
Setelah sampai di rumah ellya bergegas membersihkan diri dan memasak untuk makan malam , ellya lebih senang memasak di bandingkan beli di luar karena menurut ellya memasak lebih menghemat uang dan uangnya bisa untuk mengirim keluarganya di desa.
"drrt drrt drrt" panggilan masuk ponsel nya tertera nama ibu, Buru2 ellya mematikan kompor dan mengangkat telepon dari sang ibu.
"Hallo assalamualaikum bu"
"waalaikumsalam apa kabar nak ?"
"alhamdullillah ellya sehat , bu bagaimana kabar ibu bapak sama adik2 ?"
"alhamdulillah kami sehat nak"
"bagaimana sekolah vivi dan vino bu ?" ellya mempunyai adik dua orang , perempuan dan laki2 adik pertama ellya bernama vivi kelas 3 SMA dan adik kedua bernama vino kelas 1 SMP , orang tua ellya seorang buruh tani di desa nya dan semenjak ellya lulus sekolah dia merantau ke jakarta untuk membantu perekonomian keluarganya.
"Lancar nak , tapi vivi harus segera bayar uang ulangan nak maafin ibu yang selalu menyusahkan kamu" ucap ibu ellya dengan nada sendu.
"iya bu , insyaallah besok aku kirim ya bu besok aku gajian langsung aku kirim untuk biaya sekolah adik2 dan bekel di desa , ibu tidak menyusahkan ellya karena ellya bekerja disini memang untuk orang tua dan adik2 ellya" jawab ellya
"terima kasih banyak ya nak , kalau gitu kamu istirahat ya jangan terlalu kecapean jaga kesehatan ya nak assalamualaikum"
"iya bu waallaikumsalam"
"mudah2an besok gaji aku agak besaran biar bisa bayar ulangan vivi" gumam ellya pelan.
Hari ini ellya libur bekerja , sehabis sholat subuh ellya lanjut untuk tidur kembali karena hari ini waktu nya dia bersantai di rumah menikmati hari liburnya.
"tok , tok , tok " suara ketukan pintu menganggetkan ellya yang sedang bermimpi.
__ADS_1
"haishhh siapa sih pagi2 begini datang kerumah orang" gerutu ellya sambil bangun untuk melihat siapa yang datang.
"astaga alvaro baru pukul 7 pagi sudah datang mengangguku" umpat ellya kesal.
Walaupun dia menggerutu tetap saja di bukakan pintu nya karena tidak tega melihat alvaro yang menunggu diluar.
"hai al" ucap ellya basa basi
"aku dari tadi ketuk pintu kamu tidak di buka2 , jam segini kamu masih tidur hemm" ucap alvaro sambil merapikan rambut ellya yang berantakan karena bangun tidur.
ellya bersemu merah jantungnya berdetak lebih cepat mendapat perlakuan manis dari lelaki tampan di depan nya.
"Aku ba baru bangun lagian hari ini aku libur" jawab ellya cepat sambil berjalan ke kamar menutupi wajahnya yang sudah merah seperti tomat.
alvaro melihat wajah ellya memerah hanya terkekeh kecil.
"tidak apa2 sudahlah jangan menggodaku ada perlu apa kamu kesini pagi2 pak bos?" ketus ellya.
Alvaro tidak menjawab dia langsung duduk di ruang tamu dan menonton tv seperti dirumahnya sendiri hari ini alvaro memang sengaja mengambil cuti dan menyerahkan pekerjaan ke asisten reo karena hari ini dia ingin menghabiskan waktu dengan ellya .
Ellya baru menyadari kalau alvaro memakai pakaian santai celana levis panjang dan kaos putih pendek dengan wajah blasteran kulit putih hidung mancung dan bermata biru laut menambah ketampanan seorang alvaro.
"Aku tau aku memang tampan" goda alvaro sambil melirik ellya yang dari tadi terpana ketampanan alvaro.
"dih pede sekali anda" ucap ellya sambil membuang muka dia malu karena sudah ketahuan memperhatikan alvaro.
"sebaiknya kamu mandi lalu bikinin aku nasi goreng seperti kemarin yaa" ucap alvaro dengan nada sedikit memerintah.
__ADS_1
ellya hanya memutar bola matanya kesal alvaro pagi2 kesini hanya ingin di buatkan nasi goreng.
"maaf ya tuan alvaro yang terhormat anda kan orang kaya setiap hari ada koki dirumah anda yang memasak kenapa tidak meminta koki aja masak nasi goreng" cibir ellya.
"karena aku suka masakan kamu , masakan kamu lebih pas di lidahku di bandingin koki dirumah" jujur alvaro.
Blusshhh pipi ellya bersemu merah mendengar jawaban alvaro , dia buru2 masuk ke kamar mandi dan menormalkan detak jantungnya. "astaga berada di dekat dia tidak baik untuk kesehatan jantungku" gumam ellya pelan .
Setelah selesai mandi dia melirik ke ruang tamu melihat alvaro yang sedang memainkan ponselnya , lalu dia buru2 pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk alvaro setelah setengah jam berkutat di dapur akhirnya nasi goreng seafood buatan ellya jadi.
"ayo sarapan sudah jadi nasi gorengnya" ajak ellya
ellya bergegas ke meja makan di ikutin alvaro di belakangnya , mereka makan dengan tenang tanpa ada yang berbicara setelah selesai makan ellya duduk di sofa dengan alvaro di sebelahnya.
"kamu ga kerja ? Kan sudah sarapan bisa langsung ke kantor" tanya ellya
"tidak aku hari ini ambil cuti , lagian tidak ada pertemuan dengan klient jadi aku bisa kerja dari rumah ada reo di kantor" jawab alvaro.
ketika sedang asik menonton tv ellya menerima pesan dari sang ibu menanyakan uang yang akan di kirim untuk vivi bayar ulangan helaan nafas terdengar dari mulut ellya , alvaro hanya memperhatikan ellya yang sedikit gelisah.
"Ada apa hemm" tanya alvaro lembut
"tidak ada apa2" jawab ellya sambil tersenyum kecil , dia tidak mau membebankan siapapun terutama alvaro karena dia tidak mau di cap perempuan matre jika alvaro memberi nya bantuan.
"aku tau kamu sedang gelisah cerita sama aku siapa tau aku bisa bantu jangan membebani diri sendiri ell" ucap alvaro tulus.
"Aku mau kirim uang ke ibu untuk adik ku bayar ulangan hari ini aku gajian tapi gaji nya belum masuk ke rekening sedangkan ibu minta segera di kirim karena adik aku mau ulangan hari ini" jawab ellya dengan nada sendu.
__ADS_1
alvaro begitu kagum dengan sosok ellya dia benar2 wanita yang mandiri di saat wanita di luar sana banyak yang menghambur2kan uang untuk berbelanja tapi ellya bekerja untuk membantu adik2 nya sekolah dan membantu biaya hidup orangtua nya di desa tidak memikirkan dirinya sendiri.