
Dia cuma pacar taruhan doang jadi gk perlu dikhawatirin!"Ucap kania enteng.
"Gimana cerita nya si ampe jadi pacar taruhan!!."Ucap Varrel.
"karna gue kalah balapan ama dia dan katanya gue harus jadi pacar pura² nya atau gk gue jadi pembantu di rumahnya!." Ucap kania,menjelaskan.
"Segitu doang alasannya kania ?."Tanya varrel.
kania hanya mengangguk.
'Klo pacar taruhan doang gue bisa dong jadikan kania gebetan gue!." batin varrel sambil senyum² sendiri.
"Kenapa loe Rel?."Tanya kania yg memperhatikan Varrel dari tadi senyum² sendiri.
"....." Varrel tidak mendengar kania berkata apa karna terlalu asik menghayal dia dengan kania.
"Varrel!."Ucap kania dan mengibas² kan tangannya kemuka Varrel.
Namun masih tidak dihiraukan Varrel.
Karna merasa tidak dihiraukan kania mencubit tangan kiri varrel,Sontak Varrel pun sadar dari hayalannya dan merasa sakit akibat dicubit kania di tangan kania.
"Aww Sakit kania!."Ucap Varrel.
"Loe juga dari tadi ngehayal mulu gk dengerin gue panggil²!." Ucap kania ketus.
"Ya maaf!."Ucap varrel.
"Heem!."Jawab kania dingin.
Beberapa menit kemudian minuman kania dan Varrel pun habis dan mereka pergi dari cafe itu,menuju Parkiran tempat kendaraannya berada.
~dipertengahan perjalanan
"Btw Rel! loe ama si Reyhan kelas berapa sih?".Tanya kania.
"Gue ama Reyhan kelas XI IPS B!."Jawab Varrel.
"Bererti loe sekelas dong ama keyla!."Ucap kania.
__ADS_1
"Maksud loe Nikeyla aulia!?."Tanya Varrel.
Kania hanya menganggukkan kepalanya pertanda 'iya'.
"Emang dia siapanya loe?."tanya varrel.
"Temen pas waktu sd doang!."Ucap kania.
"Oh."jawab Varrel singkat.
Kemudian kania Mengendarai moge nya dan pergi ke tempat biasa kania balapan dengan gengnya.
~SampainyaVarrel.
"Oy kania lama banget lo gk kesini!."Ucap Rizal."Kemana aja loe?."Tanya Rizal.
"Gue sakit!."Ucap kania.
"Loe sakit!,kenapa gk ngasih kabar sie kan gue ama geng bisa jenguk loe disana!." Ucap Rizal.
'Tuh kan bener dugaan gue pasti ditanyain ama si rizal' batin kania
"gue lupa!."Bohong kania.
"Btw Zal gue hari ini tanding ama siapa!?." Tanya kania.
"Loe anak geng sebelah!."Jawab rizal.
"Oh!."Jawab kania.
'pasti seru nih!." batin kania sambil senyam senyum sendiri.
"Kenapa loe senyum² gitu?."Ucap seorang cowok yang tak lain adalah Varrel.
Kania pun sadar dari lamunannya dan menatap kearah Varrel"Eh Rel loe ngapain disini!?."Tanya kania." Gue mau tanding ama Quen Racing di geng ini!."Varrel menjelaskan."dan loe juga ngapain disini?."Tanya nya.
"Jadi loe yang nantangin gue!."Ucap kania.
"Maksud loe apaan?."Tanya Varrel tidak mengerti.
__ADS_1
"Gue Quin Racing di Geng ini!."Ucap kania menjelaskan.
"Jadi gue bakal tanding ama loe dong!."
Ucap Varrel.
"Yaiyalah emang siapa lagi!."Ucap kania.
'Makin menarik aja loe kania!!,gue bakal usaha buat loe jatuh cinta ama gue!' batin Varrel.
"Varrel!."Ucap kania yang mengagetkan Varrel dari lamunannya.
"Eh iya apa!?."Ucap Varrel terkejut.
"Jadi gk nih balapannya!."Ucap kania.
"Jadi dong!."Ucap Varrel.
"Apa taruhan loe!?."Tanya kania.
"Motor gue yang ini!."Ucapnya sambil menunujuk moge miliknya.
"Ok!! gue juga taruhannya Motor gue yang ini!." Ucap kania sambil menunjukkan moge Yang masih baru dibeli.
"Masih baru tuh?."Tanya Varrel sambil memperhatikan Mage milik kania.
"Yoi."Jawab kania.
Kemudian keduanya pun mengendarai mogenya sampai garis stars dan Rizal pun ada ditengahnya sambil memegang pistol.
"Semuanya siap!."Tanya Rizal.
"SIAP!!."Ucap keduanya bersamaan.
"Ok kalau begitu!..1......2.....Dorr " Rizal langsung menembakkan pistol nya kearah langit, Varrel dan kania pun memulai balapannya.
"Jangan kira gue mau ngalah yah demi perempuan!." Ucap Varrel dipertengahan balapan.
"Dan jangan kira juga gue Cewek lemah yah!."Ucap kania dan langsung tancap gas meniggalkan Varrel.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian kania pun sampai digaris Finish dan kania pun memenangkannya.
"Tadi cuma keberuntungan doang!."Ucap Varrel dan menggambil kunci motornya dan melemparnya kearah kania.