
Ketukan pintu menyadarkan alvaro dari lamunan nya,
"tok tok tok" suara ketukan pintu , masuklah seorang wanita cantik persis seperti artis2 korea , alvaro hanya memutar bola matanya malas melihat siapa yang datang.
"hay al , kamu kenapa si aku hubungi lewat telepon tidak pernah di angkat di chat ga di bales aku kangen tau". ucap celline dengan nada manjanya , celline sangat menyukai alvaro dari SMA namun alvaro tidak pernah meladeni nya.
"bisa ga sih gausah ganggu aku , aku sibuk tolong kamu keluar" ketus alvaro
"aku jauh2 pulang dari amerika langsung kesini al untuk ketemu kamu hargain perasaan aku sedikit". lirih celline
"aku ga pernah nyuruh kamu untuk kesini dan aku udah berapa kali bilang ke kamu aku ga suka kamu ngejar2 aku terus" bentak alvaro
lelaki tampan itu pusing melihat celline yang tidak pernah menyerah untuk mendekati nya yang sangat terobsesi padanya.
"jahat kamu al , aku aduin mommy" pekiknya sambil keluar membanting pintu , alvaro mengangkat bahu nya acuh.
* * * *
Di cafe dekat supermarket XX ellya sedang menunggu seseorang dikursi paling belakang sambil menikmati minuman nya.
__ADS_1
"El maaf mba terlambat, macet banget tadi hufttt cape". Ucap mba sinta sambil mengatur nafasnya.
"tidak apa2 mba aku juga belum lama kok cuma baru habis minuman 2 gelas" sambil tertawa kecil.
mereka berbincang2 mengenai pekerjaan nya tiba2 sinta mengingat sesuatu.
"oia ell , mba mau info nanti perusahaan pusat akan mengadakan acara event dan acara amal semua spg sudah di seleksi namamu lolos seleksi untuk menjadi panitia kamu bisa kan?" tanya sinta.
"kalau aku event di pusat pasti ketemu bos galak itu lagi males banget aku kalo ketemu dia bawaan nya emosi terus" kata ellya dalam hati. Dia hanya menggangguk menjawab pertanyaan mba sinta.
"Acaranya di adakan minggu depan tapi besok kita ke perusahaan pusat untuk meeting membicarakan event, besok kamu bareng mba saja naik motor kalau naik bis takut telat". Ucap sinta
* * * *
Keesokan paginya ellya dan sinta sudah berada ruang meeting gedung AVA company.
"selamat pagi semua" ucap reo yang berjalan di belakang bos besar nya.
"pagi pak" jawab mereka serempak
__ADS_1
"kita mulai meetingnya" tegas alvaro
Mereka meeting hampir 5 jam dan baru selesai pas makan siang tiba selama meeting alvaro sekali melirik ellya yang sedang duduk di barisan paling depan sepertinya alvaro mulai tertarik dengan gadis cantik itu. Setelah meeting mereka mebubarkan diri masing2 ellya keluar paling akhir karena sinta sudah pulang terlebih dahulu.
Ellya berjalan keluar menuju pintu namun tiba2 tangan nya di tarik oleh seseorang masuk kembali ke dalam ruangan.
"Apa2an sih main tarik2 aja!" pekik ellya, setelah melihat siapa yg menarik tangan nya.
"saya ingin berbicara denganmu" ucap alvaro
"ada apa tuan bos yang terhormat" jawab ellya malas
"semenjak kamu datang kerumah saya mommy selalu menanyakan kamu mommy berharap saya bisa menjalin hubungan denganmu karena mommy sedang sakit jadi saya mau tidak mau menuruti keinginan beliau", Jawab alvaro tanpa basi basi.
Mata ellya membola mendengar perkataan alvaro, " kenapa harus saya yang menjadi kekasih anda masih banyak wanita yang lebih segalanya dari saya yang mau sama anda" jawab ellya.
"saya kan sudah bilang ini mau nya mommy , saya tidak tahu apa yang sudah kamu perbuat sehingga mommy saya senang dengan kamu" sinis alvaro.
"kalau saya tidak mau bagaimana?". Sahut ellya
__ADS_1
" liat saja apa yang akan saya lakukan kalau kamu tidak mau" jawab alvaro sambil senyum memyeringai membuat ellya bergidik ngeri.