
Tak lama kya dan liora pun sampai di lokasi,dan disana sudah ada dion yang menunggu kedatangan liora,dengan gaya nya yang cool,dion menghampiri mobil liora dan membukakannya.
"selamat malam dan selamat datang queen,!"ucap Dion,sambil membuka pintu mobil untuk liora.
"selamat malam juga,waow kau sangat tampan sekali malam ini,!"ucap liora sambil menyambut uluran tangan dion.
Sedangkan mereka sengaja tak menyapa kya,dan seolah lupa akan hal itu,kya segera menyusul mereka berdua dengan sedikit berlari.
Begitu masuk semua tamu undangan sudah hadir,dan verro pun sudah berada di lantai atas club sambil memperhatikan layar monitor,dia terfokus dengan wanita cantik yang terlihat sangat modis dan menggoda,
Tak lama kemudian dia melihat kya yang duduk sendirian di bar itu sambil memesan,entah jus apa itu yang jelas bukan minuman beralkohol,
liora dan dion menjauh dari kya dan menyusul verro kelantai atas,liora tampak cemas takut rencana mereka melukai kya,
"tuan apa kau berani menjamin akan kesamatan kya,,,aku tidak akan membiarkan itu terjadi,ingat itu,!"ucap liora lantang dan tegas.
Membuat dion terpaku,selama ini dia mengenal liora yang lemah lembut,tapi malam ini dia melihat wajah tegas liora,sebab dia tak ingin sampai melukai temannya itu,
"kau tenang saja liora,aku masih waras,jadi ikuti saja,aku hanya menyuruh salah satu anak buah ku untuk mengganggu nya saja dan setelah itu aku datang menolong nya,hanya itu,percaya lah,!"ucap verro menyakinkan liora yang terlihat panik,
Dapat diluhat dari layar monitor itu,kya yang sedang duduk di dekati oleh seorang pria dan kurang jelas wajah nya karna membelakangi cctv yang dion pasang tempo hari,dan cctv lainnya juga tak dapat menjangkau nya.
"tuan apa kau yakin itu adalah anak buah mu yang kau suruh,,,kenapa filling ku mengatakan kya dalam bahaya saat ini,!"ucap liora gemetar ketakutan,
Melihat liora yang panik membuat dion mendekat dan memeluk nya hangat,untuk mengurangi ketakutan liora,
Lama verro mengamati layar monitor itu,tapi belum juga bisa melihat wajah pria itu,dan hati nya juga menjadi gelisah.
Tak lama kya di ajak oleh pria itu dan melesat pergi keluar dari bar itu,kamera pengawas pun tak sampai melihat pria itu,
Tapi bisa dilihat dari postur tubuh pria itu sangat kekar bahkan lengannya sangat berotot,
Verro lalu menyuruh dion untuk menghubungi rekannya,dan segera dilakukan oleh dion.
Tak lama sambungan terangkat.
"hallo tuan,maaf mobil kami mengalami kemacetan di jalan,tak seperti biasanya macet malam hari begini,
Mendengar itu sontak saja ketiga manusia itu terkejut bukan main,dan diliputi dengan kepanikan,,,lalu bergegas keluar mencari kya,
Sebelum kejadian,,
"hai,,boleh aku temani cantik,!"ucap pria tampan itu,
Membuat kya mendongak dan terpesona melihat pria keturunan korea dan belanda itu,
"ah,ya silahkan,!"ucap kya gugup.
"hemm kenapa kau sendirian,mustahil kan seorang wanita cantik seperti mu,datang sendirian kesini,!"ucap pria itu sambil memandang lekat wajah cantik kya.
"iya aku kesini bersama teman ku,tapi entahlah dia kemana bersama pacar nya tadi,!"ucap kya clingak-clinguk,mencari liora.
"benar kan tebakan ku,,,apa kau tak risih nona dengan baju yang kau pakai,,lihat di belakang dan ujung sana,banyak pria yang menatap lapar padamu,,!"ucap pria itu,
Kya menatap semua yang di katakan pria itu dan benar saja dia ditatap oleh banyak pria,dan membuat nya risih,
"sebenar nya aku tak biasa memakai pakaian seperti ini,tetapi teman ku yang menyuruh nya,jadi aku memakainya karna tak enak hati,!"ucap kya menunduk dan menarik baju nya itu,
"hmm bagaimana jika ku antar kau untuk mengganti pakaian mu,kebetulan apartemen ku dekat dari sini,!"ucap pria itu,
Kya tampak berfikir,ragu untuk menerima tawaran pria ini,tapii,,melihat semua orang melihatnya dirinya lapar,membuat nya tak nyaman.
"tapi jika kau tak mau,tak apa,aku bisa menjaga mu disini,sampai teman mu datang,bagaimana,!"ucap pria itu lagi.
__ADS_1
"hm,,apa tak merepotkan mu tuan,jika kau membantu ku mengganti baju ini,!"ucap kya.
"tak masalah nona,aku dengan senang hati bisa membantu mu,kau wanita baik-baik,sayang sekali jika tubuh mu kau pertontonkan untuk pria hidung belang disini,!"ucap pria itu meyakinkan kya.
"baiklah kalau begitu,aku akan ikut dengan mu saja tuan,seperti nya kau orang baik,!"ucap kya tersenyum manis.
"ayo kita ke mobil sekarang,!"ucap pria itu sambil menarik tangan kya,dan kya hanya diam saja,
Setelah di dalam mobil merekapun berkenalan dan hanya membutuhkan waktu 8 menit akhirnya mereka sampai di apartemen milik pria itu,
"perkenalkan nama ku argatha dae panggil saja sesuka mu nona,,karna kita tadi tak semapt berkenalan,!"ucap arga
"baikalah,perkenalkan juga nama ku moyle azkya neleon,panggilah sesuka mu juga,tuan arga.,!"ucap kya sambil tersenyum,
"ayo mari kita turun,ini apartemen milik ku nona moy,,!"ucap arga sambil membuka pintu untuk kya,
Setelah menaiki life ke lantai 40 itu sampai lah di ruangan milik arga,mewah sekali ruangan itu bahkan sangat luas,bisa di bilang istana bahkan lebih luas dari mansion milik kakak nya itu,
"silahkan masuk moy,itu kamar tamu dan disana ada banyak baju ganti,kau boleh memakai nya,pilihlah sesuka mu jangan sungkan,!"ucap arga sembari menuju dapur,
"terimakasih banyak tuan arga,!"ucap kya lembut.
Setelah melihat kamar itu rasanya kya tak ingin pergi cepat,,,nyaman dan luas sekali,dan juga begitu lengakap,
"wahh,,,boleh kan aku serakah kali ini,,rasanya aku tak ingin pergi dari sini,,,!"ucap kya sangat bahagia dan melupakan acara partty tadi,
Setelah cukup memilih pakaian yang menurut nya cukup sopan tapi tetap sexy,dan pilihannya jatuh pada gaun merah jambu dan didominan juga warna biru muda,lengan pendek dan panjang selutut,dan sangat pas di tubuh nya.
arga yang tengah sibuk menunggu kya sambil bermain handpone nya itu langsung mendongak kala mendengar langkah kya yang mendekat,dia terpanah melihat keanggunan wajah kya,tak ada lagi makeup tebal dan riasan berlebihan seperti tadi,cantik dengan riasan tipis.
Membuat nya gugup setengah mati kala langkah kya semakin mendekat,
"apa sudah selesai hm,,!"tanya arga lembu dengan tatapan mata masih memandang kya tanpa kedip,
"ya baiklah jika kau tak membutuhkan sesuatu yang lainnya lagi,mari kita keluar,!"ucap arga sembari membenarkan anak rambut kya yang menghalangi wajah cantiknya.
Kya terpaku karena perlakuan arga yang romantis menurut nya,rambut yang tadi nya di urai kini tersangul rapih,dan mempelihatkan leher jenjangnya yang mulus,
Jakun arga naik turun melihat itu,tapi buru-buru ia tepis,takut membuat kya tak nyaman dengan ulahnya.
Sambil berjalan keluar langkah kya terhenti kala melihat foto pernikahan arga dan seorang wanita cantik,
Melihat kya yang melamun,arga pun mendekat dan melihat arah mata kya,dan dia pun tersenyum hangat pada kya.
"dia istri ku moy,nama nya alindia putri,kami sudah menikah 4tahun,tapi belum di berikan momongan,saat ini dia sedang diluarkota,melakukan pemotretan,!"ucap arga dengan raut kesedihan.
Melihat itu kya berusaha tersenyum sambil menggapai tangan kekar milik arga.
"bersabarlah tuan arga,semua sudah memiliki kodrat nya masing-masing,!"kata kya.
"mungkin tuan di uji dengan keturunan,bahkan banyak diluaran sana yang memiliki nasib serupa,!"kata kya menasihati,
"dan kadang seseorang di uji dari ekonominya,kita mana tau,kedepan akan bagaimana,tetap semangat dan bersabar,semua pasti akan baik-baik saja,!"ucap kya,ia tak paham kenapa dia ingin sekali menenangkan arga,
"sebenar nya tidak ada masalah dari kami berdua,,alin sangat subur,dan aku juga tidak memiliki gangguan,,!"ucap arga menatap kya,
"hanya saja alin belum siap memiliki anak,ia takut karir nya yang sedang naik daun,drop karna harus mengandung dan melahirkan,!"ucap arga lesu.
"ohh ku kira tadi,,maaf,,aku tak bermaksud menyinggung mu tuan arga,!"ucap kya merasa bersalah,
"tak masalah moyle,ayo kita berangkat,ini sudah jam 8 pasti partty nya sudah mulai,!"ucap arga sambil menggaet tangan kya.
-verro,dion dan liora panik mencari kya yang menghilang tak tau arah mana yang ia lalui,,,dan akhir nya anak buah verro memberitahu bahwa kya ada di club itu dan bersama seorang pria,
__ADS_1
Dan anak buahnya juga mengatakan bahwa kya tak memakai pakaian yang sama saat di bar tadi,mendengar itu merwka kemvali ke club itu dan mencari kya.
"mau pesan minuman apa moy,jika kau mau mencoba minuman ku sedikit tak masalah,!"ucap arga yang tau,bahwa kya ingin mencoba minuman milik nya.
Sebab kya menatap gelas nya terus,dan meneguk liurnya,dengan senaghati dan mata berbinar kya langsung mengambil gelas milik arga dan langsung meminum nya,membuat arga terkejut setwngah mati,
"moyle,,itu gelas bekas ku,kau bisa memakai gelas lain,!"ucap arga tak enak hati.
"tidak apa-apa,kau tak penyakitan kan,hehe,!"ucap kya dengan muka memerah,karna dia sedikit pusing.
Melihat kya hampir mabuk,buru-buru arga memesan jus untuk menetralkan minuman yang tadi diteguk kya.
"minum nya bukan begitu moymoy,!"ucap arga tersenyum melihat tingkah kya yang menurut nya sangat gemas dan lucu.
tak lama jus milk banana yang dipesan arga datang,dan langsung ia menyuruh kya untuk meminum nya.
Tak lama kemudian liora dan kedua genk nya datang dengan terburu buru,melihat adanya verro membuat kya terkejut dan menggeser duduk nya dekat dengan arga,
Arga menyadari kya tak nyaman dengan kedatangan verro,ya dia mengenal alverro,karna ia pesaing berat bagi nya,
"kya apa kau baik-baik saja,,kau kemana saja tadi,aku mencari mu sampai keujung dunia tapi tak dapat ku temukan,dan kau sedang bersama siapa,!"ucap liora tanpa rem.dengan tingkah berlebihannya itu,
Melihat itu kya memutar mata nya malas,dan diam tak menjawab liora yang terus saja menelisik tubuh nya jika terdapat luka atau goresan,
"aaiisss liora aku bukan anak kecil,kenapa kau ini berlebihan sekali,seperti melakukan rencana tapi gagal saja,"kya menggerutu,
Dan ocehannya yang asal membuat lioara and genk mati kutu akibat ucapan kya yang tepat sasaran.
"maafkan aku kya,aku tak bermaksud menyakitimu,tapi percayalah aku tak akan membiarkannmu terluka,!"ucap liora merasa bersalah,
Arga yang diam hanya menyimak saja sambil menghisap nikotinya,dan tangan satunya dia letakan di pinggiran kursi itu tepat di belakang kepala kya.
Melihat itu verro menjadi cemburu,tapi dia berusaha bersikap biasa saja dan ingin berbaikan pada kya,berharap kya mau kembali padanya.
"oh berarti kau sudah melakukan kesalahan padaku ya,ayoo jawab aku liora,!"ucap kya pura-pura ngambek dan memannyun kan m*lut nya,
Arga yang duduk disamping sangat gemas melihat wanita cantik yang duduk berdempetan dengannya itu,sambil tersenyum.
"emmm,,sebenarnya ak-,!"ucapan liora terputus kala dion menarik tangan nya dan pergi dari sana,
"ishh kenapa sih dia,terlihat aneh sekali,!"ucap kya dan tanpa sengaja mata nya bertemu dengan verro yang menatap insten pada nya,
Beuru-buru kya membuang muka,dan sialnya mata nya bertemu dengan mata arga hingga cukup lama mereka saling berpandangan tanpa kedip sekali pun.
Dan arga mendekatkan wajah nya kepada kya dan hanya sisah beberapa senti lagi,kemudian kembali tersadar membuat keduanya gugup kala mendengar deheman verro.
"ekhem,,,
"kya,,boleh kita bisa empat mata sebentar,,!"ucap verro,
"bicara saja disini tuan alverro,aku akan tetap diaini,!"ucap kya cuek.
"oh baiklah,,maaf,,!"ucap verro terpotong kala arga bicara.
"moy tunggulah disini aku ke toilet sebentar oke,!"ucap arga lembut,dan di angguki kya.
"bicaralah waktu ku tak banyak tuan verro,!"ucap kya tegas,
"zoy,,,aku ingin meminta maaf padamu atas apa yang telah terjadi dia antara kita,!"ucap verro sedih penuh penyesalan.
"tak ada yang perlu di maafkan dan tak ada yangvperlu meminta maaf,aku sudah mengikhlaskan semua itu,jalani kehidupan mu dengan bahagia tuan verro,karna diantara kita sudah tidak ada lagi hubungan apa pun lagi,maaf saya sibuk,!"ucap kya tenang dan bersikap biasa saja.
Tak lama mereka berbincang,dan terlihat biasa-biasa saja liora dan dion mendekat,lalu mengobrol bersama ,sesekali tertawa,
__ADS_1
Setelah menerima telpon arga pun menghampiri mereka,dan bergabung bersama dan bersamaan dengan verro yang akan undur diri.