
Dan ternyata yang membuka pintu adalah pegawai yang disuruh membelikan makanan oleh manager showroom.
Tetapi setelah pegawai itu masuk ada satu wanita cantik berambut pendek memakai pakaian yang sangat rapi, wanita itu masuk menuju tempat manager showroom berada.
" Selamat Siang Bu, ini orang yang saya bicarakan tadi di telfon. " Kata manager sambil menunjuk ke arah Aji dan Putri.
" Ahh, Selamat Siang, benarkah anda yang ingin membeli 5 mobil di showroom saya? " Tanya wanita tersebut yang tidak lain adalah pemilik showroom tersebut.
" Iya saya yang ingin membeli 5 mobil tersebut " kata Aji sambil senyum.
" Kalau begitu perkenalkan nama saya Rani, pemilik showroom ini. " Ucap Rani wanita berumur 25 tahun itu.
" Owh Bu Rani, Nama saya Aji dan ini adik saya Putri, kalau begitu saya akan membayar mobil yang saya inginkan tadi dulu, sehabis itu kita bisa bicara. " Kata Aji.
Rani yang menatap Aji dengan terkejut, anak muda yang bisa membeli mobil begitu malah dan dia tanpa basa basi langsung ingin membayarnya, di hati Rani dia menyukai pria seperti Aji dan rasa menginginkannya cukup tinggi.
Setelah menyelesaikan pembayaran Aji menatap ke arah Rani yang dari tadi menatapnya, Aji berfikir kalau ada yang salah dengan mukanya.
" Maaf Bu, ada yang salah dengan muka saya? " Tanya Aji kepada Rani.
" Ti.. tidak ada, hanya saja saya belum pernah melihat anda, apa anda baru di kota ini? " Rani langsung memalingkan wajahnya dan bertanya scara acak kepada Aji.
" Iya saya baru di kota, baru 2 hari saya berada di kota ini dan belum mengenal siapa siapa. " Kata Aji menatap Rani.
" Saya mau menjadi teman pertama anda " kata Rani tersenyum.
" Boleh saja kalau anda mau " kata Aji menatap Rani.
Mereka berdua saling menatap membuat Manager yang melihat itu hanya bisa pasrah saja.
" Uhukkk, uhukkkk " Putri pura pura batuk dan menatap Aji dengan sinis.
Aji yang menyadari tatapan tersebut hanya dapat tersenyum masam.
" Yaudah ini kartu namaku, kalau ada apa apa telfon saja, jangan lupa kasih alamatmu untuk mengantarkan mobilmu nantinya " Kata Rani kepada Aji.
" Oke kalau begitu, urusanku sudah selesai aku mau pulang dulu. " Kata Aji dia menarik Putri untuk keluar dari showroom tersebut.
" Cuekin aja terus bang, gapapa kok Putri kalau di cuekin terus. " Kata Putri yang sebenarnya cemburu melihat abangnya dekat dengan wanita lain.
" Iya iya maaf, yaudah yuk pulang biar nanti kita beli makanan online aja, abang masih ada acara juga. " Kata Aji yang menarik Putri ke arah mobil Lamborghini yang baru dia beli.
Orang orang yang melihat Aji dan Putri naik mobil tersebut mereka terkejut bukan main.
__ADS_1
" Hahhh, ini mimpikan dua anak itu naik Lamborghini veneno yang harganya 100miliar lebih? " Tanya orang tersebut.
" Aku juga tidak menyangka bahwa dia benar benar membelinya, aku kira dia hanya berpura pura aja, setelah aku melihatnya aku baru percaya kalau tidak bisa melihat BUKU CUMA DARI SAMPULNYA. " Kata orang yang cukup tua.
Para orang orang yang mencaci maki Aji dan Putri hanya bisa diam saja meratapi apa yang sudah terjadi.
Saat ini Aji dan Putri sedang mengelilingi kota dengan mobil barunya, mereka berdua sangat bahagia setelah membeli beberapa mobil.
Orang orang yang melihat mobil Aji pun terkagum kagum.
" Buset, Lamborghini Veneno harganya seratus miliar lebih gaji gua seribu tahun pun gabakal bisa beli tu mobil. " Kata seorang pemuda.
" Gila kapan ya aku bisa beli mobil itu "
" Mimpi lu ketinggian, utang lu aja belum dibayar "
Banyak orang yang iri dan kagum dengan mobil Aji.
Aku dan Putri pergi menuju rumah setelah puas jalan jalan.
Sesampainya di depan Perumahan satpam yang berjaga Perumahan tersebut terkejut dan dia menghentikan mobil tersebut.
" Mohon maaf anda mau kemana? " Satpam tersebut terkejut setelah melihat pemuda yang berada di bagian stir mobil.
" Heheh iya pak maaf, kalau begitu ini ada sedikit rejeki buat bapak. " Kataku sambil memberikan uang 200ribu kepada satpam tersebut.
" Makasih ya mas " kata satpam.
Aku langsung pergi menuju rumah dan memasukan mobil ke garasi.
" Put ayo masuk bersih bersih habis itu abang pesenin makan. " Kataku sambil mengandeng tangan Putri.
Putri yang menyadari hal tersebut hanya bisa diam dan pipinya sangat merah seperti tomat.
Sesampainya di dalam rumah Putri langsung memelukku.
" Banggg makasih ya udah beliin mobil walaupun gajadi beli hp. " Ucap Putri
" Iya maafin abang ya, abang udah capek banget, kalau kamu mau besok aja ya. " Kataku sambil mengelus kepala Putri.
" Iya deh, janji ya besok beliin Putri hp ya " kata Putri sambil tersenyum.
" Iyaa, yaudah sana mandi bau tau badan kamu " kataku lalu mencium ketiak Putri.
__ADS_1
" Siapa suruh cium sampe ketiak segala hihh " kata Putri dia langsung bangun dari tempat duduknya dan berlari ke arah kamar mandi.
Sedangkan aku hanya duduk dan memainkan hpku, aku pun teringat dengan kartu nama Rina aku langsung menghubunginya.
" Halo mbak Rina " kataku.
" Halo, maaf ini siapa ya? " Tanya Rina.
" Ini aku Aji yang tadi beli mobil di tempatmu. " Jawabku.
" Astaga Aji kirain siapa, ada apa nih? " Tanya Rina.
" Enggak mbak tadi aku inget kartu nama mbak, nah aku hubungin deh dari pada tadi lupa. " Jawabku.
" Owh kirain kenapa " kata Rani.
" Ini sambil mau minta tolong, kalau besok gak sibuk mau minta temenin ke tempat beli hp, mau beliin Putri hp kasian tadi gak jadi. " Kataku kepada Rani.
" Besok ya? Bisa paling jam 10 an ya aku jemput ke rumahmu. " Kata Rani.
" Iya mbak, makasih ya kalau begitu aku mau tidur dulu capek badanku. " Kataku.
" Yaudah selamat tidur ya " katanya sambil tersenyum.
Setelah mematikan telfon aku berjalan kearah kamarku dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai mandi aku duduk di tempat tidur dan memesan makan siang untukku dan Putri.
" Puttt, kamu mau makan apa? " Tanyaku kepada Putri.
" Mie ayam atau nasi padang aja bangg. " Katanya sambil teriak dari kamar mandi.
Aku langsung memesan apa yang Putri inginkan karena aku tahu dia jarang makan makanan yang enak dari kecil, aku dan Putri sudah hidup bersama selama 5 Tahun jadi kurang lebihnya sifat dia aku sudah tau.
Sekarang saat aku memiliki sistem dan uang yang cukup tujuanku adalah membuat dia bahagia.
Setelah memesan makan siang aku tertidur.
Saat aku tertidur tiba tiba ada sebuah suara.
[HAHAHAHAHA]
Mohon maaf tidak up beberapa hari, karena saya baru sembuh dari sakit.
__ADS_1
Dan mohon maaf jika cerita ini belum sempurna, terima kasih yang sudah membaca novel ini, terima kasih juga yang sudah memberikan masukan.