
Nando mengirim pesan teks ke semua temanya dia memberikan info kalo dia menunggunya di pintu keluar
"Rey Nando sudah keluar kata dia verro sudah dibawa pergi oleh Tony dan pandu.."
"laah Tora sama Yongki dimana"..?
"Tora ngbarin gue dia lagi sama Yongki dan akan keluar" ...
"aduh gimana nasib Beno sama Alex kata mereka tida bisa dihubungin mana hp Beno sama gue lgi arrghh"..!
"kalo gitu kita cari Beno dan Alex suruh yang lain keluar dulu"....
" cepat kasih tau mereka"..
"Rey lebih baik Lo keluar biar gue yang cari mereka"..
"ji gue udah banyak salah sama Kalian jadi please jangan buat gue sedih dan menjadi pengecut Kalian temen sejati gue kita akan hadapi bersama"...
Yongki dan Tora berhasil keluar dan bertemu nando,
"loe bawa apaan Yong.." Nando
"ini obat penawar yang selama ini gue cari gue pernah bikin tapi gagal terus"...
" Yong Lo ahli dalam ramuan " Rama
" gak juga kenapa gitu"...?
" gue mo nawarin lu kerjasama am guy nanti di RS gue'' .
"cihh Lo berani bayar gue berapa..?
" terserah loe.. duit bukan masalah bagi gue...
"anjink .. loe belagu amat.. jangan mau Yong"... Tora
"Yongki.. jangan malu-maluin bahasa lu itu kondisikan"... Nando
"hahaha Kalian tenang saja gue gak bakalan baper... Tora itu mungkin style nya begitu"....
"ahh sudah liat nanti ajah.. stelah Alex minta kerjasama pada Nando sekarang giliran loe yang mo kerjasama sebenarnya apa mau Kalian''... Yongki jelek menerka
"hemmph! gak ada maksud apapun kita semua cuma mau membantu Kalian mengembangkan bakat Kalian Karena kita tau alat Kalian belom secanggih yang ada di markas kita''...
"eehh bansat...! loe mau manfaatin kita bilang aja.." Tora lagi-lagi dengan nada sinis nya,
"sudah lah Kalian semua diamm...! brisik tau gak"..!
"Nando gawat sepertinya pemilik tempat ini akan kesini tuh liat monitor layar" ...
"ayo semua sembunyi disana"...
"lebih baik Kalian cepat keluar karena nanti dia bisa tau kalo ada yang masuk" .. ! Nando
"terus kita ninggalin Lo disini gitu''...
"cepat g ada waktu"...
Nando memencet tombol buka pintu dan pintu terbuka Ericko masuk dari pintu samping yang dengan leluasa dia bisa masuk,
"Nando kita bisa sama-sama terus kan gak bakalan pisah".. mendadak Tora jadi melow
"sudah cepat...!
Nando mendorong Tora Yongki dan Rama keluar
brugggg !
pintu pun tertutup
"nandooooo!!!" Tora teriak tapi mulutnya di bekap oleh Yongki dan Rama mereka ber 3 jalan menuju motor karena mobil cuma 1 tapi dibawa Tony membawa verro
di parkiran motor yang lumayan agak jauh dari tempat itu mereka lari tapi Tora tak henti-hentinya menangis,
"udah tor gue yakin Nando baik-baik saja dia kan mo nyelamatin temen-temen kita Lo gak inget aji Beno Rian masih di dalam"...
"huhuhu iyaa gue tau".. seketika langsung diem
Rama yang heran melihat sifat Tora yang dikenalnya tajam mulut dan senga tapi hatinya perasa dan setia kawan mencintai teman-teman nya tak heran walopun Tora bersifat keras dan kasar tapi disayangi teman-temannya
__ADS_1
"sebaiknya kita menuju verro gue mo kasih ramuan ini"..yongki
"cih kenapa Lo gak bilang dari tadi"... cibir rama
mereka ber 3 menuju RS Tora yang suasana hatinya yang lagi ga baik di bonceng oleh Yongki menggunakan motor Tora sedangkan Rama menggunakan motor Yongki,
didalam
Ericko tida curiga sedikitpun kalo verro sudah dibawa keluar dia berjalan sambil menari rambutnya yang sebahu dia ikat dia bernyanyi dia memencet sistem tombol seluruh ruangan itu dan semua layar monitor menyala camera di seluruh pojok ruangan menyala tapi ada yang mnurut nya janggal ruangan Beno dan Alex yang terjebak dia melihat layar monitor
"oohwww ada mangsa rupanya cihh tapi kenapa bisa masuk" ...?
seketika raut wajah Ericko memerah dan bergegas menuju ruangan Vero berlari karna kamar verro tida memiliki camera Ericko tida tau apa yg terjadi, dengan nafas terengah-engah Ericko mendobrak pintu itu dan pisau meluncur tepat ke arah badan nya Ericko tertusuk di perutnya "senjata makan tuan haha"
Ericko sampai lupa kalo pintu itu tida boleh didobrak pikiran nya yang hanya memikirkan Vero membuat nya jadi bodoh dan lupa dengan sistem yang ia rancang sendiri,
"oooh shiittt !... Ericko menarik pisau itu dan membuangnya berlumuran darah tergopoh-gopoh Ericko masuk keruangan itu untuk mencari obat tusukannya dia melihat ranjang verro sudah tidak ada ditempat dia tertawa awalnya tapi kemudian dia menangis dan berteriak sambil menahan sakit tusukan nya dia mengobati sendiri luka nya dan kemudian Ericko pun pingsan dia meminum ramuan yang ia racik untuk meredakan sakit
"ji dimana kira-kira ya Beno dan Alex kita sudah menyelusuri ruangan tapi balik lagi kesini ohh sungguh malang''..
"sepertinya ruangan itu terbuka ayo kesana" ..
aji berhati-hati sesuai instruksi Nando sinyal di hp otomatis mati membuat aji geram
"siapa itu ji.. ayo liat"...
Aji dan Rian terkejut karena bukan teman ny yang ia cari tapi orang lain yaitu Ericko yang sedang pingsan di ranjang dengan darah yang bercecer di kain ranjang itu
"ji sebaiknya kita keluar dia orang ny yang sudah menculik temen ku"...
"gue tau dia Ericko Rey"..
"cepat keluar kita cari Alex dan Beno biarkan dia disini dia mendapat karma senjata makan tuan"...!
**
"Lex gue hauss.. gue gak kuat lagi''...Beno pingsan
karena ruangan itu pengap tanpa udara membuat keduanya kehabisan oksigen
"Ben Lo jangan pingsan dulu ya elah gue harus cari akal gimana bisa keluar dari sini arrgghh! sial kenapa gue jadi bodoh begini sistem ini kan pernah diajarin bokap gue tapi gue tolak ah siall...!!"
**
"Rey Lo yakin nanti kalo kita masuk terus tertembak gimana"...?
"ji kalo loe takut biar gue yang buka"...
"hahaha gue cuma becanda ayok tapi gue yang buka Lo dibelakang gue jangan di depan"..
ketika Alex hampir pingsan pintu itu terbuka dan gregggg!
lampu mati Alex lngsung sadar
"siapa disitu"...!
"bang Alex ni gue Rian"..!
"oh tuhan terima kasih... Rian kamu berdiri saja depan pintu jangan kemana-mana"..!
"Lo sama Beno kan Lex".. aji
"ia dia pingsan kita sudah lama terkurung disini kita terjebak "...
"gue mau nyalain lampu dulu"..Rian
"jangaaaaaaannn!! itu jebakan!! please Kalian tunggu disitu jangan kemana-mana"..
Alex memapah Beno dan berjalan ke samping dengan sangat hati-hati dan sekuat tenaga walopun Alex sendiri lemah,
"aji Rian Kalian jangan melangkah sedikitpun berhenti disitu jangan berjalan" ...
"sebenarnya apa yang terjadi Lex kenapa Beno pingsan"...
"bukan cuma Beno yang pingsan tapi gue juga hampir aja tadi tapi untung Kalian datang thanks ... Kalian penyelamat hidup gue"...
akhirnya Alex sudah berada dekat aji dan Rian
"tolong bantuin gue bawa Beno buka pintu nya..
__ADS_1
Rian membuka pintu mereka akhirnya keluar Beno dipapah aji Alex dibantu Rian berjalan Alex hampir terjatuh karna lemas
"bertahan lah ka Alex ayook''...
"maafin gue Rian ngerepotin loe"...
"sudah cepat sekarang kita harus keluar dari sini"...
Nando yang panik mondar mandir menunggu kabar dia berencana masuk tapi dia urungkan bagaimana kalo mereka hendak keluar tapi gak bisa
"aji telfon Nando cepat "...
"ruangan ini gak ada signal sistem signal sudah dimatikan karna pemilik tempat ini datang " ... Alex
"ok kita harus cepat-cepat hati-hati jangan sampai menyentuh garis...
mereka ber 4 berjalan penuh hati-hati sesekali aji membangunkan Beno tapi Beno masih tak berdaya sudah 3 jam mereka terkurung tentu saja menguras energi
mereka hampir sampai pintu utama tiba tiba Ericko datang didepan mereka dengan senyum menyeringai dan bertepuk tangan
prok prok prok ..!
"kalian hebat sekali berhasil masuk dan keluar"..
"Ericko biarkan kami keluar dan jangan ada permusuhan lagi stelah ini"... aji
" hemm Ericko bukanya tadi kamu pingsan...?
"hhhhh gue dokter tentu gue tau yang terjadi di tubuh gue dan gue bisa mengobati ny sendiri...
"sudahlah jangan banyak bicara kita cepat keluar! Alex dengan nafas yang lemah
ketika mereka ber 4 hendak keluar Ericko memencet tombol seketika Rian mendorong Alex dan aji Beno jatuh keluar pintu otomatis tertutup disitu ada Nando yang sembunyi dibalik benda dia langsung menghampiri ke 3 orang itu
"nan nan Rey di dalam dia terkunci"....
"apaah! gimana bisaa" ...!
Alex dan Beno pingsan Beno yang lemah mengeluarkan darah di mulutnya dia mempunyai penyakit yang kalo kehilangan oksigen akan mengeluarkan darah Haha ga tau penyakit apa wkwkwkwk
"cepat kamu bawa Beno ke RS ji" ..!
"tapi gimana Rian didalam dia bersama Ericko"..!
"Kalian cepat pergi biar aku yang membantunya"..!
"heyy Alex tubuhmu juga lemah lebih baik loe bawa Alex dan Beno keluar dari sini cepat aji....!
aji mengikuti instruksi Nando dia memapah Beno Alex meminjam hp aji untuk menelfon Tony Rama atau pandu dan meninggalkannya , Alex menghubungi Rama untuk menjemput ny menggunakan mobil karena tempat itu sepi tida ad taksi atau kendaraan yang lewat malam hari ini sudah pukul 2 malam
"Ben Lo sabar yahh"..aji menangis mengelap darah yang keluar dari mulut Beno..
Alex tersentuh dengan ketulusan hati teman teman Rian yang saling melindungi dan menyayangi
aji mengibaskan kaosnya untuk memberikan udara kepada Beno udara malam hari itu terasa panas
sementara Rian yang terjebak di ruangan itu bersama Ericko hanya bisa pasrah dan berusaha tenang
"ckckck kenapa seorang wanita menyelamatkan seorang pria sangat tida masuk akal cihh bodohnya kamu"...!
" hemmh ini yang namanya teman sejati sehidup semati"...
"hahaha bulshit! loe yang mati teman Lo hidup gitu hahaha"..!
"Ericko gue kasian sama loe katakan sebenarnya apa mau loe kenapa sampe menculik verro "...?
"ciihhh jangan ikut campur..!
"loe tau verro itu kaka gue jadi gue berhak ikut campur! "...
" apaaahhh...!! manisss sekali kedua gadis yang manis tapi sayang ingin menjadi lelaki dan hidup sia sia" ... menyeringai
"sudahlah Ericko kita keluar sama-sama dari sini kita bisa bicara baik-baik "...
"haahhh..! tida bisa karena gue gagal mendapatkan kaka loe jadi loe bisa jadi penggantinya" ..!
Ericko menekan tombol dan samurai tadi yang mencekam Rian kembali semula tentu ini adalah cara Rian untuk melawan, dengan senyuman manis Rian membuat Ericko membelalakkan mata nya kaget seketika tendangan maut Rian meluncur......!
ciyyaaaaaaaattttttt.......!!!!!!!
__ADS_1
buuuuuuuuggggghhhhhghhh....!!!!
Ericko terpental jauh ke belakang dan Rian lngsung bergegas keluar haduh dimana nandooo"... gumam Rian