
didalam kamar mama menangis menyesali perbuatannya, gara - gara dia gadis yang paling dia sayang hampir saja nyawanya melayang.
papa menyadari tentang penyesalan sang mama juga menyusul sang mama ke kamar.
ka, papa pamit dulu kekamar ya ka, papa rasa mama kecewa dengan perbuatan Arya makanya mama lari ke kamar alasan sang papa Agar Arka tidak mengetahui kalau yang terjadi saat ini adalah ulah sang mama.
iya pap, tenangin mama karena Arka yakin mama sedih banget saat ini apalagi mendengar putri kesayangannya hampir saja bertindak bodoh ucap sang Arka. Arka sangat mengetahui bagaimana sang mama sangat sayang sama Meta semenjak Meta jadi Malaika penolongnya apalagi sang mama tidak memiliki putri begitu juga dengan Arka yg telah menganggap Meta sebagai adik kandungnya.
...****************...
__ADS_1
disebuah perusahaan yang ruangannya bak hotel bintang lima disana ada seorang yang duduk termenung dengan tatapan kosong, entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini. dia adalah Arya Dwi Wibowo pria dingin berhati kejam bagaimana gak kejam setelah kejadian di hotel tersebut pria itu mencaci maki Meta dengan kata - kata yang begitu kasar dan mengancam Meta jika dia gak menghilang malam ini maka Arya akan menghancurkan karir nya dan juga akan membuat kedua adik tercinta tinggal namanya saja. hal itu dilakukan nya ketika sang mama meninggal mereka berdua saja, awalnya Arya emang lari keluar untuk memikirkan cara untuk menghindari pernikahannya, seketika dia melihat sosok mamanya yang pergi dia pun segera kembali kekamar tersebut.
Hey wanita murahan bangun kamu dan segera melempar baju Meta ketubuhnya, kamu pikir dengan menjebak ku dengan tubuh murahan itu aku akan bertanggung jawab? jangan mimpi bentak Arya dengan sorotaan mata yang begitu tajam. sambil mencengkram dagu Meta dengan kasar.
kamu ingat ya wanita murahan, aku tau kamu sebelum nya udah pernah menyerahkan mahkota yg kamu banggakan dulu ke preman - preman bayaran ku kan sambil tersenyum sinis. lalu sekarang kamu menjebak aku dengan tubuh kotorku itu, hahaha luar biasa tawa Arya.
tanpa menjawab setiap cecaran dari Arya, Meta berlari keluar dengan beruraian air mata.
disebuah ruangan tersebut Arya melampiaskan emosinya dengan menghancurkan barang - barang yang ada di mejanya, untuk saja laptop nya juga gak ada disitu kalaw ada pasti dia akan frustasi saat sadar kalau dia menghancurkan data - data penting perusahaan nya.
__ADS_1
brak....... wanita sialan umpatnya. kenapa semenjak ketemu dia aku selalu sial dan sial.
aku harap dia akan segera menghilang dimuka bumi ini agar hidupku tenang umpatnya lagi dan lagi.
tanpa dia sadari sejak tadi ada seorang yang berdiri di belakang nya menahan emosi untuk segera memukul dan menghabisi nyawanya dengan mengempal kedua tangan, bagaimana tidak kesabarannya sungguh sudah habis, dia mungkin bisa menerima kenyataan bahwa sang adik tercinta mengalami trauma bertahun-tahun tapi tidak dengan yang ini, walaupun sudah banyak kebaikan yang Arya berikan tapi tidak dengan nyawa sang adik yang hampir saja melayang ditangan sang sahabat. sebelum tonjokan nya melayang ke Arya tiba-tiba ada seorang dengan brutal membuka pintun dan berteriak.
brengsek lu ya.... bugh bugh.
mohon kritik dan sarannya agar dedek lebih semangat lagi menulis cerita nya ya author🙏
__ADS_1