Si Culun Penebus Hutang*

Si Culun Penebus Hutang*
bekerja


__ADS_3

hai guys pliss jangan lupa


vote,like share dan koment


yyyyyyyy


meli bekerja sebagai penjaga perpustakaan,selain bisa mendapatkan uang, ia juga bisa membaca buku secara geratis.di sana ia juga mendapatkan teman kerja yang baik ia bernama sela.


"meli kau kenapa".


tanya sela karena melihat meli yang berjalan pincang.


"tidak apa²,aku hanya kecapean saja tadi


"karena berjalan dari rumah ke sini". kemudian duduk di lantai sembari meluruskan kedua kakinya.


"kenapa,apa sepedamu rusak".


"tidak,aku hanya ingin berjalan saja". meli tertawa canggung. perkataan bodoh apa ini,siapa yang akan bercaya dengan perkataanku jika aku ingin berjalan kaki sejauh ini,gila apa.


"oh begitu "


kata sela polos. eh...dia percaya.


pengurus perpustakaan menghampiri meli dan sela yang sedang duduk di lantai.


"hey...santai sekali kalian duduk² seperti


ini,apa purlu aku buatkan kopi". kata pengurus utama perpustakaan dengan wajah menyindir.


"eh...apa benar boleh, kalau begitu aku minta kopi dengan gula satu sendok".


jawab sela dengan polosnya.


"apa kau benar² mau di pukul,berani²nya memerintahku,apa aku mempekerjakan kalian hanya untuk bermalas2an seperti ini,cepet


kerja sana".


berbicara dengan nada suara agak tinggi. mereka berdua pun segera berdiri dan menyelesaikan tugasnya.saat membersihkan buku² yang berdebu sela bergumam kesal. "apa²an si gendut itu,lihat gayanya yang sok jadi bos,dia kan juga bekerja di sini,kenapa dia hanya berduduk² santai di kursi itu dan menyuruh kita menyelesaikan semua tugasnya".


"sudahlah,cepat selesaikan.nanti kita bisa segera untuk membaca buku,aku penasaran dengan cerita hantu kemarin".


"aku juga".

__ADS_1


mereka berdua pun segera menyelesaikan pekerjaan mereka,dari menyapu hingga meletakkan buku² ke tempatnya masing². saat jam buka,para pengunjung masuk ke dalam perpustakaaan tersebut dengan mematuhi peraturan di larang brisik.jadi membuat meli dan sela bekerja agak santai. meli duduk di kursinya dan membaca buku dengan tenang.


sedangkan sela membuka ponselnya dan menemukan berita tentang presdir LA grup.


"meli lihat,bukankah ini presdir dari LA grup,dia di kabarkan menjalin hubungan dengan aktris terkenal dari kota XZ,


tertulis bahwa dia baru saja menjemput aktris cantik ini di bandara siang ini".


sela memperlihatkan berita itu kepada meli . "dia selalu terlibat sekandal dengan banyak wanita,minggu lalu baru saja di kabarkan keluar dari hotel bersama anak dari grade grup,sekarang sudah dapat yang baru lagi.benar² pria br*ngs*k".


"oh.."


jawab meli singkat seperti tidak peduli dengan gosip tersebut. setelah pulang bekerja,meli menunggu taxi lewat di pinggir jalan, tiba² ada mobil yang berhenti di depannya, ternyata itu adalah mobil luisa.


"hay kakak ipar".


luisa menyapa meli


apa kakak ipar sedang menunggu taxi,aku


bisa mengantar kakak ipar".


melanjutkan pembicaraannya.


"oh, tidak perlu repot² aku akan menunggu


meli memalingkan pandangannya dari


hadapan luisa.


"sebagai adik ipar yang baik,aku mempersilahkan kakak ipar untuk ku antar,kalo kakak ipar menolak,aku akan menganggap kakak ipar masih menyukaiku loh".


karna mendengar perkataan luisa


barusan,dengan terpaksa meli bersedia masuk kedalam mobil tersebut.


"tidak apa² kan jika aku memanggilmu kakak ipar,lagi pula aku juga akan menjadi adik iparmu besok".


sembari mengemudi mobilnya.


"terserah".


dengan pandangan wajah menghadap ke

__ADS_1


depan.


"sara memberitahuku bahwa kakak ipar sudah menikah".


"iya,benar"


"berita yang bagus,jadi kakak ipar tidak akan mengganggu hubunganku dengan sara lagi". meli memandangi wajah luisa yang sedang menyetir mobil.


ini pertama kalinya aku naik mobil bersamanya dengan keadaan dia sendiri yang menyetir,tapi terlihat sekali dari raut wajahnya dia sangat membenciku,dari tatapan matanya saja sudah terlihat bahwa dia sangat jijik padaku,mungkin inilah yang terbaik,merelakannya untuk sara".


"aku akan merelakanmu dengan sara,lagi pula aku sudah menikah,aku tidak akan mengganggu hubunganmu kalian hidup bahagia".


dengannya,meli memaksakan diri untuk tersenyum.


"benarkah,itu berita yang sangat


bagus,kenapa tidak dari dulu saja kakak ipar seperti ini,jadi aku kan tidak akan perlu repot² untuk membencimu".


"semoga saja saat kau mengingat segalanya,kau tidak akan menyesal".


"aku tidak akan pernah menyesal,jika aku mendapatkan ingatanku kembali aku juga tidak akan berpaling denganmu,karna aku sangat mencintai sara".


"baguslah kalau begitu".


memaksakan diri untuk tersenyum.


sebaliknya,karna kakak iparlah yang sangat terobsesi ingin menikah dengan pria kaya sehingga menggunakan banyak trik untuk memisahkanku dengan sara".


"berhenti".


meli meminta luisa untuk menghentikan mobilnya.


luisa pun berhenti,meli langsung keluar dari mobil tersebut.kemudian luisa pergi meninggalkan meli di sebrang jalan yang sepi sendirian.


saat luisa sudah pergi meninggalkan meli sendirian,meli duduk tersipuh di pinggir jalan tidak berdaya,angin menerpanya,membut daun² kering berjatuhan di atasnya.senyuman


paksanya tidak bisa menghentikan tetesan embun yang tiba² jatuh dari matanya yang semakin lama semakin deras.ia tidak bisa menahan rasa sakit yang ada dari dalam hatinya.


hatiku sakit...benar² sakit,seperti tertusuk ribuan jarum.


meli menggenggam erat kerak bajunya. sekeras apapun aku mengejarmu,seberat apapun perjuanganku,jika kita tidak di takdirkan bersama,aku tidak bisa memaksama untuk berpaling padaku.


meli mengusap air matanya dengan kedua tangannya.

__ADS_1


dalam hatinya hanya ada kata


"jalani saja sesuai alur". meli tersenyum dan berusaha berdiri melangkahkan kakinya.


__ADS_2