
"Tambah lagi!" Ucap Kania yg kesadaran mulai melemah.
Lalu kania mengambil lagi 1 Botol Wine yg ada dimeja itu dan meminumnya.
"Lo gk boleh minum lagi!!" Ucap Yoga tegas dan mengambil paksa Wine yg ada ditangan Kania.
"Apa apaan sih lo!?" Ucap kania merebut kembali wine yg ada ditangan Yoga dan meminumnya sampai habis.
"Gays Gw keatas dulu!,Mau nambah lagi" Ucap kania dan berjalan terhuyung² dari sana.
"Kania lo gk usah minum lagi!,Istirahat aja dikamar sana!!" Ucap Keyla dan membopong kania dari sebelah kanan.
"Heeee tapi gw masih mau lagi!" Ucap kania yg benar² mabuk.
"Lo gk boleh kek gini kania,Lo itu cewek bukan Cowok!" Ucap Riski.
"Berani ngelarang gw bunuh lo!!" Ucap kania.Riski Hanya terdiam.
"Awww....Kenapa Kepala ku pusing sekali!" Ucap kania dan
Brukkkk...
Kania pingsan tapi untung saja ditahan oleh keyla agar Tidak terjatuh.
"Woyy lo pada bantuin gw bawa kania ke kamarnya!" Ucap Keyla setengah berteriak dan semua yg ada disana pun mendekati mereka berdua.
"Kenapa dia bisa ampe pingsan kek gini!?" Tanya Yoga yg panik karna melihat kania pingsan.
"Mungkin karna Kebanyakan minum Wine!" Ucap Rey datar.
Tanpa aba aba lagi Yoga merebut kania dan mengendongnya ala Bryder stell dan membawa ke kamar kania dgn Syara,Riski,Jessi,Rey,Devan,Anggun,Kirana,Keyla dan Reza dibelakangnya.
Dikamar kania.
Terlihat dgn jelas disana sangat banyak botol² kosong bekas Wine berserakan dilantai.
"Ini Kamar ato apaan!?,Bnyak amat botol bekas Wine anjerr!" Ucap Reza.
"Jangan bilang klo kania yg minum semua wine ini!!?" Ucap Yoga setengah bertanya pada Syara.
__ADS_1
"Seperti yg lo liat!" Ucap Syara santai dan melanjutkan Video Call nya dgn Axel.
Lalu Yoga pun merebahkan kania dikasur yg ada dikamar itu.
Saat merebahkan Kania,Yoga menatap Secara intens wajah cantik milik kania.Dan benar saja Yoga Terpesona akan Kecantikan yg dimiliki kania.
Saat Yoga melihat bibir ranum milik kania,dia seperti tidak tahan lagi dan ingin menciumnya.
Hampir saja Yoga mencium bibir ranum milik kania,dia dikagetkan dgn seseorang yg berdehem cukup nyaring.
Ekhemmm..
Yoga pun menolah dan betapa terkejutnya dia ketika melihat 9 orang menatapnya dgn sangat tajam setajam silet,Sedangkan Syara dia memilih ke Balkon untuk Video Call an dgn Axel.
"Ko...kok kalian liatin gw kek gitu!?" Ucap Yoga Yg Gugup setengah mati ketika melihat 9 Orang didepan nya ini menatapnya dgn tajam,Apalagi dgn Riski dan Kirana Hampir copot tuh bola mata mereka bedua gara² memplototin Yoga😂.
"Awas lo kalo berani nyium kakak gw!!" Ucap Kirana Sinis ke Yoga."Gw pastiin lo gw penyek² ampe hancur setelah itu gw kasih kan ke Harimau biar dimakan sekalian!!"Ucap Kirana Mengancam ke Yoga.
Yoga menelan Susah payah Salivanya ketika melihat kirana.
"Awas klo lo berani² nyium kania gw pastiin lo bakal berurusan sama gw!!" Ucap Riski sambil mencengkram kuat kerah baju milik Yoga.
Lalu Riski pun melepaskan Cengkraman itu.
"Cihh lo selamat!,Tapi liat aja klo berani nyium dia gw pastiin lo tinggal nama doang!!" Ucap Riski.
"Ahh masa!!" Ucap Yoga santai.
'Ni orang rasanya pengen gw bunuh😤,tapi gw harus jaga rahasia klo gw adalah salah satu ketua mafia terkejam didunia,dan gw gk mau cuma karna itu kania ngindarin gw!' batin Riski.
Saat itu Riski menahan mati²an emosi yg sampai ubun²nya karna Yoga.
'Gw tau lo itu ketua mafia terkejam😏,Gw sengaja mancing amarah lo supaya terbongkar semua rahasia lo,dan kania bakal ngindarin lo!' Batin Yoga.
Yoga terlihat Sangat puas bahkan sesekalj Tersenyum smrik.
'Ohh ternyata mau main² ama gw😏,Oke fine gw ikutin semua permainan lo!' Batin Riski yg menyadari Yoga.
"Kenapa jadi ribut kek gini sih!?" Ucap Syara yg baru kembali dari balkon setelah video call an dgn Axel.
__ADS_1
"Tau tuh 2 orang dari ribut karna Yoga hampir ngecium kania!!" Ucap Anggun.
"APAAA!!"kaget Syara dan
Bughhhhh...
Syara menonjok sudut bibir yoga."Berani²nya lo mau nyium Kania😡😡" Ucap Syara yg marah sampai ubun².
"Gw pastiin lo bakal dapet pelajaran!!" Ucap Syara.
"BI INAAAA!"teriak Syara dari kamar itu.dan membuat semua orang yg disana harus nutup kuping rapat² kecuali kania yg tidur pulas dikasur empuk miliknya.
"kgak usah teriak anjerr lo mau telinga kita semua bud*g cuma gara² teriakan lo!!?"Ucap Riski yg melepaskan tangan yg menutup rapat dikupingnya.
"Gw gk peduli!,Mau bud*g kek ato ampe copot tu telinga gara² teriakan gw,yg pasti GW NGK PEDULI"ucap syara sambil menekan kata 'gw ngk peduli' dgn nada membentak dan semua yg ada disana hanya terdiam.
'Anjerr ni orang klo lagi marah kyak Gorila aja!' batin Yoga.
'Gila sampe merinding gw cuma gara² bentakan dia doang!!' batin Riski.
'Yg bener nih gw suka ama ni orang lebih baik gw mundur saat ini aja deh dari Pada babak belur entar!' Batin Rey.
'Ni cewek cuma karna bentakan nya doang gw sampe takut anjayyy!' Batin Devan.
'Calon kakak ipar gw😧😧' Batin Reza.
'Kakak sepupu gw serem bnget anjerr!' Batin Kirana.
'Bukan temen gw!' Batin Keyla dan Anggun.
'Gw gk kenal!!" Batin Jessi.
Saat itu juga bi ina dtang ke kamar kania."Ada apa non Syara!?"Tanya Bi ina pada Syara."Tolong ambilin seragam pelayan Buat Ni Cowok(Yoga)!"Perintah Syara."Baik non!"balas Bi ina dan berlalu dari kamar kania mengambil baju seragam pelayan.
Selang beberapa waktu Akhirnya bi ina datang dgn membawa seragam pelayan laki² Yg diperintahkan syara.
"Ini Non baju seragam nya saya pamit kebawah buat lanjutin pekerjaan saya!" Ucap bi ina dan keluar dari kamar kania.
Syara mendekati Yoga."Sebagai pelajarannya lo bakal jadi pelayan di Rumah ini sampe Besok Malam!"Ucap Syara dan melempar baju seragam pelayan itu ke yoga.
__ADS_1