Sistem Buatan Sendiri!

Sistem Buatan Sendiri!
Arch 1 Terlahir Kembali, Bab 1


__ADS_3

Arch 1, Terlahir Kembali


Bab 1


Disebuah dimensi kekosongan, terdapat sebuah jiwa yang terperangkap karena gagal memasuki arus reinkarnasi. Jiwa tersebut ialah jiwa seorang pemuda 18 tahun yang meninggal karena alasan yang tidak diketahui.


‘dimana aku? Siapa aku?’ pikirnya karena berdasarkan ingatan terakhir bahwa ia telah meninggal. Namun iya merasa pusing saat mencoba mengingat alasannya. Lantas karena kebingungan dan panik ia mencoba bergerak dan hasilnya ia dapat bergerak, namun jika dilihat, itu seperti berenang dalam kekosongan.


\=== POV MC ===


“uh gelap sekali, apa ini, dimana saya sebenarnya”


“HALOOOO! APAKAH ADA ORANG DISINI?!”


“SESEORANG? WOIII!”


“BANGSAT LAH”


“hoo, menarik, belum pernah kulihat ada jiwa yang keluar dari arus reinkarnasi” jawab seseorang yang tampak suci setelah aku mengumpat yang cukup membuat ku merasa kaget.


“siapa kau?” mc


“aku? Bisa dibilang aku dewa, hanya sedang berlibur jika kau bertanya mengapa aku disini. Kau bisa panggil aku Zen” dewa Zen


“l-lalu apakah aku mati? Kenapa aku tak bisa mengingat apapun?” mc


“tentu saja nak, kau mati, soal tak bisa mengingat apapun, tenang saja, itu wajar” dewa Zen


“WAJAR APANYA HAH?!” mc


Uh, apakah aku baru saja ngegas pada dewa? Sial apakah aku mengacau? Tapi biarlah lagipula aku sudah mati, jadi apa lagi yang perlu di takuti. Hajar saja lah!


“hahahaha!” dewa Zen


“yah seperti yang kau pikirkan, kau mengacau, jadi kau akan masuk neraka terdalam. Selamat!” dewa Zen


Oh **!, aku mengacau!


“maaf!” ucapku sambil menunduk, tak kusangka dia membaca ingatan ku. Jika seperti ini mungkin aku hanya pasrah.

__ADS_1


“hahahaha! Hanya bercanda, dalam relalitas ini tidak ada konsep neraka ataupun surga, namun soal planet ada beberapa yang mirip, seperti abyss yang mengacu pada neraka dan haven yang mirip surga” dewa Zen


Sialan membuat panik saja, selanjutnya apa? Lalu kemana aku jika tak ada surga ataupun neraka?


“tenang nak, setelah makluk hidup meninggal, normalnya jiwanya akan masuk ke arus reinkarnasi dan akan direinkarnasikan, ada beberapa kasus jiwa yang tertabrak kemudian menyatu, atau musnah, terkadang ada yang keluar arus sehingga terhapus keberadaannya” dewa Zen


Tunggu keberadannya terhapus? Lalu bagaimana denganku? Bukankah aku akan terhapus juga? Seketika aku menatap dewa berharap dia memberikan jawaban.


“yah biasanya jika jiwa keluar dari arus reinkarnasi, akan langsung terhapus, tapi dalam kasusmu aku tak melihat ada masalah, tapi ingin taruhan? Dalam 1 bulan jika keberadaanmu tidak terhapus maka aku akan mengembalikan jiwamu ke arus reinkarnasi dan mengabulkan 1 permintaanmu?” dewa Zen


“sungguh? Tunggu bukankah ini agak sedikit melenceng untukmu yang adalah dewa?” ucapku karena ini aneh. Aneh bukan??! Seorang dewa yang harusnya penuh kasih sayang nampaknya tidak peduli dengan ciptaannya? Lalu haruskan aku bertaruh? Tapi bagaimana jika aku salah, bukankah aku akan benar benar terhapus? Sial terlalu ragu ragu, ini seperti bukan diriku? Tapi siapa aku? Mengapa aku tak mengingat apapun?


“oke, aku setuju!” mc


“deal, mari kita tunggu dalam sebulan. Tapi sebagai hadiah keberanianmu akan kuberitahu beberapa hal” dewa Zen


Kemudian dewa itu memberitahuku beberapa hal, diantaranya adalah


- Dewa tidaknya ada 1, dewa ada banyak dan dewa bukanlah pencipta namun dewa merupakan sejenis administrator atau pengelola yang memastikan berjalannya sebuah dunia dan dalam 1 dunia / planet ada beberapa dewa juga dan mereka akan berperang untuk memperebutkan umat


- Untuk kasus lupa ingatan itu wajar, karena jiwa tidak membawa ingatan, ingatan dibawa oleh otak pada tubuh jadi itu normal soal aku yang tak mengingat apapun


“Kemudian sebagai hadiah atas keberanianmu, akan aku kembalikan ingatan mu” dewa Zen


“Sungguh? Terimakasih dewa” ucapku kemudian dewa Zen membuka sebuah layar yang tidak jelas untuk apa kemudian setelah beberapa saat, muncul cahaya dan cahaya tersebut menyatu padaku dan


“Arghhhhh!! Sakitt!!” sekita aku kesakitan, setelah sekian lama akhirnya aku ingat! Aku Alexander Reynald, 18 tahun, keturunan setengah Amerika Indonesia, meninggal dalam perjalanan kembali dari jepang usai mengikuti event wibu. Sialan Liong air, sudah berapa kali kau kecelakaan hah?! Yah tapi, wow aku ingat, dari beberapa manga atau novel, meninggal = reinkarnasi dan jadi OP! seketika aku berbalik menghadap dewa Zen dan mataku berbintang!


“Apakah aku akan bereinkarnasi dan mendapat cheat lalu menjadi OP?” tanyaku dengan bersemangat! sangat sangat bersemangat, HAHAHAHA ISEKAI PAPA COMING!


“tidak semudah itu nak, tidak ada cheat, tidak ada OP” seketika jawaban itu pun menghancurkan semangatku, namun aku tidak patah semangat, mungkin ada sesuatu yang lain?


“jika kau berharap sistem atau sejenisnya, ada beberapa planet yang memiliki, namun itu seperti sistem yang mengatur kehidupan didalamnya, jika sistem seperti manga di bumi itu mustahil, karena sebagai dewa, tidak akan ada yang mengizinkan hal yang menghancurkan keseimbangan” dewa Zen


“untuk cheat, mungkin ada? Namun tidak membuat OP, itu seperti sesuatu berkah yang diberikan oleh dewa atau dewi pada pahlawan yang diutus untuk menyelamatkan dunia mereka” dewa Zen


Seperti yang kuduga, ada pahlawan juga, namun sepertinya kisah reinkarnasi tidak seperti yang ada di novel atau manga? Sepertinya yah jika dipikir masuk akal juga. Mana mungkin juga dewa memberikan sesuatu yang akan melebihi kemampuannya. Mungkin imajinasi dalam manga atau novel terlalu liar.


“lalu apa yang harus aku lakukan?” tanyaku pada dewa Zen, karena aku bingung. Lagipula 1 bulan itu juga lumayan lama menurutku.

__ADS_1


“hoo, kau bosan ya? Kau bisa bertanya apapun tentang pengatahuan, walau tidak mahatahu, namun pengalamanku banyak lho” dewa Zen


Dan kami pun mengobrol, aku bertanya tentang dimana kami, dan pemandangan apa yang kulihat didepan, itu seperti galaxy namun aku merasa itu bukan. Tak terasa 1 bulan berlalu dan aku pun tau mengenai bagaimana sebenarnya realitas ini bekerja. Seperti tampilan yang awalnya kukira galaxy ternyata itu nexus, nexus adalah kumpulan super cluster, dimana jika diurutkan dari yang terkecil adalah planet, tata surya, galaxy, cluster, super cluster dan nexus kemudian ada realitas. Dan lokasi tempat kami berada adalah void atau kekosongan. Dan setiap nexux seperti ada ada saluran yang merupakan arus reinkarnasi yang mengarah kesebuah inti yang bernama incart core, dimana pada titik inilah yang berfungsi sebagai penghubung dari semua arus inkarnasi. Sehingga setiap reinkarnasi membutuhkan waktu, jika beruntung jiwamu akan ke planet sebelah namun jika tidak akan melewati nexus ke inti hingga planet dalam nexus lain. Adapun realitas? Entahlah dewa Zen pun tidak bisa keluar dari realitas ini, tidak ada yang bisa walalupun kabarnya banyak yang mencoba, masih misteri.


Juga setiap inkarnasi akan memulai kehidupan baru alias reset sehingga cerita dimana reinkarnasi kemudian jadi OP dengan pengetahuan kehidupan sebelumnya itu mustahil kecuali kau adalah pahlawan. Dewa Zen juga mengatakan prosedur menjadi pahlawan juga tidak asal asalan. Tidak ada transmigrasi, jika dewa ingin memanggil pahlawan, maka jiwa yang berada di incart core adalah mutlak, jika memindahkan seseorang, itu seperti kejahatan bukan? Bagaimana keluarga atau teman mereka? Juga tubuh fisik sangat lemah jadi mustahil adanya transmigrasi. Wah ternyata kenyataan ini snagat kejam ya, cerita manga dan novel sungguh membuatku terbang dan kenyataan ini membuatku jatuh seperti menaiki Liong Air.


Selain itu aku berlajar konsep baru, dewa tidak mengutamakan kebaikan ataupun kejahatan, namun hanya kestabilan, selagi makhluk hidup dunia tersebut dapat bertahan hidup di masa depan dan dunia tidak hancur, penghuninya bebas melakukan apapun. Mereka hanya peduli pada jumlah umatnya, semakin banyak pemuja maka kekuatan ilahinya akan semakin kuat jika tidak memiliki pemuja, maka kekuatannya ia tidak akan abadi lagi sehingga bisa dibunuh dan digantikan. Dan aku tau apa yang kalian pikirkan, jika seperti itu maka manusia bisa menjadi dewa? Tentu jika memiliki banyak pemuja maka saat ia meninggal maka akan bangkit menjadi dewa dan memiliki keilahian. Mudah bukan? Mungkin aku akan jadi salah satunya? Hehehe mungkin bisa kupikirkan nanti. Sekarang waktunya mendapat hadiah taruhan ku, karena. Ya! Aku berhasil melewati 1 bulan sehingga menang taruhan dan hehehehe, waktunya Reynald-sama menjadi tokoh utama muehehehe.


“kau tau, aku memang akan mengabulkan 1 permintaan mu, namun banyak keterbatasannya lho, seperti tidak ada sistem, tidak ada cheat, tidak ada banyak permintaan, menjadi dewa atau hal – hal berlebihan lainnya” dewa Zen.


Sial pikirku, pikiranku dibaca lagi, namun hehehe, itu semua hanya pikiran pengalihan yang kubuat karena permintaanku adalah


“sudah kuduga, kalau begitu aku ingin jiwaku berfungsi sebagai media penyimpanan data sehingga aku dapat memiliki ingatanku” jawabku dengan nada sedih.


“hmmmm, permintaan mu aneh, kukira kau akan meminta keabadian atau kekayaan tapi dikabulkan!” kemudian dewa Zen mengeluarkan layar yang merupakan system yang dimiliki seorang dewa untuk membantu tugasnya, hal ini ku tahu karena sebelumnya sudah bertanya padanya.


“Baiklah siap siaplah, kau adalah orang yang menyenangkan untuk dewa yang sedang bosan, jadi sebagai terimakasih aku pastikan kau reinkarnasi sebagai manusia nak Reynald” dewa Zen


“terimakasih dewa Zen!” jawabku, kemudian tubuh jiwaku bersinar dan melsar ke salah satu planet dan mendarat pada zigot yang baru terbentuk.


Setelah tahu bahwa proses reinkarnasi berhasil, tentunya aku sangat bahagia, kenapa? Tentunya karena permintaan ku. Kalian pasti berpikir bahwa jiwa sebagai media penyimpan data itu permintaan yang biasa kan? Tentu tidak kawan, aku sudah tau bahwa jiwaku sangat kuat, buktinya tahan penghapusan dalam void, kemudian jika aku mati lagi dan akan reinkarnasi maka aku akan tetap menjadi aku, dengan ingatan yang sama AHAHAHAHA! Dan tentunya hal ini tidak menghancurkan keseimbangan menurut dewa Zen, tapi bagian menariknya tidak akan kuberitahu sekarang hohoho, karena itu tidak asik. Jadi sambil menunggu waktu 9 bulan dalam kandungan, aku mendengar percakapan orang tuaku namun tidak mengerti karena bahasa yang mereka gunakan itu berbeda.


*9 bulan kemudian


“ayo sayang, kamu bisa, sedikit lagi” ayah


Terlihat seorang suami yang menamni istrinya melahirkan yang dipandu oleh seorang dokter. Tak lama setelah itu terdengar suara tangisan bayi yang membahagiakan ppasangan tersebut.


“hahaha, selamat datang! Siap siaplah kalian menanti seorang pahlawan baru!” ucapku dengan semngat saat lahir sambil melambaikan tangan, namun yang terlihat oleh mereka adalah bayi yang mengoceh tidak karuan sambil melambaikan tanggannya seolah merayakan kelahirannya.


“yang mulia raja, selamat anda mendapatkan pangeran yang tampan, dia juga nampaknya sangat bersemangat seperti anda!” dokter itu mengatakannya sambil menunduk dan memberi perintah bagi suster untuk memberikan pangeran kecil pada sang ratu.


“terimakasih sayang, karena sudah melahirkan penerus bagi kerajaan kita!” raja


ayah pun kemudian mengambil ku dari pelukan ibu kemudian mengangkatku tinggi tinggi.


“dengan ini, kunyatakan pangeran pertama dengan nama Alexander Junior!” raja


“hidup pangeran!” dokter dan suster, mereka menjawab sambil menunduk.

__ADS_1


Sang ratu pun menatap pangeran kecilnya dengan senyuman manis. Sangat bahagia karena tidak mengecewakan suaminya.


__ADS_2