
tiba -tiba seorang datang dan mendekati mereka berdua
alangkah kagetnya mereka berdua kalah melihat sosok tersebut.
tuan Arya ucap gugup Arga.
bagaimana ga, apakah gadis pembawa sial ini mengganggumu dengan permintaan yg macam - macam lagi ucap Arya.
gak tuan, tadi saya hanya membantu nona untuk mengambilkan dia minum ucap Arya.
iya tuan tadi saya mintak tolong kepada assisten ada untuk membantu saya, apakah anda keberatan ucap Meta.
tidak ucapnya dingin.
lalu kenapa lagi anda balik kesini ucap Meta.
aku kesini mau ngambil hp ku yg tertinggal ucap Arya.
tak berapa lama pintu tersebut mulai terbuka terlihat lah disana sosok mama dan papa Arya.
permisi ucap mereka.
Tante, om, mama, papa ucapnya Meta dan Arya serentak.
__ADS_1
aduh - aduh pap, apakah kita menganggu mereka ya ucap sang mama.
iya mam, jawaban mereka juga kompak benar pasangan serasi ucap sang papa yg gak mau kalah.
apa-apaan sih papa mama ucap Arya.
tanpa memperdulikan ucapan sang anak, mama langsung menghampiri Meta dan lalu memeluk nya.
sayang, apakah kamu baik -baik saja ucap sang mama.
aku baik-baik saja Tante balas Meta.
apakah anak berengsek ku tak berbuat macam -macam lagi kepadamu ucap mama lagi sambil melirik Arya.
dasar singa, jadi dia begitu patuh terhadap mama dan papanya kelihatan banget tu batin Meta.
sayang mulai saat ini pagi aku mama dan om papa ya, karena kamu akan jadi menantuku ucap sang mama.
iya mam ucap Meta.
sayang apakah kamu butuh sesuatu tanya sang mama.
ini kesempatan aku balas dendam kepada singa batin Meta.
__ADS_1
iya mama, makanan disini gak enak saat ini aku kepengen makan nasi Padang ucapnya lagi.
untuk sang asisten nya Arya semenjak mama papa masuk tadi dia pamit untuk mengurus meeting.
ya, mau kemana kamu tanya papa melihat Arya melangkah keluar.
mau keluar pap jawab Arya.
bagus kalau begitu sekalian kamu cari nasi Padang buat calon istri kamu kasian dia harus makan - makanan rumah sakit ucap sang mama.
sial ini pasti ulahnya ucap Arya sambil melirik ke arah Meta yg tersenyum penuh kemenangan.
lalu Arya sengaja menghampiri Meta dan mengecup keningnya sambil membisikkan, tunggu saja pembalasku berani sekali kau memanfaatkan kesempatan ucap Arya.
sayang aku pergi dulu ya ucap Arya sebenarnya dia begitu geli mengucapkan kata - Kata itu kalaw bukan didepan sang mama.
iya sayang, hati - hati ya ucap Meta yg jga geli mengucapkan kata-kata itu.
pap, mama bersyukur akhirnya mereka bisa akur juga ucap sang mama.
mereka mengucapkan itu demi menunjukkan kepada kita kalau mereka menerima pernikahan ini padahal terlihat sekali diwajah mereka masih ada kebencian ucap sang papa.
mama yakin beriringan waktu mereka akan saling mencintai dan Meta bisa merebut hati putra kita dari wanita murahan itu, demi mengejar ambisi rela mengorbankan harga dirinya ucap sang mama.
__ADS_1
semoga aja ya mam balas sang papa.