
Episode 2 #Lamaran
Setelah membersihkan diri, Lisa melangkah keluar dari kamarnya menujuh ruang keluarga dimana sang papa dan mama sudah duduk menunggu nya bahkan disana sang adik juga sudah duduk manis.
"Pah mah." sapa Lisa.
"Sini sayang duduk di samping mama" ucap sang mama meminta Lisa untuk duduk di sampingnya. "Kamu mau ngomong apa?" tanya mama setelah Lisa duduk disamping nya.
"I iya mama, Lisa hmm,,, pengen ngomong tadi" ucap Lisa menjeda ucapan nya "Hmm,,, Adit lamar Lisa dan kalau nggak ada halangan Adit pengen datang ke rumah bersama orang tua nya. Gimana pah mah?" tanya Lisa gugup.
"Wah bang Adit udah lamar kakak tadi" sosor Indra adik Lisa.
"Abang diam ini urusan orang tua" ucap mama, Indra pun diam dan melanjutkan bermain gamenya.
"Emang kapan Aditya datang?" kali ini tanya sang papa meletakkan koran yang sedari tadi di bacanya.
"Insya Allah besok pah, Adit datang" jawab Halisa dengan senyuman.
"Kalau begitu mama akan telpon bibi kamu di bandung dan saudara kita yang lain agar bisa datang besok." ujur sang dengan heboh nya. Emang kedua orang tua Lisa sudah mengenal baik Adit, yang merupakan salah satu anak pejabat negara (menteri), bahkan dulu mereka pernah bertetangga.
"Mama senang bangat dah" sela Indra terkekah melihat sang mama sangat antusias untuk acara besok.
"Kalau gitu Lisa balik ke kamar dulu." ucap Lisa.
"Kamu tidak makan malam dulu sayang?" tanya mama karena setelah putri nya pulang dia belum makan.
"Tadi Lisa sudah makan bareng sama Adit tadi, kalau gitu Lisa ke kamar ya mama." ucap Lisa sambil mencium pipi sang mama.
"Kakak, tunggu" cegah Indra.
"Kenapa bang?" tanya Lisa ke adik nya.
__ADS_1
"Ini buat kakak," ucap Indra sambil menyerahkan sebuah kotak berukuran sedang."maaf tadi Indra gak bisa datang"
"Gak papa ko, ini kakak buka ya?!" ucap Lisa membuka kotak hadiah yang di berikan oleh sang adik, Lisa mengeluarkan sebuah kotak musik berwarna pink dari dalam kotak.
"Hmm,,, abang makasih ya kakak suka bangat" ucap Lisa mencium pipi Indra.
"Gak pake ciuman juga sih kakak" kesal Indra setelah mendapatkan ciuman dari Lisa, membuat Lisa terkekah.
***
Di dalam kamar
Lisa baru saja masuk ke dalam kamarnya merasa lega sudah mengatakan hal bahagia yang membuat senyum Lisa tidak luntur. Melihat hp-Nya bergetar di atas meja naskah samping tempat tidur.
"Hallo Dit" sapa Lisa setelah muka Adit terterang di layar hp Lisa.
"Apaan si Dit, iya aku udah ngomong"
Mereka pun mengobrol hingga Lisa terlelap dengan Adit yang memandang wajah damai saat tidur calon istrinya itu. Adit pun meletakkan ponselnya agar tetap dapat memandang wajah Lisa, sebagai bahan khayalan nya ketika bangun tidur wajah Lisa lah yang pertama dilihat. Sungguh gaya pacaran terhakiki😂😂
****
Keesokan harinya,,
Kini di rumah Lisa tampak suasana mulai ramai karena sudah beberapa saudara dan kerabat mulai berdatangan. Hilir mudik kesana kemari para orang tua sibuk menyiapkan acara lamaran Lisa untuk nanti malam.
"Hai Lisa." sapa salah satu sepupu Lisa dan mereka pun berpelukan sebagai tanda pelepasan rindu.
"Emang beda ya kalau calon manten itu pasti aurah nya beda banget ibarat aurah aurah yang tersimpan mulai mencolok lebih wow, lebih kerasa bagaimana gitu." goda sepupu Lisa.
__ADS_1
"Iya, aurah ke nyonya-Nya udah mulai berasa" tambah salah satu sepupu Lisa.
"Apaan sih kalian" ucap Lisa dengan pipi yang sudah sangat merah bagaikan tomat lantaran sangat malu akan goda para sepupu nya.
"Aku mau mandi dulu gerah." secepat kilat melangkah masuk ke dalam kamarnya.
"Yang bersih ya Lis biar wangi, bentar lagi kan calon suami kamu akan datang " goda para sepupu membuat Lisa merona.
****
Malam harinya pukul 19:20
Keluarga Adit telah sampai di kediaman Lisa, Adit tampak gagah dengan balutan kemeja berwarna biru mudah.
Begitu pun dengan Lisa yang sangat cantik dengan balutan dres panjang senada dengan warna kemeja Adit kenakan, dengan polesan makeup natural di tambah rambut yang telah di tata rapi.
Acara lamaran Lisa dan Aditya berjalan lancar, kini Lisa dan Adit berdiri berdua tidak jauh dari kolam renang menatap indahnya sang rembulan di atas sana. Menikmati saat bahagia mereka, dengan posisi Adit memeluk Lisa dari belakang dan menaruh dagu nya di bahu Lisa.
"Malam ini aku merasa sangat sangat bahagia" ujur Aditya dengan perasaan bahagia.
"Aku pun merasa bahagia, aku gak nyangka kamu bakal lamar aku tepat di hari wisuda ku kemarin " jawab Lisa membalikkan badannya menghadap Adit yang beberapa saat lalu telah resmi menjadi tunangannya itu.
"Apa kamu tahu sayang mengapa aku melamar mu di hari wisuda mu kemarin?!" tanya Adit di balas gelengan kepala oleh Lisa."kata orang ketika kamu melamar kekasih mu di hari bahagia nya di jamin lamaran kamu pasti di terima " jawab Adit mendapatkan cubit di bagian perut nya.
Mereka pun melangkah masuk ke dalam menemui keluarga mereka yang tengah berbincang mengenai tanggal pernikahan mereka.
Dan ke dua bela keluarga memutuskan pernikahan Lisa dan Adit di laksanakan bulan depan tangal 26, yaitu sebulan dari sekarang.
Keluarga Adit pun pamit setelah penetapan tanggal pernikahan, begitu pun dengan Adit berpamitan dengan Lisa walaupun sejujurnya Adit masih ingin bersama Lisa lebih lama lagi.
******
__ADS_1
~TBC~