
**Happy reading guys 😍
Semoga kalian suka dengan ceritanya ❣️
****
Chander Group***
"kakak segera keruangan ku" ucap Karina dibalik telpon dan langsung memberikan nya.
tok..tok..tok..
"masuk"
Enjel yang sudah diruangan menyadari raut wajah Karina yang sudah di tekuk.
pasti dia bertengkar tengan CEO MQ Group. batin Enjel.
"kenapa kakak GK bilang kalau CEO MQ Group adalah pria yang semalem"
"kakak sudah mau mengatakan tapi kamu buru-buru pergi. maaf kan kakak"
Karina menghembuskan nafasnya.
__ADS_1
"ya sudah kak tidak apa"
"kakak tau, dia benar-benar membuat ku emosi. bahkan dia ingin menghancurkan perusahaan yang sudah aku bangun dengan tenaga ku sendiri kak" ucap Karina dengan air mata yang sudah mengelir perlahan-lahan di pipi nya.
mata Enjel membulat sempurna mendengarkan apa yang dikatakan Karina.
"aku tau aku salah memang tidak hadir dirapat nya. tapi itu semua aku punya alasan nya. kakak tau kan di dunia ini aku tidak punya siapa-siapa tempat ku mengadu selain kakak. dan yayasan itu aku bangun dengan tujuan anak-anak yang tidak memiliki keluarga bisa hidup dengan layak tidak teluntang lantung dijalankan. aku bisa meresakan apa yang mereka alami sehingga setiap acara yang di lakukan di yayasan aku tidak bisa kalau tidak menghadirinya. bahkan anak-anak disana menganggap ku sebagai keluarga nya dan kalau aku tidak datang mereka akan bersedih" tambah Karina hiks..hiks..hikss... dia tidak dapat lagi mengendalikan diri nya.
Karina memang gadis yang kuat tapi jika itu berkaitan dengan apa yang sudah dia kerjakan makan dia akan menjadi orang lemah.
melihat Karina menangis tersedu-sedu Enjel langsung memeluknya untuk menenangkan nya.
"kamu tidak perlu menangis, kakak tidak akan membiarkan perusahaan dan kamu hancur. jadi tenang lah kakak akan selalu bersama mu" kata Enjel.
"iya kak terimakasih sudah bersama ku" ucap Karina membalas pelukan Enjel.
"kenapa kamu tidak mengatakan perempuan itu pemilik Chander Group?" dengan tatapan mematikan
"maafkan saya tuan muda. tadi saya ingin menceritakan kepada tuan muda tapi nona Karina keburu datang sehingga saya tidak jadi bicara tuan muda" jawab Michael dengan menundukkan kepalanya.
"sssttttt.... ternyata perempuan itu bukan orang biasa. pantas saja dia menolak uang yang ku berikan"
"apa yang kamu ketahui tentang dia" tambah Alexander sambil berdiri dari tempat duduk nya dan melihat ke jendela
__ADS_1
"nona Karina merupakan anak tunggal sejak kecil dia sudah dirawat oleh paman dan bibi nya. setelah bibi dan paman nya meninggal, nona Karina tinggal di panti asuhan dan dia juga merupakan mahasiswa terbaik se Asia sehingga dari SD dia sudah mendapatkan beasiswa sampai ke jenjang S3 nya. sekarang nona Karina tinggal dengan sekertaris nya yang bernama Enjel. ucap Michael
"orang tuanya?" tanya Alexander yang kembali duduk pada kursi kebesaran nya.
"orang tua nya sudah lama berpisah. papa nya telah menikah lagi dengan perempuan lain dan ibu nya mengalami depresi dan sekarang berada di rumah sakit jiwa tuan muda" tambah Michael.
"lalu perusahaan Chander Group itu?"
"itu perusahan hasil keringat nona Karina tuan muda. nona Karina memulai nya dari 0 hingga sebesar sekarang tuan muda. nona sudah memulai bisnis sejak dia berusia 15 tahun" jawab Michael
ternyata hidupnya tidak muda. aku tidak mungkin menghancurkan perusahaan nya. batin Alexander yang iba mendengar apa yang diucapkan Michael.
"ya sudah kamu boleh keluar"
"maaf saya ingin bertanya tuan?"
"apa?" jawab Alexander dengan menaikan satu alis nya
Michael menelan ludah nya
"apakah saya harus mengurus kehancuran perusahaan nona Karina tuan muda?"
"tidak perlu"
__ADS_1
"baiklah saya permisi dulu"
biasanya tidak ada ampun bagi orang yang membuat nya marah apa lagi telah berani mengatakan tidak punya sopan santun. nona Karina anda wanita yang unik. batin Michael sambil tersenyum.