Sky Gumilar Afi

Sky Gumilar Afi
Your Wife


__ADS_3

"Aku bangun dengan diriku yang masih sama seperti kemarin namun dengan status yang berbeda"


Sky gumilar Afi,Pasaman Barat 5 Juni 2021


Matahari sudah memunculkan cahaya nya, malu-malu perlahan mulai naik memancarkan warna nya yang membuat orang-orang tersadar sekarang waktunya adalah untuk bangkit dari kenyamanan sepring bed nya dan mulai melaksanakan aktivitas sehari-hari.


Sky ingin bangun namun seperti ada yang berbeda hari ini,kasurnya mendadak lebih nyaman dan hangat.


Sky seperti sedang memeluk boneka besar yang hangat,tapi anehnya bonekanya bisa bernafas dan mendengkur halus sekarang tapi apa ini yang berat di pinggangnya.


Sky rasanya seperti sedang tertimpa sesuatu yang lumayan berat,Sky jadi merinding sendiri apakah ini penculik yang sedang menyekapnya.


Perlahan dia membuka matanya takut-takut dan menemukan Rio masih tertidur lelap memeluknya.


Sky hampir saja teriak kalau tidak ingat mereka sudah menikah kemarin,dia pun akhirnya tersenyum lalu mengelus rambut Rio yang menutupi sebagian matanya


"Suami aku ganteng banget Ya Allah"


batin Sky sambil mengelus rambut rio dan memandanginya.


Tapi tiba-tiba Rio mengeratkan pelukannya dan melihat Sky sampai wajah mereka sangat dekat,sehingga Sky sampai menahan nafasnya.


"aduh Rio apa gak deg-degan sih aku aja rasanya mau copot jantungku"batin Sky


"Selamat pagi cantik aku,udah bangun ya


kok gak langsung bangunin aku,kenapa malah meratiin aku terus,aku ganteng ya atau emang kamu baru sadar kalok ku ganteng"


Sky seketika mengerjapkan matanya heran melihat suaminya yang mempunyai tingkat pede terlalu berlebihan itu.


"Apa sih Rio lepasin sesek tau engap pagi-pagi"


Sky berusaha meronta untuk keluar dari dekapan Rio namun sia-sia entah kekuatan apa yang di miliki Rio dia bahkan tidak bergerak sama sekali dan tersenyum-senyum saja melihat Sky yang sudah berusaha keras minta di lepaskan?.


"Password nya dulu dong"


"Apa si sejak kapan ada password-passwors segala"


"Sejak kita nikah kemaren dong sayang masak kamu lupa,cepet bilang password nya kalok gak sampe besok juga gak bakal aku lepasin engap-engap deh situ"


"jahat banget Rioo Please lepasin aku ya,aku kan mau mandi bau lo aku,kmau mau punya istri bau"Sky memasang Wajah puppy eyesnya untuk merayu Rio tapi Rio mlh tertawa dan semakin mengeratkan pelukannya.


"Kamu gak bisa ngerayu aku sayang gak mempan tetep harus ada passwordnya dulu"


"iya-iya deh tapi lepasin dulu gimana mau ngasih passwordnya kalau gini"


"gak mau nantik kamu kabur lagi,aku longgarin dikit aja nih cepetan"


cup cup


Sky langsung menutup wajahnya setelah selesai memberikan password hasil paksaan dari Rio ke pipi kanan dan kiri Rio.


Pasti wajahnya sudah memerah sekarang.


Rio pun tersenyum sumringah melihat istrinya masih malu-malu seperti ini,polos banget sih si Sky istrinya bahkan sudah paham sebelum Rio bilang passwordnya apa.


"Sayang kenapa hmm kok malu,ehmm ngomong-ngomong dari mana kamu tau kalok password nya cium "


"udah ah Rio kamu godain aku terus"


Sky langsung meronta dan berlari menuju kamar mandi sebelum dia semakin meleleh melihat Rio di posisi sedekat ini.


"eh eh sayang kok kabur,hahahahha"


Rio sampai sakit perut tertawa melihat Sky lari seperti di kejar setan dan membanting pintu kamar mandi saking malunya


"baru di giniin aja udah malu gimana nantik.."


batin Rio sambil senyam senyum


"Kayaknya Sky mandi biasanya mandi cewek lama banget aku pesen makanan aj deh buat sarapan berdua"


Rio menghubungi pihak hotel untuk mengirimkan makanan ke kamar mereka


"Halo bisa kirimkan sarapan untuk 2 orang ke kamar nomor 601 No daging cukup ayam saja,terima kasih"


Setelah menutup telfonnya dia pun menghidupkan televisi dan mulai larut kepada tontonannya.


Sampai tiba-tiba Sky keluar dengan wajah segar dan menggeret nya ke kamar mandi agar Rio cepat-cepat mandi karena kelurga sudah menunggu mereka untuk makan bersama.


"Tapi sayang aku udah pesen makanan buat di bawa ke kamar gimana gak bisa di batalin"


"Salah siapa mesen gak nanya aku dulu pokok nya nantik kamu yang habisin sendirian"sungut Sky karena sebal Rio yang kadang kelewat kreatif

__ADS_1


"tapi yang "


"Udah sana mandi atau aku tinggal nih"


Sky langsung menutup dan mengunci pintu kamar mandi agar Rio tidak lagi memberontak minta keluar lagi dan segera mandi.


Setelah beberapa menit akhirnya Rio diam dan mulai ritual mandinya mungkin.


Sky menunggunya dengan membaca majalah melihat-lihat apa yang menarik,namun ternyata tidak ada.


untung saja tiba-tiba Rio sudah memanggil


"Sayang aku udah siap,buka dong"


"Iya sebentar"Sky beranjak dari duduknya dan membuka kunci kamar mandi


"Eh tunggu sayang aku lupa bawak anduk"teriak Rio dari dalam


"ha apa" Sky mendadak cengo bagaimana mungkin di kamar mandi hotel tidak ada handuknya, tanpa berfikir panjang dia mempercayai apa yang Rio katakan dan membawakan handuk dan piyama yang dia pakai tadi.


"Iya sebentar yo bukak dikit aja pintunya ini aku bawak in handuk jangan buka lebar-lebar pintunya"


ucap Sky di balik pintu


"Kenapa kan kita udah suami istri"ucap rio tiba-tiba kepalanya sudah nongol saja dari balik pintu membuat Sky hampir jantungan


Sky pun bertambah gugup takut Rio meminta yang tidak-tidak


"ehmmm yo jangan gitu keluarga udah nunggu di bawah nantik kita di cariin lo",


ucap Sky sambil menyerahkan handuk yang di bawa nya ke Rio.


"Enggak lama kok kamu tenang aja sayangku"


Rio mengatakannya sambil menarik tangan Sky ke kamar mandi dan menyudutkannya di tembok sambil menatap nya


"aaaaaaaaaaa"Sky langsung berteriak dan menutup matanya,Rio hanya memakai handuk dan ber telanjang dada


"hahahha kamu lucu banget sih Sky kamu kan udha sering dari kecil liat aku kayak gini,biasanya juga gak papa kok sekarang mendadak malu-malu gini sih"


Rio terus melihat Sky dengan instens


Akhirnya Sky mau membuka matanya perlahan-lahan,Sky yang biasanya pemberontak entah mengapa menjadi penurut di bawah kungkungan Rio suaminya.


"Oh iya jadi sekarang udah boleh dong"


Sky langsung cepat memberontak menyadari arah pembicaraan Rio,dan buru-buru menjauh sambil menyilang tangan nya di dada nya


"no Rio kamu mau ngapain"


"hahaha kamu kok ketakutan gitu sih sayang"


Rio mendekati Sky dan mengelus rambut nya,dia masih kelihatan ketakutan kepadanya


"Sayang kamu gak perlu takut ya,kita ini udah temenan dari kecil aku ngerti banget kamu itu gimana,aku gak akan pernah maksa kamu kalau kamu memang belum siap,aku janji suer deh kamu percaya aku kan aku gak pernah mengingkari janji sama kamu loh dari kita kecil"


Sky langsung tertawa melihat wajah serius Rio yang terlihat mengkhawatirkan nya,dia sangat tau Rio tidak akan pernah mau menyakitinya,Dia hanya selalu usil saja


Sky menyentuh wajah Rio dan memeluknya


"Aku percaya kamu kok sayang,cuma kamu yabg paling bisa aku percaya di dunia ini aku sayang banget sama kamu,makasih ya selama ini udah selalu ada buat aku ,ngertiin aku,dengan sabar bertahun-tahun nungguin aku.Dan sebenernya ini semua hak kamu aku gak berhak melarang sebagai istri"


Rio menggeleng dan ikut memeluk Sky


"Aku akan terima kalok kamu udah bener-bener siap sekarang aku mau ganti baju dulu betah banget peluk-peluknya tadi aja malu sekarang gak mau lepas"Rio tertawa melihat Sky yang langsung cemberut,sky memang mood Rio banget Rio akan terus bahagia dan tertawa selagi Sky ada di dekatnya.


Sky langsung mendorong Rio yang super kepedean padahal gak ada sis pax nya sama sekali tuh dada,tapi kok enak ya mana anget lagi.


Aduh sepertinya Otak Sky sudah ikutan keracunan bucin Rio juga jadi fikirannya kemana-mana.


"Ya udah Rio sayang sekarang pake baju ya yang rapi kita langsung turun siap itu,nantik keburu yang lain kelaparan gara-gara nunggu kita oke"


Sky mencium sekilas pipi Rio lalu meninggalkan Rio yang masih cengo kelur dari kamar mandi,Rio yang sadar langsung jingkrak-jingkrak dan mungkin tidak akan segera berhenti kalau dia tidak hampir terpeleset.


Segera dia berdandan ala kadarnya seperti biasa,pakai minyak rambut kata sky jangan jelantah gereh (minyak bekas menggoreng ikan asin),pakai minyak wangi biar harum dana Sky mu nempel terus udah deh ganteng saatnya ngajak Sky turun.


ceklek


"Sayang o sayang kamu di mana yuk turun yuk kata nya tadi aku di suruh buru-buru"


"Iya gak usah teriak-teriak kenapa sih kamar udha kayak hutan kamu bikin,Ya udah yuk lets go"


Mereka bergandengan san menuju ke restoran hotel untuk makan bersama keluarga,baru saja mereka sampai dan Sky melihat seluruh keluarga inti mereka sudah berkumpul semua duh pasti bakalan kenak omel nih pasti.

__ADS_1


"Rio itu mereka"


Rio segera menengok ke arah yang di tunjuk Sky


"Eh iya yuk kita ke sana sayang"


Mereka melangkah mendekati keluarga di meja makan,baru saja mereka tiba belum sempat menyapa tatapan semuanya sudah tertuju kepada mereka berdua.


Ada yang menahan tawa,ada yang kesal,ada yang memasang muka lelah,ada juga yang sudah memasang muka ingin meng-interogasi mereka berdua.


"duh kenapa pada ngeliatin kita semua gitu sih yo udah kayak tersangka aja kita"Bisik Sky kepada Rio


Rio langsung tersenyum dan melambaikan tangannya


"Hai semua udah pada ngumpul ya semua maaf lama nunggu nya,kami boleh duduk?"


tiba-tiba ada sepupu Sky yang nyeletuk


"lama banget sih manten baru,kenapa telat bangun ya"


Lalu yang lain juga ikut menyahuti dan berakhir lah mereka di cerca pertanyaan masalah malam pertama,padahal mereka kan tidak melakukan apa-apa.


Lalu tiba-tiba tangan Rio ditarik oleh papanya,dan membisikinya


"Gimana yo mantep bisa cepet bikin cucu kan buat papa"


"Mantep pah,tenang aja ilmu papa sudah Rio serap dan laksanakan"


Papanya menepuk pundak Rio dan tersenyum bangga kepada anak laki-laki satu-satunya ini.


"Papa gak tau aja,baru di peluk mantunya udah malu-malu harimau"batin Rio tersenyum mengejek


"Sudah-sudah mereka berdua pasti sudah lapar juga jangan di interogasi macam-macam dulu biarkan mereka duduk dan sarapan dulu,Sky Rio duduk .Kalian kalok mau nanya-nanya nantik aja kita interogasi sama-sama"


Ucap papa Sky sambil memainkan alis nya naik turun.


"Setuju pah,mama juga penasaran sam anak-anak manten baru ini"


sahut mamanya


Dan mereka tidak ada lagi yang bersuara sampai makanan selesai di habiskan,karena kelurga yang lain sedang ada urusan mendadak dan pergi duluan sekarang yang tersisa hanyalah kedua orang tua Sky dan Rio yang tiba-tiba menyodorkan amplop ke pada mereka berdua.


"Ini apa pa ma"tanya Rio


"Kalian bukak aja"ucap papa sky


Sky dan Rio saling tatap dan Rio mulai membuka amplop yang sudah di berikan oleh orang tua mereka.


"Tiket bulan madu ke bali sayang liat deh"


Sky langsung mendekati suaminya dan melihat apakah benar yang di ucapkan Rio si tukang usil itu


"Masak sih mana liat"Sky merebut kertas dari tangan Rio seketika mama Sky yang melihat tingkah Sky langsung menegurnya


"Sky jangan gitu Rio ini udah bukan teman kamu,dia suami kamu harus lebih sopan dong"ceramah mamanya


"hehe maaf ma masih adaptasi"


"Gak papa mbak namanya juga mereka sudah berteman dari kecil jangan di bikin canggung biarkan senyaman mereka aja mbak"ucap mama Rio


"Iya biarkan anak-anak alami saja jangan terlalu di paksa"tambah papa Rio kemudian


"Iya baiklah saya cuma mau Rio dan Sky saling menghargai saja mereka harus banyak belajar bagaimana hubungan suami istri itu,mereka harus sama-sama belajar memahami pasangan masing-masing"ucap mama Sky


"Sudah-sudah sekarang gimana yo Sky tiket ini kalian bisa mulai berangkat besok dan menikmati liburan kalian anggap saja ini hadiah dari kami,dan kami punya satu hadiah lagi buat kalian"Papa Sky lalu mengeluarkan 2 buah kunci dari sakunya dan memberikn kepada Sky dan Rio


"Apa ini pa?"tanya Rio


"Itu rumah untuk kamu dan Sky,dan yang satu lagi adalah kunci mobil kalian.Sepulang dari Bali kalian sudah bisa mulai meninggali rumh itu.Bukannya kami tidak ingin kalian tinggal bersama kami,tapi kalian harus belajar mandiri.


Rio akan mulai Bekerja lagi seperti biasanya dan Sky akan belajar untuk membangun bisnis online juga.Papa ingin kalian belajar untuk membuat identitas kaliam sendiri.Sky juga bisa meneruskan hoby menulisnya dari rumah kan"


jelas papanya panjang lebar


"Makasih semuanya kami gak tau harus bagaimana lagi berterima kasih,kalian terlalu banyak membantu kami dari kecil"ucap rio terharu


Sky bahkan Sudah sampai menitik kan air mata bahagianya dan memeluk orang tua mereka


"kami berjanji akan terus berusaha untuk tidak mengecewakan kalian semua terimakasih mama papa"


"sama-sama sayang"


Beruntung nya punya keluarga yang sangat baik dan mau mendukung kemajuan mereka,mari liburan dulu baru mulai fokus bekerja.

__ADS_1


Bali im coming.


__ADS_2