
Happy reading guys 😍
Semoga kalian suka dengan ceritanya ❣️
*****
CEO MQ Group bersama sekertaris memasuki gedung pencakar langit milik Chander Group. mereka pun disambut dengan ramah oleh pegawai Chander Group. apalagi melihat kegantengan Alexander yang membuat pegawai wanita terkagum-kagum bahkan ada yang mencari perhatian nya tapi seperti biasa Alexander tidak peduli karna bagi nya ini bukan yang pertama dan dia sudah biasa menjadi pusat perhatian dikalangan wanita mulai dari anak-anak, gadis, ibu-ibu bahkan nenek-nenek. resepsionis pun meminta Alexander dan Michael untuk menunggu di lobby.
Enjel yang mengetahui MQ Group sudah tiba. langsung turun menuju lobby untuk menjemput mereka menuju ruang rapat.
Enjel pun tau kalau CEO MQ Group ini tidak suka basa basi dan menunggu. tapi betapa terkejutnya nya Enjel saat melihat dua orang didepannya. Enjel masih mengingat dengan jelas dengan kejadian semalam.
"apa kita bisa keruang rapat sekarang?" tanya Michael membuat keterkejutan Enjel buyar.
"oh iya maaf tuan-tuan silahkan ikut saya" ucap Enjel
sebenarnya Michael dan Alexander menyadari bahwa mereka pernah melihat wanita ini.
setelah semuanya berkumpul Enjel langsung meminta persetujuan dari Alexander untuk memulai rapatnya dan di anggukin kepala olehnya.
Enjel pun memperkenalkan diri nya terlebih dahulu. dan meminta maaf kepada MQ Group karna CEO mereka berhalangan hadir dan dia yang menggantikan nya. sebelum Enjel melanjutkan sudah dipotong oleh Alexander.
__ADS_1
"kerja sama kita tidak bisa diteruskan lagi. saya tidak ingin membuang-buang waktu saya"
"tapi pak..." belum habis Enjel bicara
"buat apa saya bekerja dengan perusahaan yang tidak bertanggung jawab. rapat yang penting saja CEO kalian tidak hadir. itu berarrti CEO kalian telah mengabaikan kami, perusahaan yang besar seperti ini tapi mempunyai pemimpin yang tidak buruk" ucap Alexander yang langsung berdiri dan pergi meninggalkan ruang rapat disusul Michael dibelakang.
Alexander sangat murka baru kali ini dia diperlakukan seperti itu sama pemilik perusahan. bahkan sebelum-sebelumnya pemilik perusahan yang bekerjasama dengannya selalu meluangkan waktu tanpa Alexander minta. tapi berbeda dengan Chander yang telah mengabaikan nya. akan dia pastikan menghancurkan Chander Group karna sudah membuat dia dipermalukan.
"cari tau siapa CEO perusahaan ini"
"baik tuan muda"
"apakah kamu sudah mendapatkan informasi tentang perempuan semalem?" tanya Alexander
"maaf tuan muda saja belum mendapatkan nya"
"kamu mencari informasi perempuan begitu saja tidak mampu" kesal Alexander
"maaf kan saya tuan muda, secepat saya akan memberikan informasi tentang perempuan semalem" jawab Michael dengan suara bergetar tapi masih fokus dalam mengemudi.
Di Perusahaan Chander Group
__ADS_1
Enjel menghubungi Karina untuk memberitahu kejadian hari ini. tapi belum sempat Enjel menekan tombol panggilan. Karina terlebih dahulu menghubungi nya.
"kak aku sudah diruangan. bisa kah kakak keruangan ku?"
"iya kakak segera kesana. ada juga yang harus kakak beritahu kamu"
tok..tok..tok
"masuk"
Enjel pun langsung masuk kedalam ruangan Karina dengan wajah gusarnya.
"kakak kenapa wajahnya seperti itu"
"gawat Karina, MQ Group menolak kerjasama dengan kita, bahkan CEO mengatakan bahwa kita memiliki pemimpin yang tidak bertanggung jawab"
"apa???? bisa-bisanya dia berbicara seenak jidatnya saja. ya sudah kakak GK perlu khawatir aku yang akan menyelesaikan semua ini. kakak gantikan aku meeting hari ini. aku akan ke MQ Group sekarang"
Karina pun langsung mengambil tas dan hp nya lalu pergi meninggalkan ruangan. padahal Enjel belum sempat mengatakan CEO dari MQ Group adalah pria yang semalam bertemu dengannya.
bisa terjadi perang dua ke tiga ini. kalau sampai Karina tau CEO dari MQ Group itu. duhh apa yang harus aku lakukan" batin Enjel dia sangat khawatir dengan Karina.
__ADS_1