Sky Gumilar Afi

Sky Gumilar Afi
love story


__ADS_3

Akhirnya setelah pergulatan panjang dengan Rio Sky di perbolehkan untuk pergi ke pantai kuta untuk melihat sunset,meskipun hanya duduk di tempat yang sudah di sediakan.


Sky bahagia sekali bisa sampai di sini setelah melewati perjalanan yang rasanya sangat lama karena Sky yang sudah sangat tidak sabaran.


Lalu bagaimana dengan Rio,Rio masih saja mengintili Sky dan sekarang dia malah makin over protective kepada Sky semenjak kejadian siang tadi,padahal Sky tidak kenapa-kenapa sama sekali dan enjoy untuk kembali berlibur..


Rio semakin memanjakan Sky dari biasanya,mulai Sky yang tidak boleh banyak berjalan apa-apa di ambil kan sampai Sky geli sendiri merasa kalau dia seperti sedang sakit parah saja.


Ternyata pantai kuta sangatlah indah lebih indah daripada di lihat di Instagram.Garis pantainya cukup panjang dan bersih banyak juga wisatawan lain baik asing maupun lokal yang masih menikmati suasana di pantai kuta sore hari.


Pasir pantainya yang putih,menjadi salah satu wisata andalan di Pulau Bali.Sky sangat penasaran karena kata tour guide mereka jika pantai Sanur bali lebih cocok untuk melihat sunrise maka berbeda dengan pantai kuta yang lebih cocok untuk melihat pemandangan matahari terbenam.


Sky mulai berdiri dan melangkah kan kakinya dengan melepas alas kakinya untuk merasakan pasir putih pantai kuta yang sangat lembut menyimpannya ke dalam memory nya untuk di kenang suatu hari nanti.


Sedangkan Rio pergi untuk membeli minuman buat mereka berdua,garis pantai padahal sangat panjang tetapi tetap saja penuh dengan wisatawan.


Udara dingin dan angin sepoy mulai menerpanya dan menerbangkan ujung jilbabnya.Sky melihat rona jingga mulai terlihat di langit kuta seperti mengintip Malu-malu untuk keluar menunjukan keindahannya.


Rio mendatangi Sky yang terlihat sangat bahagia melihat ke arah langit, burung-burung berterbangan untuk kembali ke sarang mereka dengan bergerombol dan sebagian berbahagia untuk menyambut kepulangan keluarga mereka.


Dan ketika semuanya mulai gelap cahaya terang di ujung barat sudah mulai tenggelam,Rio memeluk Sky dari samping dan memberikan nya minuman yang dia beli tadi.


Mereka berdua menikmati sunset sebagai suami istri untuk yang pertama kali nya.


Rio yang melihat langit sambil terus bersyukur karena Tuhan telah mengabulkan doa nya untuk mempersatukan nya dengan teman masa kecilnya yang sangat dia cintai.


"Rio,kamu lihat langit di sana"ucap Sky sambil menunjuk ke arah matahari


"ehemm"Rio tidak terlalu memperhatikan dan malah menciumi puncak kepala Sky.

__ADS_1


"Matahari terbenam memang sangat indah tapi sayang cuma sesaat,Rio aku mau cinta kita akan abadi selamanya, kebahagiaan kita kebersamaan kita akan selalu seperti ini.Kita akan terus merajut cerita kita sendiri bersama selamanya"ucap Sky


"Iya sayang aku bahagia sekali Tuhan mengizinkan kita untuk bisa bersama"balas Rio


Sky memutar tubuhnya menghadap Rio


"Di saksikan matahari yang akan terbenam ,aku mau kamu berjanji kalau apapun keadaannya di depan nanti kamu tidak akan pernah sedikitpun meninggalkan aku.Aku aku bersalah maka tegur aku jangan pernah pergi janji"ucap Sky sambil memberikan jari kelingking nya kepada Rio


Rio pun menautkan jari kelingking mereka sambil tersenyum lembut kepada Sky


"Aku berjanji akan selalu setia kepada istri mungilku ini meskipun dia tambah gemoy ngeselin dan cerewet,aku akan tetap sayang sampai Tuhan memisahkan kita"dan akhirnya mereka kembali berpelukan


Merasa udara semakin dingin Rio mengajak Sky untuk pergi dan mencari makanan sepertinya makan seafood enk juga.


"Sayang udah yuk kita cari makan aku laper pengen seafood,kamu mau gak"sky tersenyum semangat menanggapi Rio , bagaimana tidak Sky adalah pecinta segala makanan yang bernama seafood.


"Ayuk aku mau makan cumi saus tiram hmm enak banget"matanya sampai berbinar-binar membayangkan betapa lezat nya makanan satu itu.


............


Setelah beberapa lama berjalan mereka menemukan tempat makan yang menjual seafood dengan view langsung ke pantai kuta.


Mereka memilih untuk makan di sini dan bersyukur nya meskipun sangat ramai mereka masih mendapat kan tempat yang strategis untuk duduk.


"Sayang sebentar ya aku mah ke kamar mandi dulu"ucap Sky


"aku anter aja ya aku takut kamu tersesat nanti"ucap Rio dia sangat mencemaskan Sky yang sebenarnya kondisinya kurang fit.


Ya meskipun itu gara-gara dia juga sih.

__ADS_1


"Gak papa kok Sayang aku cuma sebentar,kamar mandinya juga cuma di situ"ucap Sky sambil menunjuk ke arah kamar mandi


"Ya udah jangan lama-lama ya nantik aku kangen"


Sky hanya mengerlingkan matanya kepada Rio agar dia tidak khawatir Kepadanya secara berlebihan.


Sky masuk ke bilik kamar wc untuk menyelesaikan hajad nya,setelah selesai Sky mencuci tangannya dan merapikan sedikit make up dan jilbab nya.


"perfect Gimana Rio gak klepek-klepek sama aku kalok kayak gini hhe"dia tersenyum melihat kaca yang memantulkan bayangannya


"Aku harus buru-buru kelur sebelum Rio nyusul ke sini dan membuat kehebohan lagi"Sky melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi dengan buru-buru sehingga dia tidak terlalu memperhatikan jalannya.


Tanpa sengaja Sky menabrak seorang laki-laki yang baru saja keluar dari kamar mandi pria


"Aduh ah maaf "Sky terjatuh dan segera membersihkan bajunya yang sedikit kotor pria itu juga membantunya untuk berdiri


"Iya tidak apa-apa"ucap pria itu


"Terima kasih" ucap Sky karena Pria itu memberikan tas nya yang terjatuh dan memberikan nya kepadanya.


Namun tanpa membalas Pria itu berlalu begitu saja meninggalkan Sky,Tapi Sky melihat dari belakang pria tersebut seperti tidak asing di matanya


"Siapa ya,kok kayak gak asing ah sudahlah biarkan saja"Sky kembali melanjutkan langkahnya untuk kembali ke meja mereka.


"Sayang kok lama banget"Sky tersenyum mendengar pertanyaan Rio


"Aku cuma pergi ke wc 15 menit dan kmu udah bilang lama sayang"ucap Sky sambil tertawa


"ya kan aku kangen Sky"rengek Rio

__ADS_1


"Udah-udah sekarang kan aku udah di sini yuk lanjut makannya nantik kemaleman pulangnya"ucap Sky yang langsung mulai melahap makanan di depannya.


mereka makan dengan khidmad tanpa mereka sadari ada yang memperhatikan mereka dari kejauhan terlihat sekali orang tersebut menyimpan kerinduan yang sangat besar kepada mereka, namun bukan waktu yang tepat untuk muncul sekarang di antara mereka berdua.


__ADS_2