Sky Gumilar Afi

Sky Gumilar Afi
pulang


__ADS_3

Tak terasa waktu mereka di Bali sudah habis,setelah menikmati liburan atau sebutlah bulan madu mereka harus mengakhirinya sekarang kembali ke rumah dan rutinitas mereka yang biasa.


Rio sudah selesai mengepak pakaian mereka bersama Sky dan sekarang sedang duduk berleha-leha sambil menikmati segelas es jeruk .


"Capek banget sayang"Ucap Rio sambil mengendus leher Sky


Sepertinya ini akan menjadi hoby barunya,memeluk dan menjahili Sky setiap hari.


"Rio gerah ah siap beres-beres"Sky berusaha melepaskan Pelukan Rio dari tubuhnya,tapi tentu saja sia-sia Rio malah makin mempererat pelukannya.


"Sayang kira-kira kalau kita udah kakek nenek apa tetep bisa kayak gini ya, mesra-mesraan sambil ngeliatin cucu main"


Fikiran Rio menerawang jauh membayangkan kebersamaan mereka hingga ajal menjemput,membesarkan anak bersama-sama dan menimang cucu bersama pasti akan indah sekali.


"Kamu mikirnya udah jauh banget si yo,anak aja kita belum punya.Tapi kalau di bayangin seru juga ya yo punya keluarga besar pasti rame kalau kumpul bareng kan" Mata Sky berbinar membayangkan tuyul-tuyul lucu yang akan berlari-lari meramaikan isi rumah,lalu ibu mereka akan marah karena mereka membuat keributan.


Sungguh khayalan masa depan yang manis.


"O iya ya kita belum punya anak ,gimana kalau kita program aja sayang aku mau anak kembar cowok cewek biar lengkap keluarga kita"


"Tapi Rio aku takut ga bisa jadi ibu yang baik buat mereka,kamu kan tau aku masih kekanak-kanakan"Ucap Sky sedih


"Kamu jangan khawatir sayang kita akan urus anak kita sama-sama,kita akan sama-sama belajar untuk menjadi orang tua yang baik"Ucap Rio sambil mempererat pelukannya dengan Sky

__ADS_1


"Makasih ya udah selalu ngertiin aku"Sky sampai berkaca-kaca melihat laki-laki yang tengah memeluknya kini, laki-laki yang selalu sabar untuk meluluhkan hatinya,menghadapi sifatnya.


"Tapi Sayang seandainya ada salah satu dari kita yang akan di jemput Tuhan aku selalu berdoa supaya aku duluan,aku gak akan sanggup untuk melihat kamu meninggalkan aku,aku gak bisa hidup tanpa kamu"


Sky seketika terkejut mendengar kata-kata yang baru saja terucap dari bibir suaminya itu,dia langsung menghadapkan wajah Rio dengannya.


"Kamu kok ngomong gitu,kamu tega ninggalin aku di dunia ini sendirian kamu gak sayang aku"Sky bahkan sudah menangis sekarang membayangkan laki-laki di depannya ini pergi meninggalkan nya untuk selamanya adalah mimpi paling buruk yang tidak pernah ingin Sky wujudkan.


Dia terlalu bergantung kepada sosok Rio Prameswara.


Rio pun ikut panik melihat Sky sekarang malah menangis kencang dalam pelukannya,ingin rasanya dia menampar bibirnya sendiri yang sudah mengucapkan kata-kata yang membuat Sky menjadi sedih.


"Sayang kok malah nangis aku cuma berandai-andai aja sayang maafin aku ya,aku emang bodoh aku nyakitin kamu"Rio menenggelamkan kepalanya merengkuh tubuh mungil yang masih sesenggukan.


Dalam hatinya tidak pernah ada sedikitpun niatan untuk meninggalkan Sky,jika dia boleh meminta sedetikpun dia tidak ingin pergi dari orang yang sejak lama dia cintai ini.


Rio hanya takut jika dia tidak ada siapa yang akan menjaga Sky,lebih dari itu siapa yang akan mencintai Sky.


Sky nya akan sendirian,Sky nya akan kesepian.


Rio berharap Tuhan akan berbaik hati memberikannya umur panjang untuk bisa selalu ada di samping Sky Gumilar Afi istri mungil yang sangat ia cintai ini selamanya.


"Kamu jahat banget sih"Bahkan matanya sudah bengkak sekarang

__ADS_1


"Sayang maafin aku"Rio sangat menyesal sudah mengucapkan kata-kata laknat itu.


"Tapi kamu janji gak akan pergi dari aku gak akan ninggalin aku sendirian,janji dulu yo janji.mana tangan kamu"


Sky langsung menarik jari Kelingking Rio untuk membuat janji kelingking


"Sekarang kamu udah janji sama aku,dan janji harus di tepati kalau kamu ingkar bukan cuma aku yang marah tapi Tuhan juga pasti kecewa sama kamu"


Rio menghela nafas,fikirannya menerawang kemana-mana memikirkan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi padanya suatu hari nanti.


Tapi demi kembalinya senyum isterinya dia harus melakukannya


Jarinya mulai menautkan kelingking mereka berdua,di saksikan langit yang mulai senja dan burung-burung yang mulai kembali ke sarangnya,Rio mengikat janjinya yang sebenarnya bahkan dirinya sendiri tidak tau apakah dia bisa menepatinya atau tidak.


Apa yang lebih menyakitkan dari dirimu yang harus membuat sebuah janji yang kau sendiri tidak tahu apa bisa menepatinya atau tidak.


namun semuanya tetap harus terucap


Rio kembali menghela nafasnya sambil menatap Sky yang masih menunggu jawabannya.


"Aku janji sayang aku akan selalu ada di hati kamu sampai kapanpun"


Sky tersenyum dan kembali memeluk Rio erat meluapkan kelegaannya atas jawaban suami tampannya itu.

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain mata Rio yang kini gantian sedang berkaca-kaca.


Apa yang akan menjadi akhirnya nanti hanya lah Tuhan yang tau.


__ADS_2