
* DUARRRR*.
" Agh..".
Well Terus menerus Di serang oleh Fania.
" Ini adalah Waktu Terakhirmu," Kau... Flame.. Blaster".
* WUZHZHHH*.
" Aku akan membalaskan mu... Fernando,
Shinning Shoot".
* JRUUUSST*.
Kedua Serangan itu saling bertabrakan.
* WUZZZHHZHZHZHZH*.
" Hwa..." Ha...." Start Dimension".
Mereka berpindah Tempat, Ke sebuah Gunung Magma.
" Kau.. membawaku kemana," Entahlah.. Start Dimension, itu memindahkan Tempat atau Dimensi secara acak".
Fania Menarik busurnya.
" Light Strike Shoot...".
* SRUUTT, DUARRR*.
Serangan Fania mengenai Well dan meledak, Dan Well Menangkis Ledakan itu dengan Dimension Area nya
" Sial... Mau bagaimana lagi, Padahal.. Kekuatan ini belum waktunya kugunakan".
Well berdiri Dia mengucapkan.
" Blank 50%".
" Hwaaaaahhh".
Sound Transformasi
KREEKKK KRAKK BLUK GLUK GLUK.
" Sekarang.. Dimension Kick".
* BRAKK*.
Well teleportasi ke depan Fania dan menendangnya.
" Agh..." Fania Bertahanlah," Aku.. harus mengalahkannya".
* BRAKK*.
Well menendang Fania Sampai kembali ke dimensi mereka semula.
" Dia berubah menjadi sangat kuat," Bertahanlah Fania".
Well berjalan perlahan-lahan menuju Fania.
" Hehh.. Kau kenapa hah, kemana perginya Kesombongan mu dan kepercayaan dirimu yang tinggi itu Ha..".
* WUZZZHH*.
" Dimensional Splitter".
* SRINGG*.
Well Menyerang dengan cakarnya.
" Agh.. Tidak aku tidak akan kalah," Sepertinya kau masih belum menyerah ya".
Fania berusaha Meraih StarBownya dan bangkit.
" Heeh... kau masih mau bertarung".
Kartu muncul dari dalam tubuh Fania.
" Kartu ini.." Kau telah membangkitkan kartu yang ada pada dirimu," Membangkitkan..." Pasti para bintang yang lain tidak menjelaskannya".
Fania mengambil kartu itu dan memasukkannya.
__ADS_1
* KLEKK*.
" Star Lightning Shoot, Hya..".
* WUSHHH, DUARR*.
Fania menyerang Well.
" Oh.. kau berhasil melukai ku ya, Tapi ini belum seberapa" Aku belum menyerah.." Benar, kami masih belum menyerah".
Fania kembali menyerang dan terus menyerang.
" Agh.. lama kelamaan menyakitkan juga ya".
Well Langsung menghilang dan berteleportasi ke atas Fania
" Di mana dia,"Awas di atasmu Fania" Huh, Star Defend".
Fania menangkis Serangan Well dengan defend star nya.
" Kau Hebat juga..." Jangan memujiku aku tidak menyukainya".
Fania menarik busurnya.
" Star Sagitarius Shoot".
* DUARRR*.
Dengan jarak yang sangat dekat Serangan Fania menyerang Well.
" Agh.. Ini Sakit ya.." Ini orang tidak bisa merasakan rasa sakit sepertinya," Kalau begitu kita buat dia merasakannya Fania" Oke.. Sagita".
Well menghilang lagi.
" Waktunya.. menyerang lagi". Dia menghilang lagi," Tutup matamu Fan rasakan Getarannya dan dengarkan suaranya".
Fania menarik nafas dan menutup matanya, Fanian merasakan Getaran Well, dan mendengar suara Well yang bergerak.
" Di sana, Star Shoot".
* JRUSSST*.
Fania memanah Ke belakangnya, Dan panah itu mengenai Well.
" Agh.. Kau lama kelamaan.. mulai membuatku kesal ya, Dimension Crusher".
" Gawat.. ini benar-benar gawat" Tenanglah Sagita, Kita harus bertahan" Yah.. kau benar".
Serangan itu bergerak menyerang Fania, Dia berusaha dan Terus berusaha menghindari serangan itu.
* DUARR DUARR DUARR DUARR DUADR DUARR*.
" Huh.. Nyaris saja untunglah," Yah tadi itu sangat berbahaya".
Well pun kembali menyerang.
" Kau memang merepotkan ya, Nah... Sepertinya aku akan mengakhiri mu, Sekarang juga Black Blast Dimension".
Fania menarik busurnya.
" Tidak.. Aku tidak akan berakhir, Shinning Strike Shoot".
* WUZHHZZZ*.
Energi menyelimuti Panah Fania Dan Fania Menembakkannya, Serangan saling bertabrakan, dan mereka beradu ke kuatan.
" Tidak.. Aku tidak akan kalah.. Fernando aku tidak ingin kehilangan mu, Aku tidak bisa menepati keinginan Papa dan Mama," Ayo Fania.. jangan menyerah".
Panah Fania maju secara perlahan, Dan menyerang Well Dan Meledak.
* DUARRR*.
" Agh.. Kau menyebalkan,Black Dimension".
* DUARRRRR*.
Well membuat dirinya meledakkan Sekitarnya, Dan Tiba-tiba mereka berpindah dimensi ke dimensin yang sangat gelap, dan tak berbentuk yang isinya hanya kegelapan yang hampa.
" Di sini sangat gelap, Dan aku tidak bisa melihat apa-apa" Kau benar Fania," Selamat datang di dimensi kegelapan".
Well mengeluarkan sebuah Serangan yang sangat besar.
" Ternyata.. kegelapan itu memang.. membuatku menjadi sangat kuat, Dark Flame Blaster".
* WUZHH, DUARRR*.
" Agh.. Aku tak bisa melihat Serangannya, Dan juda tidak bisa Merasakan dan mendengarkan, Gerakan dan Suaranya".
__ADS_1
Fania terus mencari Well dan Well terus menyerang Fania Sampai Fania tidak berkutik dan terjatuh tak berdaya.
" Hahahaha, Kau sangat lemah.. Aku ingin menikmati suara mu yang kesakitan Itu Hahahahahuahahaha," Agh.. Ahhhhggg.. Uahhhh, Aku sudah tidak kuat" Andai saja semua kekuatanku tidak terbatasi, Karena tenaga ku tak cukup," Tak apa-apa Sagita...".
Well sangat menikmati jeritan Fania yang Kesakitan.
" Sayang Sekali harus ku habisi kau sekarang, ohh aku akan berbicarah kepada ayah kami, Untuk aku ingin membuat mu menikah denganku".
Fania yang mendengar Kata-kata Well menolak dengan spontan.
" Tidak.. Aku Tidak sudih untuk menikah dan menjadi istrimu, Lebih baik aku bertarung sampai mati, dari pada menjadi istrimu".
Well yang mendengar semua itu tertawa.
" Huah huah huahahhaha, Jadi itu keinginanmu sayang sekali, tapi aku tidak akan memenuhinya dan akan membawahmu ke istana dan akan menikahi mu".
Well mengeluarkan Senjatanya.
" Bow Dimension, Hyah aku mulai".
Sambil tersenyum Well menarik busurnya.
" Ayo.. Sleeping poison".
* SROOT*.
" Star Defend".
Serangan Well tiba-tiba menghilang, Muncul di belakang Fania Karena di pindahkan oleh Well.
* JROOTT*.
" Siapa.. pun Tolong.. aku".
Well tersenyum Fania terjatuh pingsan, Well menuju Fania Dimensi kembali seperti semula, Dia mengangkat dan menggendong Fania.
" Akan ku bawah kau ke istana ku".
Mari pun terbangun dan melihat Well yang sedang membawa Fania, Dia berusaha menggerakkan tubuhnya tetapi tidak bisa.
" Itukan Kak Fania.. Dia sedang di bawah oleh Monster itu, Aku harus menolongnya, Agh... Kenapa Aku tidak bisa menggerakkan Tubuhku.. Kumohon bergeraklah".
Well Tersenyum sambil berjalan tiba-tiba dia diserang oleh sesuatu.
* SRINGG SRINGG*.
" Yah.. Kau mengganggu, Defend Dimension".
Well memindahkan Serangan itu ke tempat yang tidak di ketahui.
" Jadi itu adalah Serangan mu," Lalu kenapa.. Hah.." Kalau begitu mau bermain sebentar" Ayo kau jangan banyak omong".
Well menaruh Fania dan membuat pelindung di sekitar Fania, dan Dia tiba-tiba Tersenyum
" Oh.. iya Siapa namamu," Kalau kau ingin tahu cepat lawan aku" Ehh Kok gitu.. Akan kumulai," Namaku... Scorpio.. Maju lah Kau, Star Blade".
Scorpio menghunuskan pedangnya ke arah Well dan Well pun Tersenyum.
" Aku akan mengalahkan mu demi Wanita yang kau buat dia sampai seperti itu, Dia adalah orang yang dilindungi tuan Leo, dan kau berani menyerangnya".
Scorpio memasukkan Star Cardnya ke dalam Star Bladenya.
* KLEKK*.
" Ayo Aku akan segera menyelesaikan pertempuran ini" Kau sangat menyebalkan ya mulutmu itu.. matilah kau".
Lagi-lagi Well Tersenyum.
" Kau naif yah dasar Makhluk Mars," Kau berani mengatakan hal itu, Tarik kata-katamu".
Well Tersenyum sambil Marah, Scorpio langsung berlari ke arah Well.
Bersambung...
* AUTHOR* MOHON MAAF KEMARIN TIDAK UP TETAPI TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA NOVEL INI.
Fernando: Tidak Kak Fania mau di bawah kabur oleh pangeran Mars
Riyan: Kamu baru balik Fernando.
Leon: Kapan woy giliranku muncul
Fernando: Yang sabar Kapten
Leon: Kamu sih baru tidak muncul di beberapa Chapter
Riyan: Wah.. mulai lagi nih mending pergi aja dah
__ADS_1
Reza: Kalian hentikan kalian terus ribut yang masalah tidak muncullah yang ini lah itu lah, Lah saya malahan belum bertarung sama sekali.