
Bab 3
“kak, tolong urus goblinnya” reynald
“oke” jason
Setelah mengatakannya, aku langsung menerjang 4 hobgoblin yang masih santai menunggu. Sungguh apa yang monster ini pikirkan? Menunggu kami lelah atau apa? YO jika dia langsung menyerang bukankah 2 petualang pemula itu langsung mati? Mengapa repot menunggu? Yah namanya monster mungkin IQ nya kurang.
Hobgoblin saling bertatapan, seperti memutuskan siapa yang akan pergi lebih dulu. MAN bukankah monster bodoh ini terlalu meremehkanku? Entah kenapa aku merasa kesal diremehkan dan mungkin saatnya full power?
Saat menerjang ke arah mereka, telihat 1 hobgoblin yang maju, dia menggunakan pedang besar dan tingginya sekitar 1,7 meter. Tidak ingin membuang waktu, aku mengumpulkan sihirku di pedang agar lebih tajam. Aku menyebutnya [sword aura]
Melakukan pose siap menyerang saat melompat, dan saat jarak kami kurang lebih 2 meter, aku langsung memulai tebasan ku yang terbilang sangat kuat. Yang tak kuduga adalah saat pedangku akan membelah hobgolin tersebut, tiba tiba hobgoblin yang seperti penyihir memberikan mantra pelindung [shield] pada temannya sehingga tebasanku hanya melukainya, tidak membelahnya walaupun lukanya terlihat cukup parah. Saat sebelum hobgolin tersebut akan menabrak pohon karena terpental oleh serangkan ku.
[sprint]
[over speed]
Aku menggunakan kecepatanku yang tercepat, untuk saat ini untuk tiba sebelum hobgoblin itu terbentur, dan
[sword aura]
Namun penyihir hobgoblin tersebut sudah mengantisipasinya dengan memberikan [shield] pada hobgoblin yang akan kuserang. Tapi memang ini yang aku tunggu
[boost]
Paduan serangan menggunakan sihir [boost] yang menguatkan otot dan [sword aura] yang menajamkan pedang. Bisa kalian bayangkan?
Slash! Banyak muncratan darah yang terciprat
Hobgoblin tersebut yang terkena serangkanku akhirnya terbelah dan tubuhnya terpental ke arah si penyihir hobgoblin yang memang sengaja aku arahkan kesana.
Ketiga hobgoblin itu pun berpencar seolah untuk menghindari anggota tubuh rekan mereka yang mengarah pada lokasi mereka berdiri sebelumnya.
‘kesempatan!’
[sprint]
[overspeed]
Aku berlari sekuat tenaga menuju lokasi penyihir hobgoblin tersebut sambil menyiapkan hadiah yang tidak akan dia lupakan
[sword aura]
[boost]
Slash!
Walaupun dia merapalkan [shield] pada dirinya sendiri namun, ayolah tidakah kau melihat temanmu sebelumnya? Nampaknya monster hanya bisa sampai disini
Clank! [shield] tidak sanggup menahan serangan dan hancur seketika namun tebasan pedang masih berlanjut menuju tenggorokan hoblin penyihir.
Crushh!
Kepala hobgoblin penyihir langsung terpenggal dan darah sekali lagi memuncrat padaku. Setelah melihat 2 hobgoblin yang mati, aku melompat mundur untuk menjaga jarak sambil menyiapkan pertarungan selanjutnya.
2 hobgoblin yang tersisa adalah tipe petarung jarak dekat, bisa diliat dari mereka yang membawa pedang dan gada. Mereka terlihat sangat marah karena 2 teman mereka yang terbunuh olehku.
Rawrhhh
“sialan manusia! Mati!” ucap hobgoblin pedang sambil berlari ke arahku
Akupun juga tidak berdiam, dan siap menerima serangannya.
Ting!
Slash!
2 pedang kami beradu, jujur pertarungan antar pengguna pedang membuatku senang namun kesenangan ini menghilang karena hobgoblin gada menyerangku. Agar tidak menggangu kesenangan, aku menggunakan [boost] dan menendang hobgoblin pedang agar menjauh dan
[boost]
Ora! Ora! Ora! Ora!
__ADS_1
Banyak tebasan yang kudaratkan pada hobgoblin gada agar cepat mati karena pertaruangan denganya terlalu lama tidak menarik untukku.
“kuhukk, sialan kau manusia” hobgoblin gada
Hobgoblin gada jatuh berlutuh dengan dua kaki karena lukanya yang parah akibat beberapa tebasan pedang ku namun belum mati. Saat akan melakukan finishing dengan memenggal kepalanya hobgoblin pedang sudah akan menyerangku
“tidak! Sialan!” hobgoblin pedang
Sebelum hobgoblin pedang mencapai posisiku, aku menendang hobgoblin gada kesamping dan melesat kepadanya sambil memenggal kepalanya.
“oke 3 selesai, sisa kau” reynold
“kuhhk! Beraninya kau!” hobgoblin pedang
Terlihat sekarang betapa marahnya dia, ternyata monster memiliki kasih sayang pada rekannya mungkin? Atau dia marah karena takut aku akan membunuhnya? Entahlah tapi aku merasa jika bukan manusia maka aku bisa santai membunuhnya.
Kalian pasti menganggap aku naif tapi memang ini prinsipku, karena pada kehidupan sebelumnya dibumi itu damai jadi aku memutuskan untuk menghargai kehidupan manusia.
“sekarang kita fokus, monster!”
Kami pun lanjut bertarung selama beberapa menit.
Slash! Ting! Ting! Slash!
Banyak serangan yang beradu dan mengenainya namun aku masih belum terkena serangan apapun.
“mungkin sudah saatnya” reynold
[boost]
[sword aura]
Slash!
Hobgoblin pedang terbalah dan terpental menuju pohon diblakangnya. Lagi lagi aku terkena muncratan darah sehingga penampilanku agak gore dan menyeramkan mungkin? Hahaha menurutku kehidupan petualang adalah yang terbaik!
“petualang banzaiii!” teriakku sambil melompat dan berbalik menghadap jason dan 2 petualang itu sambil tersenyum.
“hiikk” gadis petualang berteriak sambil berlindung di blakang petualang pria sambil menatapku dengan hati hati.
Jason hanya menggeleng melihatnya dan aku juga tertawa karena responnya menurutku lucu.
“kalian aman sekarang, jadi apa kalian bersedia memberi tahu kami apa yang terjadi?”
“o-oke” pria petualang
Sepertinya mereka masih agak takut denganku tapi biarlah, jadi kami memutuskan untuk ke sungai terlebih dahulu untuk membasuh diri karena dipenuhi dengan darah goblin, apalagi aku yang terkena ciprat dimana mana.
Kami pun menemukan sebuah sungai dan memutuskan untuk membersihkan diri disana. Karena kondisiku yang terparah dan berbau pengit karena darah, jadi aku memutuskan untuk duluan dan fuhh, airnya segar sekali. Kemudian dilanjutkan dengan jason, petualang pria dan kemudian petualang wanita.
Saat petualang wanita tersebut sedang mandi di sungai, aku menjadi sedikit tertarik. Mungkin hanya sedikit aja tidak apa?
Memikirkannya saja membuat ku tersipu dan jason yang melihatnya bertanya
“kenapa kau?” jason
“t-tidak, sepertinya aku ingin buang air kecil” reynald
“hooo” jason
Sial wajahnya sepertinya mengerti, bagaimana dengan martabatku sebagai pangeran? TIDAK alexander junior! Ini adalah langkah pertama untuk mengawasi rakyatmu! Jadi sudah diputuskan aku akan mengamati bagaimana gadis itu mandi agar mengatahui kebutuhan dasar seorang rakyat saat mandi! YA! Ini benar!
“e-hemm! Aku akan pergi kesana untuk membuang air kecil” reynald
“oke” jason dan petualang pria
Aku sengaja menunjuk arah sebaliknya agar menghindari kecurigaan mereka, walaupun jason sepertinya agak sadar? Biarlah urusan nanti, mari bersenang sen.. tidak!.. mari menjalankan tugas!
Menghilangkan kehadiranku serendah mungkin agar tidak disadari, di balik semak semak aku dapat melihat seorang gadis yang tidak berpakaian sedang membersihkan tubuhnya.
OH MAN, lihat tubuhnya seperti gitar spanyol! ini indah!
(sisanya kalian bayangkan sendiri)
__ADS_1
Benar! Inilah pengetahuan yang diperlukan seorang raja! Hahahaa!
Seakan ingin melihat lebih dekat, tidak sadar aku mendekat dan tergelincir
Srak! Byur!
Oh ** ini masalah!
“kyaaaa” dia reflek menutupi dada dan selangkangannya dan aku juga menutupi mataku dengan kedua tangan namun aku masih membuka jariku sedikit.
“maaf, tubuhmu indah!” jawabku karena reflek, tapi sepertinya ini pilihan yang salah karena aku melihat wajahnya yang marah lalu
Kapow! Wajahku dipukul dan aku terpental keblakang namun tidak ada dari eksrpesiku yang menunjukan rasa sakit.
Akupun berbaring ditanah sambil menikmati kenangan barusan. Tapi karena teriakan gadis itu jason dan seorang petualang pria pun menghampiri kami dan bertanya
“lily, ada apa? apakah monster menyerang?” petualang pria
“t-tidak kakak, hanya ada serangga yang membuat ku kaget” lily
‘ho ternyata namanya lily, cantik seperti orangnya’ pikirku dengan santai sambil menyembunyikan hawa kehadiranku agar tidak disadari oleh jason dan kakak lily
Tapi mengapa dia tidak jujur? Mungkin inikah cinta pandangan pertama? Hohoo menarik mari manfaatkan ini.
“baiklahlah jika tak ada masalah maka kami kembali, jaga dirimu” kakak lily
Jason dan kakak lily pun kembali ke posisi awal mereka dan setelah merasakan mereka menjauh aku muncul dari balik semak semak.
“ho gadis, kau melindungi ku ya? Apa kau suka aku lihat?” reynald
Nampaknya dia semakin memerah, mari berhenti. Aku langsung menghampirinya dan memegang pinggangnya dan tanggannya seketika kain yang diunakan untuk menutupi tubuhnya terjatuh dan pemandangan surgawi terlihat lagi.
(silahkan bayang sendiri)
“ada yang ingin disampaikan nona?” reynald
“t-terimakasih sudah menyelamatkan aku dan kakaku” ucap lily sambil memalingkan wajahnya yang memerah
“tentu, namun sepertinya kau tak ada pendapat mengenai aku yang melihat mu tanpa sesuatu?” reynald
“ehh?!” oh nampaknya ia baru sadar dalam pelukanku tanpa busana lalu ia mendorongku dan kembali menutupi tubuhnya dengan kain
“t-tolong pergi! Aku ingin memakai pakainku dulu!” jawabnya terbata bata
Oh man, gadis dunia ini memang sesuatu ya, jika di bumi mungkin aku sudah dipenjara
“tentu” aku berbalik dan menunggu di blakang pohon. Tak lama lily menghampiriku dan berkata
“u-untuk saat ini kau kubiarkan karena sudah menolong ku, kuharap k-kita impas” katanya sambil memerah dan berlaly menuju lokasi jason dan kakaknya.
Aku juga memutar dan kembali dari arah sebaliknya.
Kemudian setelah berkumpul, kami saling berkenalan dan mengobrol soal mereka berdua yang dikempung monster.
Berdasarkan percakapan kami, aku tau gadis itu bernama lily dan kakaknya jack, mereka adalah petualang kelas e yang menjalankan misi untuk mencari tanaman herbal namun dikepung goblin yang ingin menggunakan lily sebagai tunas alias untuk memperbanyak populasi goblin mereka dan seperti yang kalian tau, saya dan jason pun datang dan menyelematkan mereka berdua.
Alasan mereka menjadi petualang adalah karena ibu mereka sakit dan hutang ayah mereka yang banyak. Katanya ayahnya adalah seorang pecandu judi dan narkoba yang membuat ekonomi mereka tersendat. Yah lily banyak meminjam uang pada geng untuk membeli obat ataupun bermain sehingga hutang mereka menumpuk dan ibu mereka sakit karena tidak ada biaya untuk emngobatinya.
Menyedihkan bukan? Nampaknya ayahnya meninggal karena dihajar oleh anggota geng dan anggota geng kerap menghampiri lily dan jack untuk menagihnya. Jika ditotal dengan bunga, hutang mereka sekitar 1000 emas yang sangat tidak mungkin dibayar oleh petualang kelas e semata. Itu sangat besar kawan, itu seperti 100 miliar jika dirupiahkan.
“maaf sudah bercerita tentang masalah kami, kami tidak berharap kalian mebantu kami atau semacamnya” jack
“santai, aku dan jason pun menceritakan kisah kami juga”
Dimana kami menceritakan kami adalah saudara yang kehilangan orang tua saat akan berpindah ke sebuah kota karena dikepung monster. Jadi kami memutuskan untuk menjadi petualang. Mereka pun percaya dan mungkin karena kami kuat, mereka mengajak kami membentuk sebuah kelompok petualang.
Aku dan jason pun setuju karena bertarung bersama memang menyenangkan dan mereka (lily dan jack) sangat senang karena proposal mereka aku iyakan dengan mudah
“terimakasih!” jack dan lily sambil menunduk
Kemudian sebelum kami kembali ke kota iban, lily mengatakan kita harus membungkus mayat monster yang kami bunuh agar bisa ditukar dengan uang. Untuk goblin yang diperlukan adalah inti sihir mereka sedangkan hobgoblin adalah inti sihir dan daging mereka. Bukan untuk dimakan manusia tapi sebagai makanan beast peliharaan, daging mereka mengandung kasiat yang membuat beast peliharaan menjadi kuat, karena itu daging hob goblin jadi favorit para tamer.
Yah setelah looting, kami berangkat ke guild petualang untuk menukar hasil buruan dan mendaftar sebagai petualang.
__ADS_1