Spg Cantik Milik CEO

Spg Cantik Milik CEO
BAB 15


__ADS_3

Setelah kepergian celline tinggallah mereka berdua di gazebo.


"emm al kenapa kamu gak suka sama celline menurutku dia cantik dia sepertinya anak orang berada juga" tanya Ellya.


"itu kan menurutmu tapi menurutku dia biasa saja , aku tidak suka dengan wanita yang seperti itu" jawab alvaro.


Ellya hanya mengangguk mengerti dengan jawaban Alvaro.


kini mereka berdua nampak terdiam dengan pemikiran nya masing-masing.


"pulang yuk Al ini udah sore juga mommy mana ya apa masih di kamar" ajak Ellya sambil berdiri menengok sekitar mencari mommy.


"mommy masih di kamar" jawab Alvaro , padahal Alvaro masih ingin berlama-lama dengan Ellya.


"yasudah antar aku ke kamar mommy untuk pamit" ucap Ellya.


tanpa berbicara lagi Ellya berjalan mendahului Alvaro dan Alvaro mau tidak mau mengikuti permintaan Ellya untuk pulang.


"tok tok tok"


"Ada apa sayang ?" tanya mommy reni.


"aku pamit ingin pulang ya mom , udah sore juga" jawab Ellya sambil mencium tangan mommy Reni.


"buru-buru banget si nak , tapi janji ya nanti kesini lagi nemuin mommy mommy kesepian dirumah sendirian" ucap mommy Reni sendu sambil melirik ke arah Alvaro seakan mengkode anaknya untuk segera meresmikan hubungan nya dengan Ellya.

__ADS_1


Ellya tersenyum mendengar ucapan mommy " iya mom pasti aku nanti kesini lagi" jawab Ellya.


Mereka sudah berada di dalam mobil , tiba2 Alvaro mendekati wajah ellya. yang sedang menatap ke arah jendela sontak membuat Ellya kaget.


"eh Al kamu mau ngapain?" tanya ellya


"emm , aku cuma mau pasang sabuk pengaman ini" sambil memasangkan sabuk Ellya.


wajah ellya memerah menahan malu di tambah jarak mereka berdua sangat dekat.


"ya ampun malu banget aku , astaga berada dekat dia tidak baik untuk jantungku" gumam Ellya dalam hati.


"memang nya kamu mau aku ngapain ?" goda Alvaro sambil tersenyum miring.


Alvaro kini merasa gemas melihat Ellya yang sedang salah tingkah menurutnya Ellya wanita yang unik.


"kita mampir dulu ke restoran depan ya" ajak Alvaro .


mereka memasuki restoran Alvaro dan Ellya berjalan di sampingnya mereka duduk di pojok yang tidak terlalu ramai sebab Alvaro tidak suka dengan keramaian.


"kamu mau pesan apa?" tanya Alvaro.


"apa saja samakan saja denganmu"


setelah mereka selesai makan Alvaro pamit ingin ke toilet .

__ADS_1


"Aku ke toilet sebentar ya" ucap Alvaro


"iya" jawab Ellya.


Buru-buru Alvaro ke toilet setelah keluar dari toilet tidak sengaja di tabrak oleh seseorang.


"maaf maaf saya tidak sengaja" ucap sang wanita.


"ya tidak apa-apa" jawab Alvaro datang.


Seketika Alvaro membeku melihat wanita yang menabrak nya. "Sesil" gumam Alvaro pelan tetapi masih dapat di dengar oleh sesil , ya sosok wanita tersebut adalah sesil mantan kekasih Alvaro mereka berdua mengakhiri hubungan sebab sesil melanjutkan karirnya sebagai model di Amerika sedangkan Alvaro tidak suka dengan sesil yang menjadi model.


"Alvaro , tidak nyangka aku bisa ketemu kamu disini" ucap sesil sambil tersenyum hangat.


"ya" balas Alvaro datar.


Alvaro meninggalkan sesil begitu saja dia buru-buru menghampiri Ellya takut Ellya menunggu nya.


"Lama banget Al" tanya Ellya


"iya maaf tadi toilet nya ngantri" ucap Alvaro berbohong dia tidak mau menceritakan kejadian sebenarnya.


Di kejauhan sesil nampak sedang memperhatikan ke arah Alvaro .


"Siapa wanita yang bersama Alvaro ? pasti tidak mungkin kekasih nya karena Alvaro masih mencintaiku dari dulu sampai sekarang , tidak ada yang boleh menggantikan aku di hati kamu Al" gumam sesil dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2