Sistem Buatan Sendiri!

Sistem Buatan Sendiri!
Arch 2 Lahirnya Bencana ke Dunia! Bab 1


__ADS_3

Arch 2 Lahirnya Bencana ke Dunia! Bab 1


Dilantai 2, monster sudah mulai beragam, setidaknya selain orc, sudah ada wolf fang.


Wolf fang adalah monster serigala yang bisa memanipulasi kuku dan giginya sebagai media penyerangan. Ini hal yang bagus, membayangkan aku bisa menjadi logan mungkin menyenangkan, tidak mungkin seperti kakaknya? Sabertooth!


Jadi saat bertemu 3 wolf fang, aku bersiap untuk melawannya. Saat 3 wolf fang melihatku, mereka langsung meraung dan bersiap menyerang. Mulai dari yang paling depan yang langsung melompat kearahku dan akan mengigit.


Menampar!


Karena kekuatan otot iblis dan king orc, tamparan sederhana saja sudah kuat dan membuat serigala itu terpental dan menabrak dinding. Linglung sejenak menandakan kerasnya guncangan yang terjadi di kepalanya.


Tidak memberi waktu, aku menerjang ke arah serigala yang terlempar dan memukuli kepalanya dengan keras hingga hancur!


Merasa waspada dengan kekuatanku, dua serigala lainnya beputar seolah akan menyerang dari 2 sisi.


Tidak ingin menunggu mereka menyerang, aku melesat ke arah salah satu serigala dan mencengkram lehernya.


Lalu kalian tau apa yang aku pikirkan?


Membuka rahang ku dengan lebar, dan menggigit leher serigala itu hingga ia menjerit


KAING! KAING!


Melihat rekannya menjerit, serigala yang tersisa gemetar.


“nah, sebagai iblis, teror adalah wajib”


jadi aku berteriak dengan keras untuk menakuti serigala yang tersisa. Merasa takut dengan tekanan yang aku berikan, serigala itu sontak berlari  dan aku mengendalikan 2 kagune (tipe rinkaku) untuk mengikat kaki serigala itu agar tidak bisa berlari.


Pesan author: seperti yang saya katakan di episode sebelumnya, tentakle milik iblis atau mc kita sekarang, Osisir akan saya sebut kaguna, karena akan aneh jika menyebutnya tentakel itu itu tidak keren, juga agar kalian mudah membayangkannya seperti milik kaneki.


Serigala itu berteriak dan berusaha menahan dirinya yang tertarik dengan panik. Aku melihat serigala mulai mengeluarkan aura hitam, tidak mengerti itu apa namun hal itu membuat mulutku berliur.


Tidak sabar, aku langsung menariknya ke arahku dan mencengkram leher dengan tanganku. Jadi di kedua tanganku ada 2 leher serigala, yang kanan sekarat dan di kiri memberontak.


Melihat mereka berdua membuatku senang?


“hehe, anjing kecil, maukah kau memberikan dagingmu pada paman?” sambil mengatakannya aku langsung menggigit leher serigala itu dan melemparkannya ketanah, membiarkan dia mati kehabisan darah hingga lemas.


Yah, sesuatu berubah dalam diriku kurasa? Saat mereka mati, aku melihat cahaya putih melayang keluar dari mayat mereka, namun serigala terakhir mengeluarkan cahaya agak gelap.

__ADS_1


Mungkin itu jiwa? Mengambil ke tiga jiwa itu, aku mengamatinya. Tak terasa mulutku penuh dengan liur memaksa untuk memakan jiwa tersebut tapi aku menahannya. Menurutku, jika makhluk hidup merasa takut, jiwanya akan menjadi hitam dan menjadi lebih nikmat untuk iblis. Sedangkan 2 serigala lainnya karena tidak merasakan apapun jiwanya hanya putih.


Lagipula mereka monster, minim emosi, jika yang aku bunuh adalah sesuatu yang memiliki kecerdasan,manusia, hobgoblin atau monster lainnya, mungkin jiwanya lebih mudah dihitamkan?


Memikirkannya kembali, menurut dewa Zen, jiwa adalah sebuah inti, dengan jiwa tubuh dengan otak dapat mulai berpikir. Seolah olah seperti otak adalah motherboard, dan jiwa adalah processor? Namun sayangnya satu tubuh hanya bisa memiliki satu jiwa. Jika lebih maka akan melahirkan kesadaran yang lain dan orang tersebut akan gila.


Tunggu? Bagaimana jika seseorang memiliki 2 otak? Bukankah tidak masalah memiliki 2 jiwa? Dan kesadaran kedua dapat digunakan untuk membantu kesadaran utama.


ITU DIA! Artificial Intelligence! Jika kesadaran kedua berhasil diciptakan dan memiliki otak sebagai sarana. Bukankah aku akan memiliki asisten, jika dikembangkan mungkinkah seperti jarvis dalam seri iron man?!


Lebih jauh, aku bisa menggunakan kesadaran kedua sebagai penyimpanan data, alat bantu dan banyak lagi, ini seperti sebuah sistem! Jika ini berhasil, mungkinkah aku bisa menciptakan sistemku sendiri?! Yo Yo Yo bukankah ini kacau?


Niatku hanya ingin abadi dalam bentuk jiwa, mengingat permintaan ku pada dewa adalah ingatanku selalu terletak dalam jiwa, namun mendapat untung besar seperti ini. Jika dewa Zen sadar mungkinkah dia akan kembali dan membunuhku?


Setidaknya mari cukup kuat untuk melawan dewa, aku tidak ingin hidupku direnggut lagi walau dia dewa sekalipun!


Tanpa membuang waktu lebih banyak, aku bertekad untuk menjadi kuat melebihi dewa, jalan didepan sudah jelas arahnya! Jadi mari makan serigala lucu ini.


Menggunakan perut vertikal ku, menelan 3 serigala membuatku menyadari sesuatu. Yaitu semakin banyak monster jenis yang sama aku telan, maka bakat bawaan mereka padaku akan diperkuat, jadi mari membunuh lebih banyak!


Melanjutkan perjalanan aku menemukan 2 wolf fang, dan menyerang mereka. Menggunakan kemampuan kuku tajam yang aku dapat, menebas mereka dengan cakar dapat membunuh mereka, jadi itu adalah perjalanan yang mudah. Setelah membunuh mereka aku memakannya.


Tiba dalam gerbang bos lantai 2, aku merasa segar, sebelum mencapai ini hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam, sudah banyak orc dan serigala yang aku makan, mengingat kuantitas yang aku makan, setidaknya mereka tidak lagi memperkuatku jadi sudah saatnya menaiki lantai yang lebih tinggi.


Menarik namun itu lebih lemah daripada king orc. Ini aneh mengingat bos lantai 1 kuat, namun bos lantai 2 lemah, tapi siapa peduli? Bantai!


Menerjang ke arah strom wolf, aku memutuskan menggunakan kagune untuk sapaan. 2 kagune melesat menusuk ke arah serigala itu dan benar saja, dengan mudah ditangkis.


Kali ini aku memutuskan untuk hanya menyerang menggunakan kagune untuk melatih agar terbiasa di masa depan.


Jadi dua kagune ku dengan cepat menyerang strom wolf tersebut.


Sebagai serangan balasan, strom wolf mencakar udara dan itu mengeluarkan tebasan angin yang sangat tajam. Tapi aku dengan mudah menangkisnya menggunakan lenganku.


Whosh!


Tebasan! Banyak tebasan angin sudah lewat, namun hanya membuat tanganku lecet. Sebagai iblis luka macam ini tidak terlalu berpengaruh dan itupun mulai sembuh walau tidak secepat milik troll. Oke jadi agenda dimasa depan aku akan memakan troll untuk meningkatkan regenerasi.


Kali ini aku memutuskan untuk menyerang kaki serigala itu agar dia melompat dan dapat dengan mudah aku selesaikan dia diudara. Benar saja setelah kagune ku menyerang kakinya, dia reflek melompat.


Menusuk!

__ADS_1


Tanpa menunggu lebih, lama aku meililitnya dengan kagune dan membawanya menuju mulut vertikal untuk ditelan. Tubuh dan jiwanya berhasil dicerna dan aku merasakan kekuatan untuk menciptakan tebasan angin dan konsitusi jiwaku lebih kuat.


Berdasarkan 3 jiwa yang sudah aku makan, aku tahu bahwa alasan iblis suka dengan jiwa adalah jiwa memperkuat konstitusi mereka dan mempekuat kemampuan mereka akan manipulasi jiwa. Menurutku jika aku memakan banyak jiwa maka mungkin aku bisa mencapai tujuan ku untuk membuat kesadaran kedua.


Setelah bos mati, pintu ke lantai 3 terbuka dan aku melewatinya. Dan juga untuk memperkuat sihir, awalnya aku mencoba memakan inti monster yang aku bunuh di lantai 2 dan hasilnya bagus, jadi semua monster yang aku kalah intinya sudah aman diperutku.


Melanjutkan perjalanan, dalam lantai 3, variasi monster bertambah menjadi orc, wolf fang dan ogre. Mungkin bosnya antara ogre general atau king? Tak masalah, lebih kuat, lebih bagus.


Perjalanan di lantai 3 sangat mulus, mengingat sekarang aku sudah kuat, mungkin setara petualang rank S dan itu masih jauh untuk menuju Beyond S. berdasarkan buku, 300 tahun yang lalu, raja iblis tingkat beyond S mampu menghadapi setidaknya 12 pahlawan, walaupun dia kalah, namun hanya 2 pahlawan yang kembali selamat. Keduanya kembali dan membentuk kerajaan pahlawan dan kekaiasaran cahaya.


Lupakan itu, mari fokus untuk saat ini. Makan ogre efeknya sama dengan orc, hanya memperkuat tubuh tapi itu sudah lumayan karena inti sihir mereka lebih baik kuat 2,5 kali daripada orc. Tidak lama, aku sampai pada ruangan bos, membukanya tanpa pikir panjang, bos kali ini adalah ogre general.


“iblis! Apa tujuanmu ke dongeon?!” ogre general


Kecewa dengan bos yang hanya tingkat general bukan king, aku langsung melesat maju dan mencengkram kepalanya dengan tangan kananku, dan 2 kagune menahan masing masing lengannya.


“master dungeon tidak akan memaafkanmu brengsek!”


“tidak peduli, entah itu kau ataupun master dungeon, kalian akan mati hari ini!” setelah mengatakannya, aku mulai mekan ogre itu, tapi aku mulai makan sedikit demi sedikit dari kaki, tangan, lalu badan dan kepala. Hal ini kulakukan untuk meastikan apakah jiwa hitam akan keluar dari tubuh general ogre ini.


ARGhH!!


“sialan kakiku!” general ogre banyak meronta.


Krauk! Krauk! Mendengar suara kunyahan kakinya sendiri, sepertinya itu memberi beban yang besar pada mentalnya,


“tidak, i-iblis! Hiiicc!” tidak hingga kedua tangannya habis kumakan, ogre itu langsung mati karena ketakukan yang ekstrim dan benar saja, jiwanya menjadi hitam. Tanpa pikir panjang, tubuh dan jiwanya aku makan. Jiwa hitam selalu memberi peningkatan lebih banyak jadi selagi bisa tentu aku ingin mendapatkannya. Melanjutkan perjalanan di lantai 4, varian monster bertambah 1 yaitu troll, seharusnya itu adalah high orc atau ogre, tapi kebetulan aku perlu troll.


Jadi setelah bertemu satu, aku menghajarnya, memutuskan lengan dan kaki untuk mengamati tingkat regenarasi mereka, sungguh menabjubkan, walau memiliki pertahanan lemah, namun bisa ditutupi dengan kemampuan regenerasi yang kuat. Jadi aku memakannya.


Seperti yang kuduga, semakin banyak troll yang aku makan, kemampuan regenerasi menjadi lebih kuat dan ini mulai melambat. Sekarang jika aku memutuskan lenganku, maka lengan baru akan tumbuh setidaknya dalam 20 detik, 4 kali lebih cepat dariapda troll biasanya.


Lalu lantai ini juga ada high orc dan ogre, jadi aku melawannya dengan mudah dan memakannya. Peningkatan fisik sekali lagi berlaku dan itu menyenangkan. Selain dari kemampuan monster yang kubunuh, peningkatan kekuatan, peningkatan jiwa, peningkatan sihir lah yang paling banyak. Jika dibandingkan dengan tubuh manusia, dengan percaya diri aku merasa lebih kuat 6 kali lipat di kuantitas sihir.


Melanjutkan ke ruangan bos, ada monster yang menarik sekali lagi, seharusnya troll general atau king, namun ini adalah mata hitam besar bulat dengan banyak tentakel. Setiap tentakelnya memiliki mata dan mata itu terus berpindah.


Menggelikan, inilah evil eye, monster tingkat S, memerlukan 2 petualang tingkat S dan 10 tingkat A untuk membunuhnya. Alasan banyak orang dibutuhkan karena kemampuannya yang merepotkan.


Selain dari luasnya pengamatannya, dia juga memiliki mata yang jika menatapmu akan menyerap sihirmu, jika sihirmu habis selanjutnya adalah daya hidup kalian yang akan habis.


Semakin banyak dia menyerap, semakin kuat jadinya. Kelemahannya tentu adalah mata tersebut namun merepotkan juga kemampuannya untuk memindahkan mata intinya agar sulit untuk dikalahkan.

__ADS_1


Oh, ini merepotkan sekarang. Kataku sambil menyeringai seperti iblis yang sebenarnya.


__ADS_2