Si Miskin dan Si Kaya

Si Miskin dan Si Kaya
bab12


__ADS_3

Hari demi hari ku lalu di kampus dan banyak belajar di kampus ini untuk meraih impianku sebagai seorang perawat, Menjadi perawat adalah hal yang tidak mudah di lakukan harus melalui banyak proses.


Banyak impian yang sangat ingin ku gapai namun ekspektasi berkata lain karena pergaulan bebas.


Aku sangat ingin kalau malam keluar mes dan ikut bermain bersama teman teman seperjuangan ku, namun ternyata banyak dari mereka melakukan hal yang tidak terduga.


Saat aku melihat perhiasan mewah yang di pakai oleh teman teman ku, Aku berfikir mereka dapat uang dari mana dan mengapa setiap minggunya mereka bisa shoping ke mall.


Saat aku bertanya kepada mereka tak ada satupun yang menjawab dan mereka sebagian mengatakan hanya dapat uang kiriman dari orang tua mereka, tetapi pekerjaan orang tua mereka hanya sederhana dan Aku merasakan bahwa cukup untuk menghidupi kehidupan sehari hari saja.


Aku pun sangat bingung melihat beberapa dari mereka yang hidupnya sangat mewah tapi sementara itu sepertinya mereka dari keluarga sederhana.


Dan pada saat aku pulang kuliah aku hanya bermain game dan belajar keseharian ku dan jika Luffy ada waktu biasanya sia sering mengajak ku mengobrol lewat hp.


Beberapa bulan terakhir Luffy sangat sibuk dengan pekerjaan nya jadi dia tidak punya waktu untuk memberikan kabar dan tentunya saat malam minggu tiba banyak teman temanku mengajak ku keluar seperti biasanya dan aku pun mencoba ikut dengan mereka.


Saat aku keluar bersama teman temanku, kami pun pergi ke sebuah mall di kota menggunakan mobil grab.


Aku melihat teman temanku yang keluar rumah dengan pakaian anggun, ****, montok serta mereka juga menggunakan rok dan menawan begitu.


sesampainya di mall kami pun makan di kfc di lantai 3. tiba tiba ada seorang lelaki yang datang menghampiri meja kami dan tentu saja lelaki itu mengenal temanku yang bernama Della.


Della pun menyuruh kenalan lelaki itu denganku


"Hi namaku Roy senang berkenalan denganmu" ucap roy kepadaku.


"hi namaku Boa Hancock" salam kenal


Setelah kami berkenalan bersama roy Della pun bercerita bersama roy, tetapi roy selalu saja memandangiku entah apa maksud dari dirinya aku juga tidak tau.


Aku merasa Della sama seperti Tasya yang memanfaatkan cowok demi mendapatkan uang dan barang barang mewah lainnya.


Saat itu aku ingin pulang dan mengajak mereka tentunya mereka mau pulang dengan ku. Dan sesampainya di Mes asram aku pun bertelepon dengan pacarku Lutfi dan bercerita kepadanya tentang ank anak kampus di sini.


\~Curhat Dengan Lutfi\~

__ADS_1


Saat malam aku bertelepon dengan Lutfi. Aku curhat kepadanya tentang kampusku dan anak anak kampus. Aku dan Lutfi bercerita saat dia mengangkat teleponku.


"Hay Lutfi apakah kmu masih bertugas sayang" Ucapku kepada Lutfi.


"Ya, Aku masih bertugas tapi masih sempat untuk berbicara denganmu kekasihku." ucap Luffy kepadaku.


"Aku ingin bercerita sedikit saja kepadamu, Di kampusku ternyata banyak anak perempuan yang nakal dan suka melakukan perselingkuhan atau pun bertemu dengan lelaki lain di luaran sana." ucapku kepada Luffy


"Jikalau begitu kamu jangan sampai jatuh pergaulan bersama mereka Boa sayang." ucap Luffy kepadaku.


"Ya, sayang aku tetap akan setia menunggumu sampai kamu menikah denganku." ucap boa kepada Luffy


"Mungkin untuk beberapa tahun ke depan aku di sibukkan oleh Tugas negara sayang, tapi aku akan selalu memberimu kabar jikalau aku tidak sibuk atau pun mempunyai waktu senggang." ucap Luffy kepada boa


"ya sayang terimakasih, Aku harap kita di jodohkan oleh Tuhan dan juga aku harus kuatkan mental dan aku harus disiplin disini."


ucap boa kepada Luffy


"Ya kamu harus seperti itu, jangan sampai kamu salah pergaulan karena teman teman mu yang kelakuannya buruk kamu ikuti."


"Iyah sayang kamu harus semangat ya. Aku bertugas dulu Komandan sudah mempersiapkan strategi untuk penyerangan, Kami kan berkumpul sayang."


ucap Luffy kepada Boa.


"Baiklah sayang aku tutup teleponnya".


Ucap Boa


Titt... titt.. (Suara telepon selesai)


Saat di asrama aku hanya bergaul dengan putri saja yang baik dan soleh, di selalu saja berpakaian sopan dan dia juga taat ibadah.


Aku berfikir tidak lama di asrama ini hanya beberapa Tahun saja sampai aku wisuda dan juga menunggu Luffy melamar ku serta aku juga harus meraih cita cita ku yang sangat berharga.


Keesokan harinya setelah pulang dari kampus aku bertelepon dengan orang tua ku.

__ADS_1


Tilulitt...... ( Suara telepon berbunyi )


"Hello." Ucap ibuku.


"Halo Bu, bagaimana kabar kalian sisanya Bu.?" ucapku kepada ibu.


"Ibu sehat nak, Bapak kamu juga sehat nak. Bagaimana kabarmu di sana nak?" ucap ibu.


"Aku sehat Bu" ucapku kepada ibu.


"bagus la kalau kamu juga sehat. Bagaimana kuliahmu apa kah kamu senang beberapa semester ini dan apakah kmu mengeluh tinggal di asrama nak?"


ucap ibu kepadaku


"Tidak Bu. semua nya sangat la enak disini. Mulai dari tidur yang sangat teratur, peraturan yang sangat ketat, serta makanan hariannya juga menunya lezat Bu." ucapku kepada ibu.


"Bagus lah nak jika kamu suka di asrama dan tidak bosan, Kamu jaga diri baik baik ya nak di sana. Kamu jangan ikuti pergaulan yang tidak bagus dan juga kamu jangan lupa untuk ibadah nak." ucap ibu kepadaku.


"Iyah Bu aku selalu taat kepada peraturan asrama kok buk." ucapku kepada ibu


"Iyah nak bagus bagus lah yah nak, Ada lagi yang ingin kamu bicarakan nak,? ibu ingin peri memberi stok di dapur." Ucap ibu


"Sudah buk, tidak ada lagi Bu. aku hanya ingin menanyakan kabar kalian saja. ucapku kepada ibu.


"Baiklah nak ibu tutup teleponnya ya." ucap ibu


Tit.. Titt.. (Telepon selesai)


Aku hanya bercerita kepada putri yang sudah ku anggap sebagai teman dekat, Bagaimana keluh kesah di asrama ini dan kadang aku juga bercerita tentang pacarku Lutfi yang seorang prajurit. Anak asrama tidak ada yang tau bahwa aku sudah mempunyai pacar kecuali putri.


Sewaktu di asrama Riski yang suka mendekati ku pun tidak tau bahwasannya ku sudah memiliki seorang kekasih yaitu salah satu dari abdi negara. Jika saja Riski tau pacarku seorang prajurit Tentara pasti dia tidak akan mau mendekatiku.


Saat selesai belajar di kampus. Aku selalu menjalani hari hariku dengan penuh kebahagiaan dan juga ku selalu berfikir untuk meraih cita citaku untuk bisa mendampingi Lutfi saat dia mau melamar ku.


Aku dengan giat belajar di kampus dan Hanya memilih teman teman yang baik seperti putri untuk menjadi teman cerita dan juga aku tidak mau memilih pergaulan yang salah.

__ADS_1


__ADS_2