Simpanan Oppa Ganteng

Simpanan Oppa Ganteng
18.mulai membaik


__ADS_3

Selama dua hari dirumah sakit keadaan verro cukup membaik,dia beristirahat dengan benar dan makan banyak yang teratur,dan meminum obat yabg rutin,bahkan tubuhnya sangat segar,


Dia selalu memantau zorra lewat dion,dan yang di buat tak berdaya ialah dion yang harus melaporkan kegiatan zorra 2 jam sekali,belum lagi urusan kantor yang menumpuk,


Tapi dia tak merasa lelah walaupun wajah nya pun sangat terlihat kelelahan dan pucat,akibat tak istrihata yang baik,bahksn tidur pun hanya 2 jam paling lama,dia mengerjakan tugas siang dan malam,


Bahkan dia tak pernah menjenguk tuannya hanya perantaraan anak buahnya yang ia suruh memantau dan memberi yang tuan nya pinta untuk melapaorkan semuanya,selebihnya dia sendiri yang turun tangan,


kya hanya 1 bulan dikota ini untuk mengurus proyek nya,bahkan tiap 1jam sekali kakaknya itu menelpon untuk menanyakan makan dan istrahat yang baik,


Tak lama dari kakaknya yang menelpon sang ipar pun menelpon,dia benar-benar pusing,dan kesal jika terus-terusan di telpon kapan dia akan tenang bekerja,jangka telpon pun lama-lama sekali sampai kya bosan sendiri,


Tapi dibalik kekesalannya dia sangat memaklumi kedua orang yang dia sayangi itu,mereka begitu memperhatikan dirinya.


Hari ini alvero sudah diperbolehkan pulang karena dirinya memaksa ingin pulang,dan akhirnya dion menjemputnya hari ini,


Setelah dia sampai dan langsung menuju ruangan tempat dimana tuan nya berada,dia tak sadar bahwa penampilannya yang tak terurus karna buru-buru pergi dari kantor ke rumah sakit,


Bahkan dia pun bermalam dikantor,tanpa alvero tau,


Ceklek~


pintu dibuka dan betapa terkejut nya verro melihat tampilan asistenya yang jauh dari dari kata rapih seperti biasanya.


"buhahahah,,ahahahhah,,,verro terpingkal-pingkal menertawakan dion yang memakai baju terbalik,dan sangat berantakan.


Sedangkan yang ditertawakan menatap bing dan menyadari bahwa kaos yang ia kenakan sepanjang perjalanan itu terbalik,pantas saja banyak yang menatap dia menahan tawa,tapi tidak melunturkan ketampanan nys itu,


"maaf tuan aku tak menyadari,jika baju ku terbalik hehe,!"ucap dion menahan malu.


"sudahlah,kau tetap tampan di bawah ku,mari kita pulang,aku sudah bosan berada disini.


Stelah mereka pulang langsung menuju mansion sang momy,ya verro lebih memilih tinggal disana dari pada apartemen milik nya.


mereka menyusun rencana untuk memulai aksi selanjutnya untuk menaklukan kya,dan verro juga sudah tau mengenai identitas zorra yang telah di rubah total oleh ars,pantas saja dia tak dapat melacak nya disebab kan identitasnya telah dirubah.

__ADS_1


Keesokan harinya..~


Verro sudah rapih dan wangi dan ketampannya sudah kembali setelah dion memutuskan untuk menggunting rambut nya setelah pulang dari rumah sakit kemarin,


"wahh,,siapa ini,kau terlihan lumayan tampan tuan,!"ucap dion mengejek,dan dalam hati dia bersyukur bahwa tuannya sudah jauh lebih baik dari biasanya.


"kau ini,mematanhkan semangat orang saja,tidak bisakah kau tak jujur sekali saja agar bisa membuat ku senang dalam sehari,,!"ucap verro sambil memakan-makanan yang telah disiap kan pelayan untuk nya.


mendengar itu dion hanya diam dan tersenyum,menanggapi ucapan tuan nya sambil sibuk mengambil makannanya.


"apa rencan kita selanjut nya dion,aku tak terlalu percaya diri saat bertemu dengan nya,,,dan tak tahan juga ingin langsung memeluknya huhhh,!"ucap verro menghembus nafas panjang,


Melihat tuan nya sedikit tak percaya,dion mencoba untuk menyemangati,dengan kata-kata maut nya.


"tuan harus semangat dan jangan meminta pendapat ku,karena aku tak pernah dilema,,!"ucap dion memancing respon tuannya.


"tapi ikutilah kata hati tuan,dan ingat jangan melakukan hal bodoh lagi,dan mengakibatkan gadis tuan pergi menjauh,dan saya yakin kali ini dia akan pergi sejauh-jauhnya dari hidup tuan,jika kau tidak bisa membuat nya nyaman.!"ucap dion menasihati.


Verro mencerna perkataan dion yang ada benarnya itu,dia akhirnya paham,selama ini dia selalu memikirkan kehendaknya,tanpa tau perasaan orang yang dia cintai,dan melakukan sesuatu sesuka hati tanpa tau perasaan orang lain,


"tapi perhatian kecil yang bagaimana,yang harus aku lakukan,,apa kau punya ide dion,!"ucap verro bingung,dan menunggu jawaban dion seperti anak kecil yang imut menurut dion.


"haha,,aku tidak pandai dalam hal ini tuan,,pacaran saja tidak pernah,lebih baik kau pikirkan saja apa yang menurut tuan baik,!"ucap dion memancing pikiran tuannya,


Bukan tidak mau membantu,dion ingin semua nya dipikurkan di perjuangkan oleh nya sendiri,akan tetapi jika tidak berhasil,maka dengan harus dia sendiri yang akan turun tangan sendiri,untuk membantu tuan nya itu,


Untuk saat ini lebih baik tuan nya yang memikirkan apa yang harus dia lakukan,agar dia lwbih bisa mengerti,dan paham bagaimana cara menghadapi wanita dengan melawan ego dan keinginannya.


"baiklah aku akan memulai nya dari memberikan bunga dan coklat,!"bagaimana menurut mu dion,apa tidak terlalu ke kanak-kanakan dan lebay jika bigitu,!"ucap nya bertanya.


"jika begitu lakukanlah tuan,bagaimana kita tahu yang selanjutnya,jika kita tidak mencobanya.!"ucap nya memberi semangat pada tuannya,


Hanya bisa mendukung apa pun yang tuannya lakukan,dan dia akan selalu berada dibelakang tuannya dengan setia,


"baikalah aku akan melihat dirinya sebentar apa boleh dion,jika aku akan berbuat khilaf maka kau harus menyadar kan aku jika perlu kau pukul aku,bagaimana apa kau oke,,!"ucap verro antusias sekali.

__ADS_1


"hmm,,baiklah tapi dari jarak yang cukup jauh saja ya,aku takut jika nona kya,mengetahui gerak-gerik kita,!"ucap dion memperingati.


"ayo kita berangkat sekarang,kau sudah mendapatkan lokasi dimana zoy ku sekarang berada kan,di mana dia saat ini,!"tanya verro sambil melangkah lebar menuju mobil tanpa menunggu dion bicara.


"saat ini nona kya sedang bersama seorang wanita,dan di yakini itu teman nya nona kya,sebab mereka sangat dekat,!"ucap dion sambil sibuk mengutak-atik tablet nya.


"sebenar nya kita bisa saja mendekati nona kya lebih cepat tuan,tapi saya tidak mau ikut-ikutan sebab itu urusan percintaan tuan.!"ucap dion bersikap sok cuek.


"rencana apa itu,cepat jelaskan,aku akan melakukannya apa pun itu,!"ucap verro antusias.


"hmm tapi aku tidak mau terlibat tuan,urusan kantor saja aku kerepotan,apa lagi di tambah dengan masalah cinta tuan,,!"ucap dion memelas,


"aaiiihhh kau ini payah sekali dion,bagaimana kau bisa tidak berbicara tanpa berbelat-belit,mana aku tau rencana itu akan merepotkan mu atau tidak,kau ini yang sekarang menjadi bodoh,!"ucap verro kesal.


"jadi begini tuan,kita harus mendekati nona liora agar kita bisa lelusa dan membantu kita,siapa tau dengan bantuannya kita bisa lebih mudah untuk mencapai nona kya,lewat dirinya.ucap dion panjang kali lebar.


"tapi masa aku yang mendekatinya,,,jika sibuk mendekati lioran,nanti yang ada zoyrra berfikir bahwa aku ini playboy,ku ini tambah bodoh saja dion,!"ucap nya tak mengerti maksud dion,


"huhhh,,,tuan akubtidak meminta mu untuk mendekati nona liora,dan siapa juga yang menyuruh anda menjadi playboy,!"ucap dion frustasi sambil mengusap wajah nya kasar,


"lalu siapa yang akan mendekati liora,,kau ini,terlalu berbelit-belit dion,apa kau menyindir ku yang terlalu bodoh menurut mu,benar begitu hakh,,!"ucap verro marah.


"astaga tuan,bagaimana aku bisa bicara langsung,jika belum selesai aku bicara,kau sudah menjawab cepat sekali,!"ucap dion ketus.


"hehehhe baiklah lanjutkan aku akn mendengarkan,ayoo lanjutkan cepat,!"ucap verro tak merasa bersalah.


"jadi begini,aku akan mencoba mendekati nona liora,dan membujuk nya agar bisa membantu kita,bagaiman apa kau setuju tuan.!"ucap dion.


"baiklah lakukan lah secepatnya,dan mulai lah hari ini aku tak sabar lama-lama,berjauhan dengan zorra ku,!"ucap verro menghayal sambil senyum-senyum.


"baik,,tapi aku mau tuan mengurus kantor mulai saat ini,karna prusahaan kita sangat sibuk saat ini,apa tuan setuju,jika ia aku harap tuan berangkat ke kantor hari ini,


Setelah negosiasi panjang,akhirnya verro menyetujui ide dari dion,


Lalu mereka sibuk mengerjakan urusan mereka masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2