
Saat ini keluarga Dirgananta sedang mengada kan pesta di sebuah hotel ter nama. Pesta itu di buat untuk mem per kenal kan Veirin di media karena ia sudah masuk keluarga Dirgananta. Seorang gadis cantik turun dari tangga, mengguna kan baju biru laut selutut tanpa lengan rambut di sanggul keatas sehingga menampak kan leher jenjang nya. Ia sangat cantik memakai baju itu.
"Baik lah, para tamu undangan di harap kan untuk duduk di kursi yang ter sedia. Karena sebentar lagi acara akan di mulai." ucap MC.
"Di mohon untuk Nona Veirin naik ke atas altar beserta keluarga nya." ucap MC lagi.
"Baik lah kita mulai acara nya. Jadi di sini Tuan Pratama Dirgananta dan Nyonya Shila Dirgananta akan meng umum kan sesuatu. Silah kan Tuan dan Nyonya." ucap MC.
"Disini saya selaku Tuan Pratama Dirgananta dan istri saya Nyonya Shila Dirgananta akan meng umum kan bahwa Veiein Carlson mulai sekarang ber ganti nama menjadi Veirin Shakila Dirgananta. Dan mulai sekarang Veirin adalah bagian keluarga Dirgananta dan menjadi adik Danil Dirgananta." ucap Pratama.
"Ini lah Nona Veirin Shakila Dirgananta dan tuan muda Danil Dirgananta." ucap MC.
Prok!! Prok!!
Tepukan tangan para tamu undangan menambah suasana meriah Pesta itu.
"Baik lah untuk para tamu di per silah kan untuk menyantap hidangan makanan yang telah di siapkan." ucap MC.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
"Sayang?" panggil Shila.
"Iya Bund?"
"Mulai sekarang ini kamar kamu!" ucap Shila kepada Veirin sambil membuka pintu kamar yang bernuansa hitam putih itu.
"Makasih bund! makasih udah mau beri ruang Vei di keluarga Bunda sama Papa. Vei makasih banget sama kalian. Kalian udah seperti orang tua kandung Vei." ucap Veirin seraya tersenyum dan memeluk Pratama dan Shila.
__ADS_1
"Kami juga udah menganggap kamu seperti anak Bunda sama Papa sendiri sayang. Walau pun kita ga ada hubungan d4r4h, jangan pernah ragu untuk ber cerita." timpal Shila.
"Kacang-kacang." sindir Danil, karena sedari tadi ia di abai kan.
"Ha ha ha ha ha."
^^^^^^^^^^^^
"Heh! Mau lo ganti dandan an lo kek gimana pun, lo tetep cupu!" ucap Lolita.
"Tidak usah mencampuri urusan ku! Urus sendiri urusan mu!" geram Veirin.
"B4c0t lo!" -Lolita.
Veirin mendekat lalu berbisik.
"Awas lo Vei!"
^^^^^^^^^^^^^^^^
^.^
"Tidak perlu. Lo cukup buat dia mengakui kesalahan nya!"
^.^
"Paksa! Gue ga mau tau dalam waktu 2 jam ini gue sudah harus dapat kan bukti itu! Atau lo semua t3w4s!"
__ADS_1
^.^
Tut!
Next or stop?
jangan lupa
like
komen
vote
follow
dan tambahkan ke favorit ya guys
gimana sama ceritanya seru gk?
cerita pertama yang gue bikin soalnya
maklumin aja kalau jelek gk gk bagus alurnya
baca ya guys semoga suka cerita yang gue bikin
sekian Terima kasih, jangan lupa dukung gue juga agar gue semangat bikin sambungan cerita nya
__ADS_1
see you dan terima kasih telah membaca cerita jelek gue, maklumin krya pertama gue yang gue rilis dengn pemikiran yang sangat sulit dan keras tinggal lanjutin alurnya aja, alur selanjutnya bagaimana ya kira² jangan lupa baca ya guys