Simulator Sistem : Anime Comprehensive World

Simulator Sistem : Anime Comprehensive World
Chapter 11 : Sebuah Konspirasi


__ADS_3

Keesokan paginya, yuki terbangun di dalam kamar tamu miliknya, menatap kesekeliling dengan linglung yuki mulai menguap.


" Aah~ Apakah sudah pagi? Entah kenapa aku merasa sangat malas untuk pergi kesekolah hari ini " kata yuki dengan malas.


Melihat ke arah jam dinding yang terpasang di dalam kamar tamu ini, yuki melihat jam masih menujukan pukul 05 : 55.


Tapi ketika dia mengingat bahwa masih ada Utaha di rumahnya, yuki menahan keinginannya untuk bermalas malasan sebelum bangkit dan mulai berjalan keluar kamar.


Waktu berlalu, sekitar 30 menit telah berlalu dengan yuki yang telah keluar dari dalam kamar mandi dan berjalan menuju meja makan.


Tapi tepat ketika yuki sampai di dekat meja makan, dia di kejutkan dengan banyaknya makanan hangat yang telah di siapkan di atas meja makan.


Melihat kesekeliling, yuki tidak dapat menemukan siapapun yang dapat menjadi tersangka dari munculnya makanan di atas meja ini.


Mendekati meja makan itu, yuki melihat secarik kertas dengan tulisan di atasnya, membacanya dengan seksama, yuki mengetahui bahwa Utaha lah yang telah membuat semua makanan ini sebelum pergi meninggalkan rumahnya.


Dan seolah tidak ingin ambil pusing, yuki duduk dan mulai memakan semua makanan yang ada di depannya sebelum mulai berjalan meninggalkan rumahnya menuju sekolah.


................


Waktu berlalu, dengan yuki yang kini tengah berjalan santai menuju ke tempat dimana sekolahnya berada. Walaupun sejujurnya tubuh yuki masih merasakan rasa sakit yang luar biasa di hampir seluruh setiap sudut tubuhnya akibat dari pertempuran tadi malam, yuki masih tetap menggerakan tubuhnya menuju sekolah dengan cepat.


Dengan perjalanan singkat yang sekiranya tidak akan sampai memakan waktu setengah jam, yuki sampai di depan sebuah gerbang raksasa yang sekilas terkesan mewah.


Dengan banyaknya ukiran rumit di tambah pola pola aneh yang bahkan yuki sendiri belum pernah melihatnya, membuat gerbang sekolah ini memiliki pesonanya tersendiri.


Melihat gerbang mewah itu, yuki tidak bisa tidak menghela nafas, tidak peduli berapa kali dia melihat fasilitas super mewah di sekolah ini, yuki tidak bisa tidak terkesan kagum.


Nah, walaupun di masa lalu yuki sendiri telah melihat banyak hal yang jauh lebih mewah dari ini, yuki tetap tidak bisa tidak menyimpam rasa kagum tersendiri untuk sekolah ini.


Memutuskan untuk berjalan memasuki sekolah melalui gerbang mewah ini, yuki di sambut dengan pemandangan dari banyaknya siswa yang berlalu lalang.


Berjalan dengan santai di antara kerumunan orang tanpa ada satupun yang melihatnya, yuki memasuki kelasnya dengan cepat sebelum dia mendengar beberapa pembicaraan dari beberapa teman sekelasnya.

__ADS_1


Menggesarkan kursinya lebih dekat untuk menguping, yuki mulai mendengar topik obrolan mereka.


" teman - teman! Apa kalian merasakan guncangan besar tadi malam? " tanya seorang NPC Acak 1 tanpa nama itu dengan semangat.


" Apa maksudmu gempa yang terjadi tadi malam? Tentu saja aku mersakannya, sejujurnya kandang anjing miliku sampai hancur akibat getaran yang terjadi " jawab seorang NPC Acak 2 dengan ekspresi sedih


" oh yah! Ngomong - ngomong soal gempa, apakah kalian telah mendengar tentang teori konspirasi di baliknya? " lagi lagi NPC Acak 1 yang berbicara.


" apakah maksudmu konspirasi yang mengatakan bahwa semua gempa yang terjadi akhir - akhir ini sebabkan oleh monster yang mengamuk? Tentu saja aku telah mendengarnya " NPC NO.3 berkata dengan bangga ketika dia mengetahui konspirasi di balik gempa yang mereka bicarakan.


Mendengar perkataan NPC NO.3 yuki tidak bisa berpikir dengan masam ' Konspirasi? Tidak, aku takut semua hal yang kau katakan itu benar ' pikir yuki sebelum kembali menguping.


" Ya, kalian benar, belakangan ini banyak sekali teoei teori liar yang bertebaran di internet " kata NPC No.2 dengan santai


" hei! Hei! Apanya yang teori konpirasi! Jelas jelas keberadaan monster itu nyata! dan izinkan aku memberi tahu kalian, sejujurnya aku sendiri sudah pernah melihat salah satu dari mereka " kata NPC NO.4 yang baru saja bergabung dalam percakapan.


" Cih* apa kau pikir kami anak SD yang bisa di tipu dengan mudah? Berikan buktinya sebelum kau berbicara " kata NPC No.2 dengan sisnis


" Serius! Aku tidak berbohong sama sekali! Aku melihat monster itu dengan mata kepalaku sendiri, nih biar aku ceritakan yah, waktu itu ketika aku baru saja pulang dari mini market, sirine peringat gempa tiba tiba berbunyi dengan keras dan waktu itu aku terlambat mengungsi dan akhirnya di sana aku melihatnya, sesosok gadis cantik dengan bajuh besi berwarna ungu, di sana aku juga melihat bahwa gadis cantik itu memegang sebuah pedang besar di tangannya " jelas NPC No.4 dengan panjang lebar.


" Hahahaha……Hahahaha apa kau katakan? Monster berwujud gadis cantik? Hahahah " NPC No.2 berkata dengan tertawa


" Bahahaha………Bung! Sepertinya kau terlalu banyak membaca light Novel arau mungkin kau terlalu banyak menonton anime? Bwahaha tapi serius ini sangat lucu " NPC No.1 juga ikut tertawa.


" Serius! Aku tidak berbohong! Aku benar benar melihatnya, bahkan gadis cantik itu juga bertarung dengan beberapa gadis mecha yang dapat terbang di langit " Kata NPC No.4 dengan kesal.


Untuk sesaat ketiga NPC Lainnya saling memandamg sebelum kembali tertawa demgan keras.


Melijat hal itu, wajah dari NPC No.4 memerah dan mulai berbalik sebelum kembali berbicara dengan satu orang lainnya.


" Itsuka - kun! Kau percaya dengan apa yang aku katakan kan?! "


" eh?! " menaggapi pertanyaan yang datang secara tiba - tiba dari NPC itu, shido terdiam sejenak sebelum membuang wajahnya dalam keheningan.

__ADS_1


Melihat apa yang keempat NPC yang bahkan bukan bagian dari kelasnya itu lakukan, yuki hanya bisa tersenyum masam sebelum mengalihkan fokusnya pada meja belajarnya yang sedikit kotor.


Tapi tepat ketika yuki sedang sibuk membersihkan mejanya yang tampak kotor, sebuah suara indah yang menyejukan hati terdengar di telinganya.


" Selamat pagi, kato-kun "


Mendongak untuk melihat pemilik dari suara lembut itu, yuki melihat sesosok gadis cantik dengan rambut hitam yang sedikit berkibar ketika angin berhembus melewatinya.


Memiliki kulit putih bening dan sepasang mata merah cerah yang indah, yuki mengenal gadis yang saat ini tengah berdiri di depannya.


Dengan senyum cerah, gadis itu menyapa yuki denga ramah.


Di bawah senyum indah gadis ini, semua orang (NPC) tidak bisa tidak terdiam untuk sejenak, seolah sekumpulan kelopak mawar telah berguguran menampilkan pemandangan indah sekaligus eksotis pada saat yang bersamaan.


Gadis yang dimaksud adalah senpai cantik yang telah di selamatkan yuki sebelumnya, dialah kasumigoka Utaha Senpai.


" Ah! pagi- eh! Tunggu dulu! Kenapa kau bisa ada di sini? senpai bukankah kau seharusnya ada di kelas 2A? " yuki bertanya dengan bingung.


Nah, walaupun yuki tampaknya dapat melakukan tebakan secara kasar mengenai maksud dari kedarangan utaha kekelasnya, yuki masih menanyakan hal ihu untuk sebuah formalistas.


Melihat tatapan bingung yang di arahkan padanya oleh yuki. Utaha tidak biaa tidak merasa malu dengan rona berwarna kemerahan yang muncul di pipi dan telingannya


Dan seolah sudah merasa tidak tahan dengan rasa malu yang dia rasakan, Utaha menyerahkan kotak makan siang yang di bawanya kepada yuki, sambil berkata dengan sedikit rasa malu di wajahnya.


" ini! U-untuk yang kemarin, terima kasih banyak karena telah mmebantuku, kato-kun, dan ini adalah hadiah atas rasa terima kasihku kepadamu, meskipun aku tahu hal ini tidak seberapa, tapi aku harap kau akan menyukai masakan yang aku buat, karena aku telah memasak ini dengan sungguh sunggu..." gumam utaha di akhir kalimat.


Melihat apa yang telah terjadi di depannya, yuki terdiam sejenak, mengingat sepertinya ini adalah pertama kalinya yuki mendapatkan makan siang dari seorang gadis muda dan bukan berasal dari wanita yang telah berusia lebih dari 1.000 dengan penampilan awet muda.


Dengan senyum lembut yang muncul di wajahnya yuki berkata.


Itsuka Shido :


__ADS_1


Gambat bukan miliku, aku mendapatkannya dari internet


__ADS_2