Starlight Human

Starlight Human
AMARAH SANG SINGA


__ADS_3

Leon di tusuk menggunakan EnergiBlade.


" Hehe Kau terkena perangkap kami," Kau.. Kau bukan Shina.. dimana dia" Benar.. aku bukanlah Shina.. namaku Shiruza Lyner Mars.. putri raja mars bijix yang ke 12," Di mana kau menyembunyikan Shina" Kau tidak menyadarinya ya.. saat kau sedang bersusah payah melewati Laser pengaman... kami menculiknya".


Semua perajurit Mars berkumpul mengepung Leon yang tertusuk.


" Kalian siksa dia," Baik Putri Shiruza".


Mereka menginjak-injak Leon, Shiruza duduk sambil tertawa bahagia dengan kaki kananya di angkat ke kaki kiri.


" Hahahuahahahahh, Gimana rasanya di injak-injak," Cihh.. Sialan, Kau" Kenapa.. kau tidak suka".


Shiruza menjentikkan jarinya, lalu para pasukan mars memukul Leon dengan besi.


" Aku sudah tidak bisa menahannya..".


* SRINGG*.


Shina membuka matanya, dia di dalam sebuah ruangan Tangan dan kakinya di ikat dengan tali Energi.


" Agh.. Aku ada di mana..??, Kapten.. Kapten Leon, Egh.. Egh.. Aku tidak bisa melepas tali energi ini".


Shina berusaha membuka tali energi itu.


" Egh.. Tidak bisa, Ahh..".


Tangan Shina Tersetrum, Sampai ikatan itu terbuka.


" Agh.. Akhirnya terbuka, aku harus keluar dari sini".


Shina berjalan sambil sempoyongan.


" Agh.. ini karena daya setrum tadi, Kepalaku sekarang pusing".


Shina berjalan sambil berpegangan kepada dinding.


" Aku.. Harus mencari Kapten".


Leon terus di injak-injak, dan di pukul.


" Cih.." Semuanya Tusuk dia".


Leon di tusuk oleh prajurit makhluk mars.


" Agh.. Agh...".


Shina berjalan tiba-tiba mendengar suara.


" Suara.. apa itu, Kapten... Leon..".


Shina melihat Leon di tusuk-tusuk oleh Prajurit Mars.


" Aku harus berjuang.. dia.. Kapten Leon aku.. harus membantunya".


Shina berlari menuju Leon.


" Hyaa..".


Shina bertarung menggunakan Kakinya melawan Makhluk Mars.


* DUKK DUAK DUKK*.


" Agh.. Kepalaku sakit".


Kepala Shina kembali Sakit, Dia langsung di jatuhkan makhluk Mars


" Agh.." Kalian Siksa dia.. Sekarang juga" Baik Putri".


* JROTT JROTT JROTT*.


" Agh... Agh.. Sa-sakit".


Shina terus di tusuk, Leon melihat Shina dari sebelahnya, Mata Shina mengeluarkan Air mata.


" Shina.." Tidak Apa-apa Kapten, Agh.. Agh.." Brengsek lepaskan dia".


Shina tiba-tiba menutup matanya, Leon semakin Marah.


" Egh.." Yah dia sudah mati," Kau.. Brengsek" Kenapa hah.." Akan ku beri kau hukuman".


* WUZHZHH*.


Leon berdiri, tiba-tiba Muncul api yang menjadi sebuah Katana yang menancap di lantai.

__ADS_1


" Nah.. kau..".


* SRINGG*.


" Burn.. Crush..".


* SRINGG SRINGG*.


Semua prajurit Mars menjadi abu.


" Sekarang giliranmu," K-Kau.." Burn Sun Slash".


* SRINGG, DINGG*.


Serangan Leon di tahan oleh Nothis.


" Kau lagi.." Aku akan membalaskan dendamku," Akan ku hancurkan kau".


Leon melempar serangan Nothis.


" Burning Cunther, Hyaa...".


* ****SRINGG** SRINGG SRINGG***.


" Hah.. Black Crusher".


Nothis berusaha menangkis serangan Leon.


* DINGG DINGG*.


Tetapi ada satu serangan Leon yang berhasil lolos dan mengenai Nothis.


" Nothis kau tidak apa-apa," Tenang saja Shiruza.. Aku akan mengalahkannya".


Leon memegang Katana itu dengan kedua tangannya.


" Huh.. Slashing Burst".


Leon melompat dengan sangat cepat dia sampai di depan Nothis.


" Hm.. Black Slash".


Leon langsung bergerak kesamping Nothis dengan sangat cepat, Lalu menebasnya.


* SRINGG*.


Shiruza menggunakan Energi Blade yang telah dia curi dari Shina.


" Aku akan menghabisimu," Cihh Lion Slash".


* SRINGG*.


Leon menebas Shiruza.


" Agh.. Ka-kau, Tiger Crystal".


Shiruza mengeluarkan seekor Monster bercahaya merah di bagian kristal tubuhnya.


* GRWAA*.


" Leon keluarkan aku" Baiklah kau urus dia Singa Sialan," Baiklah..".


Leon mengeluarkan singa api dari tubuhnya.


* GRWAAA*.


" Burning Claws..".


* SRINGG*.


" Grwa, Grhh" Grwaaa".


* SRINGG*.


Singa dan harimau itu pun bertarung dengan seimbang.


* ****SRINGG*****.


" Grwaa," Grwaa".


Lion berlari dan Shiruza juga berlari, Mereka saling melempar jurus masing-masing.


" Meteor Boll," Crystal dynamit"

__ADS_1


* DUARR DUARR DUARR DUARR DUARR DUARR*.


Tiba-tiba mereka langsung menuju satu sama lain.


" Burning Slash," Blade sonic Crush".


* DINGGG, DUAR DUAR DUAR DUAR***.


Mereka beradu pedang dan sekitar mereka menjadi meledak-ledak.


" Star Light Slash,"star-splitting slash".


* DINGGG, WUZHZHZHZH, DUARRRRR*.


Balai Kota itu langsung meledak dengan sangat dahsyat.


" Lion Energi Crush" Tiger Crystal Slash"


Kedua hewan mereka merasuki Senjata masing-masing, dan melepaskannya sebagai jurus pengakhiran.


* WUZHHHH, DUARRRRR***.


Shiruza kalah dan Energi Bladenya meledak karena tidak kuat menahan kekuatannya sendiri.


" Agh.. Pedang Sialan," Sekarang Senjata kami sudah aman, kalian tidak akan bisa menduplikasi nya".


Shiruza tertawa dengan sangat keras.


" Kau pikir kami tidak bisa menduplikasinya Hahahah... Kau salah, kemampuanku adalah menduplikasi sesuatu menjadi versi yang darknya," Hah..? Apa maksudmu" Kau bodoh ya, Aku sudah menduplikasinua dari tadi..".


Shiruza berdiri dan membuka jarinya.


" Dark EnergiBlade, Tidak mungkin".


* ****WUZHZHZH*****.


Muncul energi blade berwarna hitam serta kartu-kartu hitam yang mengelilinginya.


* KLEKK*.


" Dark Spliting Burst" Cih.." Mengamuklah Leon," Lion Energy Burst".


Leon di kelilingi energi api yang berbentuk singa.


* WUZHZHH*.


Katana Leon memanjang menjadi bercahaya Api.


" Ayo Leon.." Aku.. Aku.. akan menghabisimu,


Leo death Star," Kita lihat saja siapa yang akan mati, Dark Star Energi Slash".


* SRINGG, SRINGG, DUARRRRRR***.


Ledakan itu membuat Separuh kota menjadi hangus, Shiruza kalah telak.


" Meski kegelapan menyelimuti, cahya akan tetap bersinar walaupun hanya sekecil biji tumbuhan".


Leon berjalan mendekati Shiruza.


" Sekarang Pengakhiran, Burning Crush".


* SRINGG*.


Tiba-tiba serangan Leon Ditangkis oleh seseorang memakai jubah Hitam.


" Siapa Kau," Siapa aku tidak penting.. Sekarang matilah".


Orang yang memakai jubah hitam yang tidak memperlihatkan Wajah nya.


" Kemampuan.. Dan Kekuatan terus aku akan melindungi adik-adikku," Kakak kenapa kau kemari," Untuk menyelamatkan adik bodoh sepertimu".


Leon mendekat berjalan sambil menundukkan wajahnya.


" Kau.. atau.. dia.. akan kuhabisi," Kau adalah orang yang menahan Shipas kan, pasukan kami sedang menyerbu ke markasmu".


Leon tetap berjalan dan berjalan.


" Kau bercanda ya.. aku percaya mereka pasti bisa menghabisi pasukan mu, aku yakin inilah waktunya dia datang," Sekarang kita akan bertarung".


Mereka saling berhadapan satu sama lain kemudia berlari ke arah masing masing.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2