keluarga yang sesungguhnya, key langsung memeluk gio dengan erat.
__ADS_1
Makasih karena sudah memikirkan impian ku adikku..." bisik gio saat sedang memeluk adiknya.
Mereka masuk dan mencari jurusan masing-masing saat ini, karena jurusan yang mereka ambil berbeda satu sama lainnya, key mengambil jurusan kimia, gio mengambil jurusan menejemen bisnis karena dia akan menjadi penerus keluarga el barto, sama seperti stiv, alfaro, alex dan juga aiden, sedangkan rose mengambil jurusan desainer sama dengan liodra, tapi Nindy mengambil jurusan psikologi.
Key memasuki kelas barunya, suasana baru, orang-orang baru dan juga pelajaran baru, key memang sudah mempelajari teknik pembuatan obat-obatan dan juga racun, tapi dalam bentuk tradisional, bukan dalam bentuk moderen yang di bentuk menjadi pil dan kapsul.
Key merasa sangat antusias saat ini, ternyata penyuka kimia bukan hanya dirinya saja, terlihat teman-teman sekelasnya juga sangat antusias, mereka tak banyak berkomunikasi dan hanya membaca tentang formula atau resep pembuatan obat-obatan.
Berbeda dengan key yang menyukai kelas barunya, gio malah terlihat bosan, di kelasnya hanya ada para tuan dan nona muda yang gila dengan bisnis, saling bekerja sama dengan menjalin hubungan berkedok persahabatan.
Dasar manusia-manusia menjijikan..., kenapa aku harus berkumpul dengan orang-orang munafik ini" gumam gio dan menundukkan kepalanya, membuang kasar nafasnya dan kembali bergumam...
Ini semua demi deddy dan ka key...., aku pasrah saja.....
__ADS_1