Simpanan Oppa Ganteng

Simpanan Oppa Ganteng
32,pilihan azkya


__ADS_3

Dengan perasaan tak menentu,kya berjalan dengan gugup,dia takut sekali,jika sang kakak akan memarahinya habis-habisan,


Membayangkan nya saja kya tak mampu menebak apa reaksi kakak nya itu,dan kya sangat terkejut kala ada yang menggenggam tangan dingin nya dengan hangat,dan menoleh,


Melihat arga yang menggenggam tangan nya,kya berusaha melepaskan namun gagal,arga justru mengeratkan cekalannya.


kemudian kya heran kenapa arga,sangat santay dan tak merasa terkejut atau pun takut yang akan menghadapi kakak nya itu,ketika mereka masuk lift anak buah kakak nya tak mengikutinya,mereka menggunakan lift umum,jadi kya lebih leluasa berbicara pada arga.


"heii,,,kenapa kau seprtinya tegang sekali sayang,!"ucap arga menyeka keringat di dahi kya.


"a-ak-aku t-ta-takut,apa yang akan abang lakukan kan pada ku nanti,aku gugup sekali,!"ucap kya terbata-bata bahkan tangan nya berkringat dan kakinya bergetar,,


"jangan takut sayang,aku akan menjelaskannya pada ars,hm,,kau tenangkan dirimu,!"ucap arga santai.


"tapi,,!"belum selesai kya bicara lift pun terbuka,menandakan mereka telah sampai.


Perasaan kya makin tak karuan,saking takutnya,dulu kya pernah melihat kakak nya itu marah besar pada verro dan menghajar nya habis-habisan.sampai verro tak berani muncul dihadapannya lagi,


"tenang baby,aku tak akan membiarkan mu dalam masalah,aku akan melindungi mu hm,!"ucap arga menenangkan kekasihnya itu,


Dan saat tiba di depan pintu,anak buah ars,sudah membukakan pintu untuk keduanya,dan bisa dilihat.


Ada ars,yang sudah duduk diruang tamu itu sambil menatap tajam pada mereka berdua,entah tatapan itu di tuju untuk siapa,yang jelas ke arah mereka berdua.


"abang,,kenapa abang ada disini,!"pertanyaan bodoh keluar dari mulut mungil kya,


Dan membuat arga membentuk garis bibir tipis,karna disaat seperti ini,kekasih nya itu malah bertingkah lucu dan menggemaskan bagi nya.


Lain hal dengan ars,dia malah semakin menajam kan mata nya saat mendengar pertanyaan aneh dari adiknya itu.


"apa kalian akan berdiri saja selama aku introgasi,!"icap ars berbicara datar tanpa ekspresi dan wajah dingin.


"ehh,,iya bang,kami akan duduk,!"ucap kya gelagapan,dan mengode arga supaya menurut.


"hm,,apa kabar mu ars,,sudah lama kita tak bertemu,!"ucap arga santay tanpa beban,


"ck,,tidak usah berbasa-basi pada ku tuan ARGATHA DAE,!"ucap ars dengan nada mengejek nya.


"duduk lah,aku akan menghajar mu,jika kau tetap berdiri,!"ancam ars,


Dan langsung saja arga duduk di samping kya,dan membuat ars langsung menarik tangan nya lalu menukar diri,dia didekat kya,dan arga duduk di tempatnya tadi.


"dasar tidak tau diri,sudah menginap disini tanpa meminta izin dari ku terlebih dulu,lalu membawa adikku sesuka mu,dan masih saja kurang,ingin duduk didekat nya,apa kau bosan hidup hakh,!"ucap ars kesal.


"wow,,,santay broo,,aku tidak menyakiti nya,benar kan baby,!"ucap arga meminta pembelaan,sontak saja kya melototkan mata nya,


"apa yang kau kata kan tadi coba ulangi sekali lagi,,!"ucap arga dengan raut wajah menyeramkan,dan rasanya dia ingin menelan manusia yang ada dihadapannya ini,


"ehh,,apa ada yang salah dari perkataan ku tadi,kenapa kalian menyeramkan sekali,!"ucap arga bingung dan celingak-celinguk,menatap kya dan arga bergantian.

__ADS_1


"kau memanggil adikku,dengan sebutan apa tadi,coba ulangi,!"ucap ars memaksa.


"ohh itu,,santai saja bro,tidak perlu berlebihan seperti itu,aku hanya memanggil nya baby,apa itu salah,!"ucap arga dengab tampang bodohnya.


"dasar manusia kurang ajar,,kau tak boleh memanggil nya dengan sebutan itu,apa kau mengerti hakh,,,,aku,,dan hanya aku yang boleh memanggil dia seperti itu,akan ku habisi kau,!"ucap ars ingin memukul kepala arga,


kya yang melihat kakak nya akan menyerang arga,hanya karena panggilan kesayangann nya itu di gunakan oleh arga,langsung menarik tangan kakaknya dan melindungi arga di belakang nya.


"abang,,kau ini apa-apaan sih,,terlalu lebay deh,,biarkan saja dia memanggil dengan sebutan apa saja,tidak perlu berlebihan begini,!"ucap kya menjelaskan.


"apa kau bilang sayang,,bahkan kau membela pria hidung belang ini,!"ucap ars sambil melototkan mata nya menatap arga yang tersenyum.


ars,yang melihat arga tersenyim seolah mengejek nya di belakang adiknya itu,semakin membuat nya meradang,,dan segera mengambil belanjaan yang ditaruh di atas meja,lalu menimpukan sayuran itu di kepala arga,


"hei,,kau berani-beraninya mengejek ku ya,akan aku habisi kau,!"ucap ars kesal.


"sayang tolong aku,aku di aniyaya abang mu,yang gila ini,!"ucap arga meringkuk memeluk pinggang kya mencari kesempatan.


"asataga abang apa yang abang lakukan,berhenti lah,jangan memukul nya begini,dan kau arga lepas kan tangan mu ini,!"ucap kya kesal setengah mati karena ulah abang dan arga,yang ribut seperti anak kecil,.


"dasar buaya darat,kau mencari kesempatan rupanya,aku akan memutong-motong tubuh mu itu lihat saja,!"ucap ars marah.


Lalu terjadilah saling tindih'menindih antara kedua pria itu,bukan malah tegang seperti yang ditakutkan kya,justru dia terbahak-bahak melihat keduanya,saling menghajar,


Dan bel berbunyi,kya meninggal kan kedua umat itu,lalu membuka pintu,dan ternyata sang kakak ipar kesayangannya yang datang,


"hei,,sayang,apa kua ingin membuat kakak kesayangan mu ini pingsan,kau memeluk ku terlalu kencang,!"ucap hanna pura-pura tersiksa.


"hehe,,maaf kak,ayo masuk,aku ada kejutan untuk mu,!"ucap kya.menarik tangan kakak ipar nya itu kedalam.


"astaga apa yang kalian lakukan,,sayang apa yang terjadi hah,,kenapa jadi begini,!"ucap hanna panik,


"aku bilang berhenti sayang,kau bisa membunuh nya,,,!"ucap hanna tak dapat melihat wajah pria yang ditindih oleh suaminya itu menggunakan bantalan soffa.


"biarkan saja kak,ayo kita kedapur saja,!"ucap kya.


"tapi siapa dia,sepertinya aku mengenalnya kya,!"ucap hanna menautkan alis nya.dan betapa terkejut nya dia melihat siapa pria yang di hajar oleh suaminya itu.


"astaga,,!!sayang lepaskan dia,!"ucap hana menarik suaminya di atas tubuh arga.


"eehhh,,sayang,kenapa kau disini,dan dengan siapa kau kesini,!"ucap ars lembut,kemarahannya hilang seketika,kala melihat wajah istrinya kesal padanya.


"dae,,,apa kau baik-baik saja,,ayo aku bantu,!"ucap hanna mengacuhkan suaminya,lalu membantu sepupu nya itu.


"abang apa kak hanna mengenal arga,!"ucap kya membantu kakak nya itu.


"iya sayang,apa kau tak tau,jika pria hidung belang ini,adalah sepupunya.!"ucap ars malas.


"APAAAA,,,,!!!"pekik kya membuat semua orang terkejut dan kompak menatap dirinya,kya yang di tatap jadi salah tingkah karna malu suaranya yang keras,

__ADS_1


"hehe maaf aku kelepasan,!"ucap kya nyengir menunjukan gigi putihnya.


"kau canti sekali baby,!"ucap arga tiba-tiba,dia gemas melihat kekasih gelap nya itu,


Mendengar itu sontak saja hanna memukul pipi lebam milik arga reflex,


"aduhh,,ana kenap kau juga menyiksa ku,,!"ucap arga meringis.


"kau memanggil kya,dengan sebutan apa tadi,!"ucap hanna melotot.


"kalian ini kenapa sih,kenapa aneh sekali dengan panggilan arga,kalian juga sering memanggilku dengan sebutan itu,!"ucap kya bingung,


"iya sayang,aku juga bingung,!"ucap arga meminta pembelaan,padahal dia tau,apa kesalahnnya,dan berpura-pura tak mengerti.


"bukan begitu sayang,apa kau ada hubungan dengan nya,!"ucap hanna lembut,sembari mengusap rambut kya.


"eh,emm,apa maksud kakak,!"ucap kya gugup.


"ana kau tak perlu ikut campur urusan anak muda,!"ucap arga,lalu langsung dapat bogem dari hanna dan ars bersamaan.


"anak muda apa nya hakh,,kau itu sudah tua bangka,berlaga menjadi anak muda,!"ucap ars mencibir.


Setelah cukup lama mereka terdiam akhirnya,arga memberanikan diri untuk bersuara.


"ars,apa kau marah aku,!"ucap arga serius.


"apa masih perlu kau pertanyakan hal itu bodoh,,jelas saja aku marah,kau sudah istri tapi kau berani-berani nya datang kemari dan mendekati adik ku,,aku tidak akan mengizinkan mu melakukan itu,tidak akan pernah,!"ucap ars penuh penekanan.


"jangan kau pikir aku tak tau hubungan kalian berdua,aku sudah mengetahui semuanya,dan ku harap kau menjauhi adik ku mulai saat ini,jika kau melanggar perintah ku,aku bisa saja menghabisimu saat ini juga,dan tak memandang mu lagi yang sepupuan dengan istriku,!"ars benar-benar serius dengan ucapannya.


"dan untuk mu kya,abang benar-benar kecewa pada mu,apa tidak ada pria lain di dunia ini,kenapa harus pria yang sudah beristri,,!"ucap ars menatap adik nya dengan tatapan kecewa,


"apa kau tau,jika arga sudah beristri,dan apa kau tau,perbuatan mu ini salah kya.


mereka diam tak ada yang berani menjawab,sebab apa yang ars,katakan tak ada yang salah sedikit pun.


"tapi abang,kya nyaman saat bersama arga,dan kya tau ini semua salah,tapi kya tak bisa membuang perasaan ini,dan kya juga paham sekali jika arga sudah menikah ,!"ucap kya pelan dan berurai air mata.


"huhh,,,aku tidak habis pikir dengan jalan pikiran kalian,hubungan kalian ini salah,!"kata hanna kesal.


"tapi kami saling mencintai,tolong beri kami waktu untuk sementara ini,jadi tolong,aku mohon sekali pada mu ars,,biarkan kami bersama untuk saat ini,!"ucap arga sembari menatap kya dalam,dan pasrah.


Cukup lama mereka semua terdiam,dan kemudian hembusan nafas dari ars,dia iba melihat kehidupan adiknya ini,tapi mau bagaimana lagi,dia pun tak bisa menghalangi datang nya rasa,


"huh,,,jika begini,aku bisa apa,dan terserah kalian mau bagaiman,aku tidak ikut campur masalah kalian lagi,!"ucap ars frustasi.


"dan untuk mu arga,jangan pernah kau menyakiti adiku,jika samapai itu terjadi,aku akan membuat perhitungan dengan mu,!"ucap ars,sambil berlalu pergi dari sana.


Melihat suaminya pergi,hanna segera menyusul,melihat itu arga dan kya jadi merasa bersalah,tapi apa boleh buat,mereka pun tak bisa menahan perasaan yang tumbuh di hati mereka,

__ADS_1


__ADS_2