Simpanan Oppa Ganteng

Simpanan Oppa Ganteng
17.berusaha


__ADS_3

Tak lama kemudia,kya pamit hendak ketoilet,pada rekan bisnis nya dan di angguki oleh mereka,


"ekhm,kalian silahkan lanjut makan,saya mau ke toilet sebentar,!"ucap nya sambil berlalu karna sudah kebelet ingin buang air kecil.


tanpa dia sadari,dirinya sedang diikuti dari belakan,setelah sampai dia langsung masuk kedalam dan menutup pintunya,


"huhh,,legaa nya.!"kata kya bernafas lega karna keinginannya telah terbuang,


Ketika dia membuka pintu tanpa menoleh kiri-kanan tangannya di cekal seorang dan menariknya kedalam salah-satu toilet dan memeluknya erat.


Sontak saja dia memekik tertahan dan ketika m*lut nya di bungkam,dan betapa terkejut nya kya,dan mata nya membulat sempurna melihat seseorang yang ia kenal,


Cukup lama dia diam terpaku,dan tak bergerak akibat keterkejutannya yang membuat nya syok,


begitupun alverro mel*mat b*bir itu dengan buas menyalurkan rindu yang mendalam,dan melihat kya tak bergerak,membuatnya lebih leluasa,sehinggga dia sedikit membukuk kan badan nya dan c*umannya turun menyusuri leher jenjang yang putih mulus milik kya,


Dan tanpa kya sadari dirinya lupa akan segalanya,sebab sentuhan lembut dari verro yang memabukan,dan menutup mata menikmati rasa itu,kya pun mend*sah tanpa sadar.


"emhh,,auhh,,mphh,,decapan verro semakin kencang kala mendendengar suara yang merdu,yang membuat diri nya di liputi kabut ga*rah dan tangannya pun tak tinggal diam,bermain di bulatan kembar itu,


"aahh,,mhhh,uhh,suara lakn*t keluar dari keduanya,dan verro sibuk menikmati kedua bulatan itu dengan menghisap nya dalam-dalam,dan sesekali mengigit kecil put*ik pink milik kya,


Junior milik verro pun menegang dan mencuat kencang,dan mengingin kan lebih dari itu,dan kya pun di buat gila dan membusungkan d*danya menikmati itu semua,


Ketika tangan verro hendak membuka rok span milik kya itu,tiba-tiba kya tersadar dan langsung mendorong tubuh verro kencang hingga membentur ke didinding toilet,dan,


Plakkk,,,,kya menampar wajah sedikit pucat dan tirus milik verro,mata nya memerah karna marah,,,


Marah karna dia begitu menikmati sentuhan dari verro yang memabukan,ya dia mengakui jika sentuhan verro venar-benar membuat melayang,


"dasar kurang ajar,,!!berani-benari kau melecehkan ku taun,,siapa kau berani berbuat seperti itu kepada ku,!"ucap kya menatap tajam pada verro dan ngos-ngosah mengatur nafas nya yang naik turun sambil merapihkan pakainanya.


"maafkan aku zoy,,a-ak,,aku hilaf,maafkan aku,aku sangat merindukannmu zoy sangat merindukanmu,!"ucap verro sembari mendekat dan meraih tangan kya,


tatapan mereka bertemu,dapat dilihat dengan jelas oleh kya,jika alvero itu mengeluarkan air mata nya,dan terdapat kerinduan yang mendalam dari tatapan nya itu.


Bukan menjawab verro,kya langsung menepis tangan verro dengan keras,membuat verro terpaku dan sangat sedih,melihat perubahan zorranya itu,


Secepat kilat kya pergi dari sana dan di buat terkejut lagi melihat seorang pria yang bersender di depan lorong toilet itu,


Dan cukup lama mereka saling pandang,dan buru-buru kya melesat pergi dari sana,dion yang melihat kya dari dekat pun di buat terpesona akan kecantikan gadis itu.


"pantas tuan hampir gila,dan sudah masuk kategori gilla selama ini,gadis yang dia cari ternyata jelmaan bidadari begini,jika aku tak tau dia separuh jiwa tuan yang menghilang,aku pun sama akan tergila-gila pada nya,,kecantikannya melebihi siapa pun wanita yang pernah aku lihat,,,dan tubuh mungil nya itu,sangat berisi tak sesuai dengan ukuran tubuh nya yang mungil,!"ucap dion membatin,

__ADS_1


Setelah melamun dan berdiri mematung dia pun tersadar,buru-buru dia menyusul tuannya yang belum juga keluar dari toilet itu,


Setelah kya keluar dia langsung menghampiri rekannya yang sedang mengobrol dan terlihat makanan mereka telah habis,dan melihat arah piring milik nya yang belum sempat ia sentuh,


"hemm maaf membuat kalian menunggu lama,sebagai gantinya biarkan aku yang membayar semua makanannya,karna saya buru-buru akan kembali ke hotel,!"ucapan kya itu membuat yang lain merasa bingun termasuk liora,


Tetapi mereka diam tak berani menanyakan kenapa,,mereka tak mau menyinggung adik dari arsyid leonel sang penguasa yang terkenal tak mudah disentuh itu


Bisa bekerja sama saja sudah membuat mereka beruntung,sebab keuntungannya lebih besar berlipat-lipat ari prusahaan lainnya,


Liora pun segera bangkit dan pamitan juga dia tak ingin membuat kesalahan dengan membiarkan kya pergi sendiri,


"kalau begitu saya juga pamit,mari nona kya kita pergi,!"ucap liora dan hanya di angguki oleh kya,


Dia tak menolak liora yang ingin bersamanya,jujur saja dia nyaman bersama liora yang menurut nya liora ini sosok yang berbeda dari pada yang lain,dia tulus yang tidak di buat-buat,seperti yang lain yang berlebihan.


Setelah sampai di hotel,kya mengajak liora ke kamar nya,dan itu pun di sambut binar bahagia oleh liora,


Dia pikir kya tidak marah lantaran dirinya tak memberikan layanan yang baik,


"liora,apa kau sibuk hari ini,,,jika kau sibuk tak masalah,,,!"ucap kya tanpa menjelaskan keinginnanya,tapi liora paham jika kya ingin dia menemaninya,


"tentu saja saya memiliki waktu luang nona kya,aku bisa menemani mu jika kau tak keberatan,!"ucap liora hati-hati karna takut filling nya salah,


Dan di angguki oleh liora,dia sangan beruntung bisa dekat dengan kya,bukan karna kekuasaan leonel,tapi dia nyaman dengan kya,dia bahkan jarang memiliki teman,sebab banyak yang hanya memanfaatkan diri nya.akhirnya mereka masuk ke kamar kya.


Lembali lagi di restauran tempat dimana verro dan dion berada,


Dion membuka pintu toilet itu dan betapa terkejut nya dia melihat banyak nya darah mengalir dari tangan tuan nya itu bercucuran di lantai putih itu,dan melihat kaca toilet itu retak dan pecah separuh,


"tuan kenapa anda melukai diri anda lagi,,apa yang anda lakukan hahh,,,astaga tuan kau benar-benar bodoh,,bukannya mengikuti gadis itu,malah berbuat bodoh disini,,!"ucap dion panjang lebar.


Alverro tak pernah marah jika asistennya itu memaki dirinya,dia tau asistennya ini tulus pada nya dan peduli,sekian banyak nya asisten yang dia pecat hanya dion yang bertahan dengan sikap nya itu,


"apa kau begitu kehilangan otak-mu tuan,lihat jika kau matii,,,lalu gadis itu akan mendekati mu setelah apa yang telah kau lakukan pada nya,,,aku yakin dia tidak akan memaafkan mu,!"ucap dion memanasi tuannya itu.


"jika kau tidak mengejar nya lalu dia akan percaya jika kau akan berjuang mendapatkan dirinya,,wanita itu sulit tuan,mereka hanya mau menang sendiri,jika kau lemah dan tak mau berusaha,maka kau harus ikhlaskan dia di pelukan pria lain,,,apa kau tak melihat rekan nya itu tadi pria tampan dan mapan semua,,memperhatikan gadis itu terus,ku rasa mereka menyukainnya,!"ucap dion lagi yang bertujuan membuat verro cemburu,dan itu sukses membuat verro bangkit lalu mencekram kerah baju dion kuat,


"tidakk akann adaa yang boleh menyentuh apa lagi memiliki zoyrra ku,!!dia milik ku hanya milik ku dion,apa kau denagr itu,akan aku habisi siapa pun yang mencoba mengambil nya dari ku,!"ucap alverro marah dan melepas cengkraman itu,


Lalu dion mengambil beberapa lemvar tisu dan membalut luka verro itu tanpa menjawab dan menatap verro,,,dan itulah salah satu kelemahan verro jika marah bahkan menyakiti dion,dia hanya diam dan pasrah diperlakukanseprti apa pun oleh verro,


dan akhirnya membuat verro melemah dan tenang kemarahannya seketika lenyap menerima perlakuan dion,yang melayaninya seperti saudaranya sendiri,tanpa ada niatan untuk menjilat keuntungan dari nya,,

__ADS_1


"aku sudah menyuruh anak buah kita untuk mengikuti gadis mungil itu,dan sudah mendapatkan lokasinya,!"ucap dion sambil membalut tangan tuan nya ini,


Bukan tanpa alasan dion bertahan,dia sebenar nya tak sanggup lagi bekerja,tetapi hati nya tersentil kala melihat banyak nya orang yang memanfaatkan tuan nya ini hanya untuk mendapatkan keuntungan,


Gaji yang besar membuat nya bertekad akan selalu berada disisi tuannya,bahkan tak jarang alvero pun memberikan bonus stiap kali dia menang tander,dan bonus melebihi gajinya itu,itu yang membuat dion tak bisa melupakan jasa-jasa tuannya.


Mendengar ucapan dion sontak verro yang diam memperhatikan dion membalut lukanya itu mendongak menatap dion,yang di tatap sok cuek,padahsl dia khawatir akan keadaan tuannya itu.


"kenapa kau tak meminta izin ku terlebih dahulu hakh,,yang tuan disini itu siapa,,kau atau aku sih,!"ucap verro kesal.


"anggap saja aku tuannya disini tuan,jika menunggu mu berfikir dulu,nona cantik itu sudah keburu di bawa pria lain untuk dinikahinnya,!"ucap dion memanasi bos nya lagi,


dan menarik tuannya keluar menuju rumah sakit,sebab darah itu tak berhenti,muka tuannya pun sudah pucat tambah pucat lagi karna darah yang terus keluar.


Verro hanya diam dan nurut kala dion membawanya pergi,sebenar nya dia bingung mau di bawa kemana,bertanya juga percuma dion tak akan mau menjab nya,


Tak lama mereka sampai dan membuat verro menoleh pada dion yang terlihat pura-pura bodoh menurutnya


"siapa yang sakit dion,apa ada kerabat mu yang dirawat,!"ucap alverro bingung,


Padahal dia tak sadar jika gumpalan tisu yang telab itu sudah dilumuri darah dan samapai menetes juga,


"ia tuan,anda benar,ada seorang anak kecil yang bodo terluka,maka aku sebagai orang pintar disini harus merawat nya duku,!"ucap dion sambil turun dari mobil dan membukakan pintu untuk tuannya.


Alverro masih belum mengarti sejak kapan dion peduli dengan anak kecil,setahunya dion paling anti dengan anak kecil,.


Setelah sampai verro tak sadar bahwa dia di iring masuk keruangan oleh dion dan di perintah berbaring olen asistenya itu,,dan setelah dia tiduran,dia pun tersadar bahwa yang dimaksud bodoh dan anak kecil itu ialah dirinya,


"apa kau gila dion,aku ini sehat,bukannya membawa ku ke alamat zoy,tapi kau memabawa ku ke rumah sakit,memang nya aku sakit apa,!"ucap nya makin terlihat bodoh di mata dion,


Tuannya ini begitu polos atau memeng bodoh pikir nya.


"tangan tuan terluka dan wajah andan pucat dan lemah,bagaimana bisa untuk menemui gadis itu,jika tuan kalah tenaga,!"ucap dion memberi pengartian pada tuannya agar tak salah paham,


"jika tuan saja tidak kuat alis lemah mana ada gadis yang mau,terutama gadis yang tuan incar,dia bahkan ilfiel melihat tuan,,mengurus diri sendiri saja tidak bisa,bagaimana bias mendapatkan gadis itu nanti.!"ucap dion menyadarkan verro yang diam mencerna perkataan dion.


"kau benar dion,dia mungkin malu jika aku menemuinya dengan kondisi dekil begini,!"ucap nya membenarkan omongan nyeleneh dion yang mencemar pikirannya.


"nah kalau tuan mau mendapatkanya,tuan harus sehat dan kuat,kalau perlu rambut tuan juga di potong,biar tambah tampan,mungkin dia pergi tadi karna rambut tuan yang gondrong,sehingga dia tak mau dengan tuan,!"ucap dion melenceng,agar tuan nya bersemagat untuk pulih.


Dokter telah membersihkan dan menjahit luka verro,yang lumayan dalam,akibat ada pecahan yang masih ada di dalam,itu yang membuat darahnya menfalir terus saat otot tangan bergerak.


Sejujur nya dion lelah dan kasihan,tapi dengan cara ini lah dia bisa membantu tuannya agar lebih baik lagi seperti sediakala..

__ADS_1


__ADS_2