Si Cupu Ketua Mafia

Si Cupu Ketua Mafia
Part 5


__ADS_3

"Bund!?"


"Kenapa,sayang?"


"Vei cuman mo bilang kalau Vei udah cabut marga Carlson."


"Beneran syang?"


"Bener,bund! Dan ini udah keputusan Vei sekarang Vei bakaln pilih marga lain!"


"Marga mapa mau?"


"Mau sih bund,cuman ya mau di urus dulu!"


"Suruh papa kamu aja yang urus sekarang pasti kamu lelah kan? Ayo naiklah ke atas dan tidur."


"Hmm."


Di kediaman Xavier


"Sayang jawab mama siapa yang udah p3rk0sa kamu!?" Ucap Wilona.


"Devina ga tau mah,soal nya muka nya di tutup pakek masker,jadi nya Devina ga liat! Hiksss... Gimana nih mah? Devina ga mau hamil muda,hiks...hiks... Gimana Devina mau ke sekolah nanti? Apa kata temen-temen Devina?" Tanya Devina.


"Udahh,kamu tenang nanti bakalan mapa kasih pelajaran tuh anak! Apa kah Veirin yang udah nyuruh orang nak?"


"I---iyah mah."


"Ya udah sekarang kamu tidur mapa ada urusan!"


^^^^^


"Bang! Beliin Vei cilok di depan dong!"


"Dihh! Males! Beli sendiri Sono!"


"Abang!! Vei teriakin bunda nih!" Ancam Vei,ia pikir abang nya kan hakut rupa nya? Hooh tenan.


"Terserah mu lah dek."


"Bang? Vei mo nanya serius banget! Emang nya abang ya yang udah suruh seseorang buat p3rk0sa Devina?" Tanya Veirin saat ini diri nya sudah berhadapan dengan Danil.

__ADS_1


"Maksud lo dek? Ck! Lo mikir yang enggak-enggak mana mungkin gue nyuruh orang kek gitu,gila lo! Gue masih punya hati! Sembarangan mvlvt lo! Dan ingat sejahat-jahat nya gue,gue ga akan nyuruh orang lakuin kek gitu!" Cecar Danil. Memang Veirin melihat tidak ada kebohongan di mata Danil.


"Besok temen gue bakal pindah ke sini,nanti dia sekelas sama lo!"


"Ce/co?"


"Cowok!"


"Ganteng?"


"Hm!"


"Baik? Tinggi? Ramah?"


"Hm."


"Bang! Lo ish dari tadi hm,hm,mulu!" Kesal Veirin.


"Ck! Bawel banget loh! Jadi d4r4h tinggi gue dket lo,mana setiap hari ketemu sama lo! Abis nih d4r4h naik gara-gara lo!"


"Ck! Lo emang dasar ya bang! Udah dapet adik spek bidadari gini masih ga ber syukur!"


"Dih!! Sok lo!"


"Lo!"


"Abang! Lo mau gue pukul? Hah!?" Ucap Veirin yang sudah memegang sapu di tangan nya.


"E--ehh adek abang yang cantik,kok main sapu? Entar abang kenalin sama Afka mau? Ganteng loh orang nya,baik,ramah pula." Ucap Danil demi merayu Veirin agar tidak jadi marah kepada nya.


"Boleh! Emang kapan bang?"


"Giliran masalah cowo deket-deket ama gue!" Gumam Danil.


"Ab---


"Sttss! Lo besok bakalan ketemu sama dia!"


"Besok mo kesini si Afka?"


"Sekelas sama lo tetanggaan juga sama kita!"

__ADS_1


"Hm"


Ke esokan hari nya


"Bang,bund,pa, Vei duluan yah mo berangakt!" Ucap Veirin lalu melangkah pergi.


Di kelas Veirin pun langsung duduk dan tidak ber bicara sedikit pun, sampai guru pertama masuk beserta Afka.


"Masuk lah nak!"


"Peknal kan nama mu setelah itu Duduk."


"Gue Afka Mahendra Siregar gue pindahan dari LA." Ucap Afka dingin.


"Silah kan duduk di mana pun yang kamu mau!"


Skip!


"Halo?"


^^^^


"Bawa ketempat biasa!"


^^^^


"Hm!"


'Lo ga akan bisa kabur dari gue!' batin seseorang.


Next or stop?


jangan lupa


like


komen


vote


dan tambahkan favorit ya guys

__ADS_1


__ADS_2