Si Gadis Dingin_

Si Gadis Dingin_
Kantin!


__ADS_3

~Skip sampai dikelas


Yoga duduk disamping kania,"Loe masih marah ya ama gue?"Tanya yoga."Gk!"Jawab kania ketus."Terus kenapa loe dari tadi kyak marah gitu?"Tanya yoga."Emang nya kenapa!?"Tanya kania balik."Gk papa sih!"Ucap yoga cecengesan."Klo gk papa loe diem aja!"Ucap kania sewot."ya elah gue salah apa sih?...dari tadi loe kyak marah gitu!"Ucap yoga."Gue bilang DIEMMM!!"Ucap kania sambil membenturkan tangannya kemeja,sontak semua murid pun menatap kearah kania,sedangkan kania santuy seperti tidak terjadi apa apa.


Kemudian Reza pun mengajak berbicara kania."Kan loe kenapa sih!?"ucapnya."Mudah banget emosian akhir² ini?."Tanya Reza.


"Diem loe!" Ucap kania ngegas.


"....." reza pun terdiam.


Sesaat kemudian bu tina pun datang ke kelasnya.kemudian bu tina pun mulai mengajar seperti biasanya.


lagi lagi kania tertidur saat jam pelajaran bu tina.


"Bu tina kania tertidur lagi bu!"ucap salah seorang murid ditengah² bu tina mengajar.


"Yoga.!Reza.! bangunkan kanianya!!" Ucap bu tina menyuruh Yoga dan Reza yang berada disebelah kania.


Yoga dan Reza meneguk berat ludahnya setelah mengigat kania hari ini sangat mudah marah,namun mau buat apa lagi sedari tadi bu tina menyuruh Yoga dan Reza membangunkannya.


"Kania bangun kan!." Ucap Reza membangunkan kania.


"Sayang bangun yang ini masih jam pelajaran loh kok tidur!."Ucap Yoga membangunkan kania.


dalam hati Reza.'Cih apa an sih manggil kania sayang sayang segala*!!..'


"WOI KANIA!!"Yoga mengagetkan kania.

__ADS_1


kemudian kania terkejut dan langsung menamparnya,"BERISIKK!!!" Ucap kania menampar yoga dan reza.


"Kenapa gue juga ditampar siih kania?."Tanya reza." Kan yang gangguin loe cuma Yoga doang!!"Ucap nya lagi.


"Jangan kira gue b3go ya!!!"ucap kania." Gue juga tau kok loe dari tadi bantuin yoga bangunin gue dan ngancurin mimpi indah gue sedang berperang dipeperangan besar!!"Ucapnya lagi.


"Kania cukup!!"ucap bu tina."Sekarang kamu dihukum berdiri dilapangan sampai jam istirahat!" Ucap bu tina lagi.


"Kenapa saya lagian ibu juga bisa!!." Ucap kania santai.


"Kania jangan macam macam kamu ya!!"Ucap bu tina menaham emosi.


"kinia jingin micim micim kimi yi!!"Ucap kania meledek bu tina.


"KANIA!!!"Ucap bu tina emosi.


"Ada apa bu tina!"Ucap kania yang berjalanan kearah pintu keluar kelas.


"Kantin!!"Ucap kania santai." Mau ikut?."Tanyanya lagi.


"Kamu itu saya hukum kenapa kekantin!!"Ucap bu tina penuh penekananan.


"Kalo gk mau ya sudah!!"Ucap kania santai.


"kalian klo mau kekantin sekarang Gue bayar semuanya GRATIS!!" Ucap kania mengajak semua murid yang berada dikelas.


Dan sontak semua murid pun keluar dari kelas menuju kantin untuk memesan makanan Yang dijanjikan kania gratis.

__ADS_1


''Dadah ibu tina!!"Ucap kania sambil melambaikan tangan ke ibu tina.


"Awas kamu kania kamu bakal dikeluarin dari sekolah ini!"Ancam bu tina.


"Coba aja klo BISA!!"Ucap kania dan pergi kekantin menyusul teman² yang berada disana untuk membayarnya.


 


keadaan bu tina.


"awas kamu kania akan aku laporin kamu ke pak kepala sekolah biar kamu dikeluarin beserta teman² itu!!" Ucap bu tina dan keluar dari kelas itu menuju kantor kepala sekolah.


Keadaan kania.dikantin.


"Semuanya makan yang banyak!!.Tenang aja hari ini gue yang traktir asal kalian terus buat bu tina yang lebay itu emosi!!!Ucap kania pada semua murid yang ada disana.


"SIAP KANIA!!." Ucap semua murid yang ada disana.


beberapa saat kemudian datang bu tina dan pak kepala sekolah kekantin untuk menegur kania dan lainnya yang berada disana.


kania yang menyadari keberadaan pak kepala sekolah pun langsung mendekatinya."Ada apa paman repot² datang kesini?... mau ditraktir juga!."Tawar kania.


"Gk papa kok kania saya cuma melihat² Kantin saja!."Ucap pak kepala sekolah.


"Ohh!."Ucap kania singkat dan kembali kemeja nya.


 

__ADS_1


"kenpa gak ditegur dianya pak!!."Ucap bu tina disebelah pak kepala sekolah.


"Dia anak ponakan saya dan orang yang mendonasikan hampir semua sekolah ini!" Ucap kepala sekolah atau pamannya kania itu dan sontak bu tina pun tak percaya kalau kania adalah orangyang mendonasikan hampir seluruh sekolahan ini.


__ADS_2