
\~Pemimpin pemberontak Tertangkap\~
Setelah menangkap pemimpin pasukan pemberontak, Sesuai arahan komandan untuk kembali ke markas membawa pemimpin pasukan pemberontak hidup-hidup, kami semua pun berjalan untuk mengarah ke markas.
Tetapi sayangnya pada misi ini kami kekurangan 2 anggota di karenakan gugur saat Medan pertempuran dan kami kembali hanya tersisa 8 orang dan membawa pemimpin pasukan pemberontak juga.
Kami pun berjalan menuju ke bawah gunung tempat di mana markas kami berada. Hari mulai cerah dan matahari mulai terbit kami belum juga ada tidur dan beristirahat pada hari itu, Sangat lelah sekali dan pada waktu itu jam menunjukkan pukul 06:40 tetapi matahari sudah terbit sangat tinggi.
"Kita beristirahat disini sepertinya sudah dekat untuk ke markas kita" ucap komandan.
"siap pak" ucap seluruh anggota.
Kami pun beristirahat dan sarapan menggunakan nasi komando yang sangat lezat dan memasaknya juga sangat la simpel, tinggal memanaskan air dan memasukkan air panas tersebut ke dalam nasi komando, tunggu hingga bungkus menggembung dan meledak dan setelahnya nasi komando siap untuk di makan.
Nasi ini sangat lezat dan bergizi dan sudah di rancang hanya untuk para prajurit di Medan pertempuran. setelah selesai makan kami pun beristirahat sejenak untuk memulihkan stamina kami. tentu saja kami tertidur sebentar dan sebagian juga hanya istirahat dan duduk.
Tentu saja kami tertidur sambil memeluk senjata walaupun hanya tidur beberapa menit saja tetapi rasanya sangat la nikmat dan enak di badan seperti sudah tidur lama.
"Bersiap". ucap komandan
Semuanya pun bersiap dan bergegas yang tidur juga langsung terbangun.
"Mari lanjutkan perjalanan." ucap komandan.
kami pun melanjutkan perjalanan untuk sampai ke markas dan membawa pemimpin pasukan yang sudah kami bekukan.
Tek Tek Tek Tek ... (suara hentakan kaki)
kami berjalan dan berjalan sambil bernyanyi karena bahagia telah menyelesaikan misi.
Beberapa jam kemudian setelah kami berjalan sudah sangat jauh sampailah kami di markas besar prajurit dengan bangga sudah menyelesaikan misi yang sangat berbahaya ini.
penyambutan dan penghormatan di lakukan prajurit yang berada di markas karena kami telah pulang dari misi walaupun kami harus kehilangan 2 prajurit di Medan pertempuran.
Pemimpin pasukan pun langsung di asing kan ke ruangan interogasi dan ingin di lakukan pemeriksaan informasi lebih lanjut.
Sementara itu para prajuritnya di istirahatkan di markas karena sudah lelah menjalan kan misi ini.
Para anggota pun beristirahat dan tidur walaupun sudah cuaca nya matahari sudah terbit kami sampai di markas pukul 10:25 dan sesampainya di markas kami bersih-bersih kan badan dan makan serta istirahat yang cukup.
Semua pasukan yang siap menjalankan misi pun tertidur.
zzzzz... (pasukan tertidur.)..
__ADS_1
Keesokan harinya salah seorang mayjen pun mengintrogasi kan pemimpin pasukan pemberontak itu dengan membawa rotan.
Mayjen tersebut pun masuk ke ruang interogasi dan menanyakan suatu yang penting kepada pemimpin pasukan itu.
krrcek.. (suara pintu interogasi di buka)
Mayjen tersebut pun masuk dengan dua pengawalnya yaitu letkol dan mayor sebagai pengawalnya. Untuk mengintrogasi kan pasukan pemberontak itu.
Langsung saja mayjen bertanya kepada pemimpin pasukan pemberontak itu.
"Dari mana kamu mendapatkan semua amunisi persenjataan dan juga apa tujuan kamu menjadi penghianat di negri ini."
ucap mayjen kepada pemimpin pasukan pemberontak itu.
"Kamu hanya anjing negara kamu tidak perlu tau". ucap pemimpin pasukan pemberontak itu.
Dengan marah mayjen langsung memukul bola mata pemimpin pasukan pemberontak itu.
Kedebuks. (pukulan mayjen menghantam mata sebelah kiri pasukan pemberontak itu).
Aaaahhhhhh sakit.. (Teriakan pemimpin pasukan pemberontak itu).
Bajingan..!!!! (ucap pemimpin pasukan pemberontak itu).
ctas.. ctas.. ctas
ctas.. ctass .. ctass..
(suara cambukan yang di berikan ke pemimpin pasukan pemberontak).
sambil mencambuknya dan sambil berteriak menanyakan semuanya.
"cepat katakan semuanya". ucap mayjen kepada pemimpin pasukan pemberontak itu.
Aaahhhh.. (teriakan pemimpin pasukan itu).
"baiklah akan ku katakan". ucap pemimpin pasukan pemberontak itu.
"Kami hanyalah di bayar oleh salah satu seperti kalian dan bekerjasama oleh negara luar dan juga kami mendapatkan amunisi serta pelatihan dari negara luar agar kami pandai menembak dan bertempur.Salah satu dari kalian la yang melatih kami tapi sayangnya dia sudah mati dan kami bertujuan untuk membunuh para petinggi prajurit seperti kalian dan kami di bayar dengan harga kepala yang kami dapatkan. Sehingga semakin tinggi pangkat kepala yang kami dapatkan maka semakin tinggi juga bayaran yang di berikan tentara dari luar negri kepada kami". ucap pemimpin pasukan pemberontak itu.
"Jadi begitu yah." ucap mayjen
"Dor kepalanya." (perintah mayjen kepada ajudan itu)
__ADS_1
Dengan cepat ajudannya men dor kepala pemimpin pasukan itu.
Dor... (suara tembakan di lancarkan).
"Segera bereskan mayatnya." ucap mayjen kepada ajudan.
"Siap." ucap ajudannya.
Lalu mayjen pun pergi meninggalkan tempat interogasi dan selanjutnya para prajurit yang sudah menyelesaikan misi tersebut akan di berikan upacara penghargaan dan kenaikan pangkat.
Kenaikan pangkat dan upacara penghargaan
Keesokan harinya adalah hari dimana kami mendapatkan penghargaan atas pencapaian yang kami lakukan untuk memberantas semua pasukan pasukan pemberontak itu.
Tetdededettettetteet (Suara terompet berbunyi).
Upacara pun di lakukan.
Kami berdiri di depan dengan jumlah 8 orang pasukan yang akan di berikan penghargaaan dan kenaikan pangkat.
Penghargaaan dan kenaikan pangkat pun di berikan langsung oleh mayjen dan disini aku mendapatkan penghargaan dan juga kenaikan pangkat menjadi seorang sertu dan pangkat awal ku hanya lah seorang serda.
Aku sangat bahagia dan setelah selesai upacara aku menelepon pacarku dan bercerita kepadanya siapa lagi kalau bukan boa pacar kesayanganku.
Menelepon Boa
Dringg.., (Suara telepon berbunyi)..
Hallo... (ucap boa).
Hallo sayang (ucap ku kepada boa).
gimana kabar kamu di sana sayang? (ucap boa sambil merasa senang).
aku baik baik saja sayang, aku juga mendapatkan penghargaan dan juga pangkat ku sudah menjadi serasa sekarang sayang aku juga di ijinkan pulang dan akan bertugas di batalion yang sangat dekat dengan tempat tinggal kita. (ucap Luffy sambil merasakan senang)
Syukurlah sayang. kapan kamu pulang sayang aku menunggumu dan juga kita bisa bertemu aku sangat bahagia mendengar kabar baik dari mu (ucap boa kepada Luffy)
nanti bakalan aku kabari saat aku sudah bersiap siap untuk pulang sayang. (ucap Luffy kepada boa)
Baik lah sayang aku menunggumu (ucap boa sambil merasa kesenangan)
Setelah itupun Luffy bersiap siap untuk pulang keesokan harinya dan dia juga sangat bahagia atas pencapaiannya itu. Dia juga memberikan kabar kepada orang tuanya karena akan bertugas dekat dengan rumah dimana dia tinggal di sana.
__ADS_1
Bersambung....