
Kring!
Bel sekolah berbunyi membuat siswa sisiwi SMA Tunas Bangsa berhamburan keluar gerbang sekolah untuk pulang,saat sedang di depan gerbang ada seorang gadis menemui Veirin.
"Hei!" Ucap gadis itu
"Ha?" Tanya Veirin tanpa berbalik
"Liat gue!" Titahnya
Lalu Veirin berbalik dan ternyata gadis itu adalah Lolita sepertinya dia belum kapok-kapok
"Ada apa Nona LolitaShakira?" Tanya Veirin
"Haha,baguslah lo manggil gue dengan kata 'Nona',heh! Gue cuman mau bilang lo bakaln di keluarin dari sekolahan ini karena lo udah berani dorong anak kepala sekolah!" Lolita berbicara dengan angkuhnya
"Cih!" Decih Veirin
"Mungkin lo yang bakalan dikeluarin!" Balas Veirin
Sebenarnya sekolah itu memang ayah Lolita yang menjadi kepala sekolah namun siapa sangka pemilik sekolah itu ada Veirin Carlson.
"Mimpi!" Ucap Lolita lalu berlalu pergi
"Kita lihat saja Lolita" Veirin senyum dengan senyuman yang sulit di artikan sambil menatap punggung Lolita yang mulai sudah menghilang
Di rumah Carlson
"Dimana anak itu!" Tanya Xavier pada Wilona karna ini sudah pukul 6 sore.
"Aku tidak tahu" jawab Wilona.
__ADS_1
"Aku pulang" -Veirin.
"Darimana kamu!!" Marah Xavier.
"Sekolah" jawab Veirin santai.
"Sekolah? Kakakmu saja sudah pulang dari tadi kenapa kamu baru pulang pukul 6 sore!?" Tanya Xavier dengan menaikkan nada bicaranya
"Apakah aku dan kakak satu kelas? Tidakkan? Jika kau tidak tahu apa-apa sudahlah tidak usah ikut campur terlalu jauh" jujur saja saat ini Veirin sudah sangat lelah selalu diam,sabar,dia juga sudah bersabar karna selalu di salahkan oleh ayah dan ibunya tidak ada seorangpun yang menyayangi nya di rumah Carlson.
"Berani kamu menjawabku!?" Tanya Xavier saat ini wajahnya merah padam.
"Kenapa tidak? Coba kau pikir Tuan Xavier Carlson selama ini apakah aku diperlakukan dengan baik? Apakah kalian menyayangi ku seperti kalian menyayangi Devina? Apakah kalian adil dalam memperlakukanku dan Devina? Tidakkan! Kalian tidak sedikitpun adil!" Jelas Veirin yang berhasil membuat Xavier,Wilona dan Devina terdiam bak patung.
"Jangan salahkan aku jika kalian tidak menemukan Veirin Carlson yang dulu!" Tekannya lalu berlalu pergi dan bersiap untuk pergi dari rumah karna dia ada urusan.
Di sisi lain
"Iya nih ga biasanya" sambung Merco(Inti The Black Devil)
"Udahlah tungguin aja si Queen bentar lagi dateng" celetuk Ray(Inti The Black Devil)
"Heh! Kalian bisa diem ga!? Tungguin aja Queen dateng ga usah ribut berisik tau ga!?" Marah Danil(Wakil ketua dari The Black Devil)
"Maaf" ucap ketiganya serentak
Sebenarnya The Black Devil mempunyai anak buah sebanyak 30ribu orang lebih cuman karna ini perkumpulan inti jadi hanya 4orang 1 lagi ketua.
"Eh,si Queen udah dateng tuh" celetuk Ray
"Ada apa sih Queen? Ga biasanya Queen nyuruh kita-kita buat kumpul" tanya Merco
__ADS_1
"Ck! Kalian bisa diam atau tidak!?" Marahnya
"M--maaf Queen"
"Bang" panggil Ketua The Black Devil
"Hm" dehem Danil
"Gue mau lo culik dia" tunjuk Ketua The Black Devil pada sebuah foto yang ia keluarkan,nampak seorang gadis remaja merupakan keluarga Carlson.
"Masalah?" Tanya Danil
"Ck! Kalau lo ga bisa bantu yaudah!" Kesalnya
"Ck! Iya-iya,lo bisa biasa aja ga sih kalau sama gue? Ga usah gitu 4nj1r" celetuk Danil
"Emang gini gue,kek lo baru tau sama gue" balasnya
"Haduh! Pusing gue liat mereka ga pernah akur" guman Ray
"Walaupun begitu mereka saling menyayangi,ya meskipun mereka tidak memiliki hubungan d4r4h" balas Max
"Queen, apakah lo mau identitas lo di bongkar biar lo ga dihina lagi?" Tanya Danil
"Ga usah gue mau bermain-main dulu sama tikus-tikus kecil"
"Oke"
Penasaran ga sih siapa Queen? Dan siapa yang bakalam di culik The Black Devil? Lanjut ga sehh!?
Nxt?
__ADS_1