
Happy reading guys 😍
Semoga kalian suka dengan ceritanya ❣️
*****
***Chander Group
1 bulan berlalu***
perusahaan yang di pimpin Karina ini semakin pesat perkembangannya. semenjak pertemuan Karina dan Alexander waktu itu. mereka tidak bertemu lagi.
"Karina kayaknya MQ Group tidak menghancurkan perusahaan kita"
"iya kak. bagus lah. tapi kalau sampe dia melakukan nya aku tidak akan memaafkan nya kak"
kalau dilanjutin bisa panjang ini urusannya. batin Enjel
"iya Karina. oh iya selamat buat kamu. perusahaan ini bahkan naik pangkat menjadi perusahaan terbesar nomor 3 di Asia"
"iya kak ini semua juga berkat kerjasama kita semua. aku akan memberikan reward kepada semuanya. oh iya kak aku juga ingin mengadakan pesta makan malam untuk semua karyawan"
Karina memang sosok pemimpin yang baik. bahkan dia disegani semua karyawan nya. Karina tidak akan tanggung-tanggu g memberikan reward kepada karyawan yang bekerja keras.
"wah itu ide yang bagus Karina, mereka pasti senang Karina"
"iya kak tolong urusakan semua nya untuk ku" pintah Karina dengan senyuman manisnya.
"baik lah Karina. kalau begitu kakak permisi dulu dan di anggukin kepala oleh Karina.
MQ Group
__ADS_1
Alexander sibuk berkutat di meja kerja nya dengan setumpuk file-file. tiba-tiba ponselnya berbunyi.
"hallo mami ada apa?"
"makan siang bersama mami yah sayang"
"tidak bisa mi Alex sibuk"
"ayolah sayang yah nanti mami tunggu di restoran abgyagiri" ucap mami Stevani langsung mematikan telponnya tanpa menunggu persetujuan dari anaknya itu.
Alexander berdecak kesal dengan ulah mami nya itu.
pasti ada yang direncanakan mami. batin Alexander.
jam menunjukkan pukul 12.00 waktu makan siang pun telah tiba. Alexander pun bergegas untuk ke restoran yang dikatakan mamanya bersama Michael
mobil melaju dengan kecepatan sedang. sampai tiba di restoran tujuan mereka. mami Alexander pun sudah duduk manis bersama seorang wanita cantik. mereka pun sudah menunggu kedatangan Alexander.
"hai Alex aku Melani" ucap Melani sambil menjulurkan tangannya dan tersenyum manis kepada Alexander.
tapi bukan Alexander namanya kalau sampai membalas perkenalkan itu.
Alexander hanya melihat sekilas dengan ekor mata lalu dia duduk di meja yang sudah di siapkan.
Melani mengerucutkan bibirnya lalu melihat mami Stevani. mami Stevani tau anak nya itu pasti tidak menyukai Melani. mami Stevani pun menyuruh Melani untuk duduk dan makan bersama.
sementara itu Karina dan Enjel juga sedang memasuki restoran tersebut untuk makan siang. mereka pun memilih tempat duduk di pojokan untuk menikmati suasana pantai disiang hari.
di meja makan keluarga Alexander
"mami ketoilet dulu yah" ucap mami Stevani yang sengaja meninggalkan mereka
__ADS_1
tapi saat menuju toilet mami Stevani bertabrakan dengan seorang gadis yang tak lain ada Karina yang baru saja kembali dari toilet.
mami Stevani jatuh terduduk entah bagaimana Karina menabraknya sampe mami Stevani jatuh terduduk.
dari jauh Alexander berteriak memanggil mami nya dan mendekat begitu pula dengan Melani Michael dan juga Enjel yang melihat kejadian itu.
Karina begitu panik saat melihat orang yang ditabraknya jatuh sampai terduduk.
"ya ampun Tante maaf saya GK sengaja. ayo Tante saya bawa kerumah sakit" ucap Karina dengan mata berkaca-kaca
"saya GK pa-pa" ucap mami Stevani sambil berdiri memegang bokong
"mami GK pa-pa. ayo Alex bawa kerumah sakit" ucap Alex yang baru saja datang. mami Stevani dan Karina secara bersamaan melihat Alex dan begitu sebaliknya.
"kamu, elo" ucap Alexander dan Karina secara bersamaan
"kamu sengaja mau celakai mami saya" ucap Alexander dengan penuh penekanan.
"sumpah saya GK sengaja. maaf kan saya Tante" ucap Karina bersungguh-sungguh
"Karina kamu GK pa-pa?" tanya Enjel
"GK pa-pa kak. aku tidak sengaja menabrak Tante ini. dan beliau sampe terjatuh" jelas Karina kepada Enjel
"Tante tidak apa-apa" ucap mami Stevani dengan senyum walaupun dia masih memegang bokong nya.
"Tante saya bawa ke rumah sakit saja yah Tante, saya mohon Tante, saya takut Tante kenapa-kenapa. dan lagian anak tente tidak akan melepaskan saya begitu saja setelah menabrak Tante" ucap Karina sambil menatap Alexander
"jelas saya akan membuat perhitungan dengan mu" ucap Alexander
mami nya pun melihat Karina dan Alexander bergantian lalu dia tersenyum.
__ADS_1
"baiklah ayo kita kerumah sakit" ucap mami Stevani.