
karna terburu - buru dia lebih memilih pergi kekantor. kurang lebih 2 jam berada di ruang rapat akhirnya dia pun menuju singgasana dan lalu mengeluarkan benda pipih untuk menghubungi seorang yang tak lain adalah anak buahnya, karena dia ingat sebelum dia berangkat ke kantor dia menanyakan keberadaan sang istri kepada bg Udin sang satpam nya dan bg Udin bilang bahwa sang nyonya tak pulang kerumah dari berangkat kemaren siang. hal tersebut masih menjadi tanda tanya olehnya ternyata sang wanita tak pulang semalaman apa yg dia lakukan dengan sang penghianat itu pikirannya.
saya mau, kalian cek kerumah sakit tempat Arga di rawat dan seret wanita itu kehadapan saya sekarang juga bentak Arya di balik telpon kepada anak buahnya.
maksud tuan nyonya pertanyaan konyol dari sang anak buah.
siapa lagi yang saya maksud kalau bukan dia bentak Arya.
baik tuan ucap sang anak buah.
akan ku buat dirimu menyesal karena sudah membantahku wanita murahan ucap Arya dengan senyuman sinis lalu segera meraih ponselnya dan meninggalkan singgasana untuk kembali kerumah.
Vina, kamu urus semua urusan kantor karena saya ada urusan ucap Arya.
__ADS_1
baik tuan ucap sang sekretaris.
Arya pun melanjukan mobilnya dengan kecepatan tinggi Agar segera sampai dirumah sebelum wanita itu sampai.
sedangkan dilorong rumah sakit terlihat perdebatan antara beberapa orang pria dewasa dengan gadis cantik.
permisi nyonya ucap salah satu sang pria.
ia ada apa tuan menghalangi jalan saya ya ucap Meta yang tujuan keluar hanya untuk mencari makan.
maaf tuan saya tidak bisa ikut dengan anda ucap Meta beranjak pergi.
jika nyonya tidak bisa ikut kami secara baik-baik, maka jangan salahkan kami jika bertindak kasar dan ingat satu lagi nyonya kalau anda tidak dapat mintak tolong kepada siapapun disini karena rumah sakit ini milik tuan Arya ucap sang pria itu.
__ADS_1
seberapa kayanya laki-laki itu jika rumah sakit sebesar ini juga miliknya batin Meta.
setelah perdebatan panjang akhirnya sang orang suruhan Arya membawa Meta ketempat yang di mintak Arya.
dalam perjalanan pulang tadi tiba-tiba Arya membatalkan niatnya untuk menuju rumah dan mengubah lokasi tempat tujuannya sedangkan Meta yang berpikir sesuatu akan terjadi padanya segera mengirim pesan kepada nomor misterius tersebut mintak bantuan jika sesuatu terjadi padanya dan memberi alamat rumahnya karena Meta yang dari tadi memegang ponsel tiba -tiba ponselnya di rebut paksa dari anak buah Arya. entah rencana apa yang ada di otak Arya sehingga anak buahnya juga di perintahkan menahan ponsel Meta karena Arya tak mau rencananya gagal gara - gara ponsel tersebut.
hey, tuan kembalikan ponsel saya dan anda tak berhak mengambil ponsel saya teriak Meta.
maaf nyonya ini semua perintah dari tuan ucap pria tersebut.
apa-apaan dia kenapa dia juga menahan ponsel ku, apa yang ia rencanakan dan untung aku sudah mengambar mister x ucap Meta tersenyum girang dalam hati tanpa ia perhatikan kalau jalan menuju rumah Arya sudah berubah kesuatu tempat.
setelah beberapa menit akhirnya ia sampai juga di sebuah rumah yang mewah akan tetapi alangkah kagetnya dia kalau rumah itu bukan tempat dia dan Arya yg biasa tempati.
__ADS_1
jangan lupa like dan komen 🙏