
Pada saat ini malam yang sunyi, bukan bersinar terang menyinari seluruh kota. Pada saat itu ada seorang pria dengan wajah muram memegang sebotol racun duduk di kamarnya.
Pria ini adalah Rizal, seorang pria yang sangat menyedihkan. Hidupnya hancur karena seorang wanita yang dia cinta selama ini. Wanita yang dia percayai telah meninggalkannya karena tertarik dengan uang dan kekuasaan.
"Sepertinya ini akhirnya, jika memang kehidupan kedua itu benar-benar ada, aku berharap di lahirkan di keluarga yang kaya dan penuh dengan kasih sayang," kata Rizal dengan wajah penuh kesedihan.
Rizal dengan tangan bergetar dan wajah yang menyedihkan meminum racun. Tegukan semi tegukan hingga semua racun yang ada langsung habis.
Mata Rizal yang di penuhi keputusasaan mengigat masa-masa bahagia yang dia lakukan dulu bersama dengan pacarnya. Meskipun dia sangat membenci wanita itu, tapi tidak di pungkiri masih ada sedikit jejak kasih sayang.
Wanita ini telah bersama Rizal sejak kecil, mereka pergi ke sekolah dan bermain bersama. Ini membuat rasa cinta di antara mereka semakin besar dan tidak bisa di pisahkan. Seperti itulah pikiran Rizal.
Setelah lulus sekolah, mereka pergi ke kampus dengan jurusan yang sama. Ini membuat mereka memutuskan menjadi pasangan kekasih.
__ADS_1
"Aku tidak menyangka, aku akan memikirkannya di saat-saat terakhir. Ini sangat berat dan aku tidak bisa menanggungnya. Kenapa aku tidak bisa bahagia dalam kehidupan ini. Aku hanya ingin hidup dengan orang yang ku cinta, namun semuanya hilang hanya karena materi" kata Rizal dengan kesedihan yang mendalam.
Efek obat mulai bersaksi dan Rizal mulai kesakitan yang luar biasa. Tubuhnya kejang-kejang dan bisa keluar dari mulutnya. Rizal mulai lemas dan tenaganya mulai hilang, di detik-detik terakhirnya Leon mendengar sebuah suara asing di benaknya.
Ding....
Proses pemasangan Sistem Kekuatan Mutlak di mulai.
Ding....
Pemasangan Sistem Kekuatan Mutlak berhasil di lakukan.
Ding....
__ADS_1
Sutem mendeteksi keadaan berbahaya pada Tuan Rumah. Memulai prosedur pemulihan otomatis super.
Ding....
Proses pemulihan selesai, 1000 koin berhasil di kurangi dari saldo Tuan Rumah.
Rizal yang sebelumnya sudah hampir mati, tiba-tiba tubuhnya kembali di pulihkan dalam beberapa saat. Rizal saat ini di penuhi keheranan. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan kenapa dia bisa di hidupkan kembali. Yang Rizal tahu hanya ada suara yang muncul dan memberitahunya sebuah sistem yang tidak dia ketahui terpasang.
"Ada sebenarnya ini? Kenapa aku masih belum mati? Dan kenapa aku sekarang merasa ada kekuatan yang besar di dalam diri ku. Ini seperti bukan diriku sendiri. Lihatlah, tubuh ku penuh dengan tenaga dan ada perasaan yang ingin aku memukuli sesuatu untuk meredakannya. Aku seperti akan meledak saat ini. Hehehe," kata Rizal dengan suara penuh kebingungan namun di satu sisi juga bersemangat.
Rizal mengalami perasaan campur aduk saat ini, dia tidak bisa memproses apa yang sebenarnya terjadi. Namun, Rizal berpikir ini sesuatu yang baik
"Sepertinya Dewa memberikan aku kesempatan kedua. Aku mendapatkan tubuh yang bahkan lebih baik dan bertenaga dari sebelumnya. Aku pasti akan memanfaatkan ini untuk merubah hidup ku jadi lebih baik. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah di berikan Dewa," kata Rizal dengan wajah bersemangat mengepalkan tangannya erat.
__ADS_1