Starlight Human

Starlight Human
BANGKITNYA KEKUATAN SINGA PENGHANCUR


__ADS_3

* DUARR DUARR*.


" Lion Blaze Slash," Black Lightning Strike".


* DINGG*.


Mereka berdua cukup seimbang.


" Hwa.." Mengamuklah Leon," Diam kau.." Tunjukkan amarahmu," Tanpa kau perintah aku juga akan melakukannya".


Energi yang menyelimuti Leon semakin besar.


" Lion Blast Strike".


* GRWA, DUARR*.


Keadaan Markas yang sedang diserang, Reza sedang memimpin para anggota Star Strike.


" Kita adalah pejuang, Berjuang demi dunia kita.. Kita The Last Earth" Kami adalah pasukan pejuang berjuang untuk dunia kami yaitu Bumi".


Reza mengangkat senjatanya yang berupa pedang energi dua tangan yang besar.


" Kita akan mempertahankan Markas kita, Ayo kita sama-sama berjuang Salam Kilat Bintang," Salam Kilat bintang..".


Mereka keluar dari pintu keluar.


" Ayo semuanya, Fania pimpin mereka" Baik Komandan," Semuanya.. BladeStrike kalian berada di garis depan ikuti komandan, Para GunStrike ikuti aku".


Setelah itu mereka bersiap.


" Huh aku sangat gugup," Benar Mary selama ini kita tidak pernah bertarung langsung dengan komando komandan," Kak Riyan.." Ada apa.." mari kita berjuang bersama," Iya.. ngomong-ngomong si Scorpio mana".


Mereka bingung mencari Scorpio, Scorpio sedang dalam dunia bintang.


" Maaf Semuanya.. aku harus mengambil sesuatu kalian bertahanlah".


Scorpio memasuki reruntuhan bintang.


" Semoga saja di sini masih ada".


Scorpio berjalan dan terus berjalan, tiba-tiba Dia di serang oleh sesuatu.


* DUARR*.


" Huh..!! untung saja," Penyusup.. ada penyusup.." Siapa yang penyusup aku adalah sang bintang Scorpio.." Penyusup harus di musnahkan".


Scorpio langsung di serang oleh beberapa meteor.


" Sepertinya di Reruntuhan ini ada sesuatu yang aneh".


* DUARR DUARR DUARR*.


Leon sedang bertarung dengan sekuat tenaganya melawan seseorang yang memakai Jubah hitam.


" Leon gunakanlah kekuatan ku," Tidak.. aku akan berusaha menggunakan kekuatanku sendiri," terserah jangan sampai kalah" Tenanglah..".


Shina memanggil Leon.


" Kapten sepertinya aku sudah diambang hidupku," Shina bertahanlah..".


Shina kembali menutup matanya.


" Aku harus mengakhiri ini dengan cepat," Cepatlah.. aku juga ingin segera pulang.." baiklah jika itu keinginanmu akan ke selesaikan ini sekarang juga Makhluk mars".

__ADS_1


Mereka berlari kearah satu sama lain.


" Burn Lion Claws, Dark Thunder Strike".


* ****DUARRR**, DUARR***.


" Hya..." Hwa...".


Mereka saling melempar serangan.


* DINGG*.


Mereka langsung menebas satu sama lain.


" Akan ku selesaikan Lion Strike Blast".


* SRINGG*.


Leon menebas jubahnya dan membuat wajahnya terlihat.


" Kau.. membuatku kesal.. Slow Down Time".


Waktu langsung berjalan dengan sangat lambat.


" Akan ku selesaikan dengan waktu 20 detik, Dark Strom Slasher".


Leon langsung di tebas dengan sangat cepat.


* SRINGG SRINGG SRINGG SRINGG SRINGG SRINGG SRINGG SRINGG SRINGG SRINGG*.


" Tinggal 10 detik, Light Destroyer".


* WUZHZHHH*.


* SRINGG*.


Leon tertebas tubuhnya di penuhi oleh darah, Leon terjatuh di samping Shina.


" Sepertinya kau berusaha menyelamatkan Wanita ini, Bagaimana jika dia kuhabisi".


Orang itu mengeluarkan salah satu jurusnya.


" Dia akan berakhir... Akan ku tebas jiwanya, Soul-Splitting Sword".


* SRINGG*.


Shina membuka matanya mencoba mengangkat tangannya, setelah itu dia langsung seperti kesakitan.


" Agh.. agh.. agh..".


Shina pun Mati, Leon melihat itu dengan sangat marah dia tidak bisa berkata-kata.


" Leon.. Leon.. Kendalikan dirimu"


Leon berdiri kemudian menjentikkan jarinya.


* TEKK*.


Leon diselimuti oleh energi api yang bercahaya.


* WUZHZH*.


Leon kembali menjentikkan Jarinya, Muncul 10 Singa yang berapi.

__ADS_1


" Sepertinya dia mulai marah..".


Leon menggerakkan tangan nya ke arah depan, Kemudian Singa-singa itu bergerak menyerang.


* GRWAA*.


" Storm Strike".


* SRINGG SRINGG*.


Singa-singa itu menyerang dan terus membuat musuh kesusahan.


" Aku tidak bisa kalah di sini.. aku benci mengakuinya aku adalah, pangeran mahkota Anak pertama Raja Mars bijix".


Kemudian pangeran mahkota itu bergerak dengan sangat cepat langsung menyerang Leon.


" Sekarang karena aku mengungkap identitas ku.. Kau harus mati, Speed Dash".


* WUSHH*.


" Destructive Lightning Strike".


Sang pangeran menyerang Leon dari belakang, tetapi Leon berhasil menangkisnya, Kemudian Leon berkata dengan suara yang sangat kecil dan dingin.


" Matilah kau, Ku akhiri sekarang juga".


Tangan Leon mengeluarkan energi cahaya api, Kemudian memukulkannya ke wajah pangeran mahkota Mars.


" Burn light Punch".


* BUKKK*.


Setelah itu sang pangeran mahkota terluka parah.


" Oni Sama.. Kau," Shiruza kita mundur dulu" Tapi" Ayo Cepat" Jangan kabur kalian," Cepat Shiruza.." Baik".


Mereka berdua pun menghilang.


" Mereka melarikan diri.. Sial... Shina".


Leon berlari menuju Shina.


" Shina.. Shina..".


Leon mengecek denyut nadi Shina.


" Dia tidak bernafas, Denyut nadinya tidak terasa.. Apa jangan jangan jurus si Pangeran tadi itu memang membuatnya seperti ini".


Scorpio sedang mencoba menghindari jebakan di reruntuhan Star World.


" Agh.. huh..!! Hampir saja".


* DUARR*.


Seseorang menyerang Scorpio.


" Siapa kau..?" Kau ingin tahu.. penghianat," kau.. Hewan shio ular" Scorpio sang.. penghianat," Aku bukan lagi penghianat".


Bersambung...


* AUTHOR* TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA NOVEL INI JANGAN LUPA LIKE KALO KALIAN SUKA.


Selanjutnya: Shio Ular

__ADS_1


__ADS_2