suamiku polisi dingin

suamiku polisi dingin
perhatian kecil


__ADS_3

malam hari masih dirumah Aris dan aurellia,hanya kesunyian dan suara angin malam yg terdengar dari dalam kemar aurellia ,karna sang pemilik kamar telah tertidur lelap setelah di beri obat oleh dokter yg memeriksanya tadi.


dan Aris selaku suaminya tidak pergi meninggalkan aurellia sendirian, meskipun ia membenci aurellia, tapi dia masih memiliki sisi kemanusiaan terhadap sesama.


"hoam"Aris menguap akibat menahan kantuk demi menjaga aurellia,ia takut jika sewaktu waktu aurellia menagis lagi karna kesakitan.


tapi tanpa sadar Aris naik ke atas kasur yg sama yg di tiduri oleh aurellia karna memang sudah sangat mengantuk sekali.


malam itu pun Aris tidak sadar memeluk aurellia dengan nyaman sampai pagi.


keesokan paginya aurellia lebih dulu bangun dan merasakan ada sesuatu yg lumayan berat di atas perut nya.


"mas Aris"gumam aurellia pelan saat melihat Aris tidur di sebelah nya sambil memeluknya.


"kenapa dia tidur di sini??"tanya aurellia dalam benak nya.


Dan aurellia mencoba perlahan menyingkirkan tangan Aris dari perut nya.tapi tanpa di sangka,Aris malah makin mengeratkan pelukannya.


"huft"aurellia menghela nafas berat.


aurellia tidak kehabisan akal,dia mencoba membangunkan Aris.


"mas,mas bangun,mas"panggil aurellia berkali kali agar Aris terbangun,karna aurellia sudah merasak sangat sesak,karna Aris memeluknya dengan begitu erat.


"hmm"gumam Aris.

__ADS_1


"mas bangun"sekali lagi aurellia mencoba membangunkan Aris,tapi hasilnya tetap nihil,Aris malah semakin mempererat pelukannya.


akhirnya aurellia menyerah dan mau tidak mau ia harus tetap berada dalam pelukan Aris sampai Aris terbangun.


siang hari sekitar pukul 10.


aurellia yg ikut tertidur sampai siang akibat ulah Aris pun terbangun dengan kondisi yg sudah membaik,dan satu lagi,Aris sudah terbangun terlebih dahulu di banding aurellia.


saat aurellia hendak turun dari lantai..


"jangan berani turun dari tempat tidur" bentak Aris lumayan membuat bulu kuduk aurellia berdiri.


aurellia pun sedikit bingung, kenapa dia di larang turun dari tempat tidur.


"Kenapa mas?"tanya aurellia berani membuka suara.


tanpa aurellia sadari,Aris membawa nampan berisikan bubur dan juga susu hangat buatan Aris sendiri.


"aku cuman mau ke kamar mandi kok mas" lagi lagi aurellia berani membantah perkataan Aris.


"kamu tidak dengar apa yg saya katakan barusan?"ucap Aris sambil menatap aurellia sinis.


"tapi aku cuman mau ke toilet mas,aku mau buang air kecil sama cuci muka abis itu gosok gigi,aku gak keluar kamar kok mas" jelas aurellia kepada Aris.


dan hanya anggukan yg Aris berikan kepada aurellia,dan aurellia pun dengan sangat cepat lari ke kamar mandi.

__ADS_1


"mas kok aneh banget sih hari ini,mulai dari tadi pagi,sejak kapan dia mau nyentuh aku apalagi meluk aku gitu,ehh terus tadi barusan kok dia posesif banget sih,mas Aris kesambet apa yah"gumam aurellia di dalam kamar mandi.


sedangkan di luar kamar mandi terdapat Aris yg sedang panik karna aurellia sangat lama di dalam kamar mandi.


"kok dia lama banget yah??"tanya Aris pada dirinya sendiri.


"bisa cepet sedikit gak??"teriak Aris dari luar kamar mandi.


"Iyah sabar mas, bentar lagi,aku lagi gosok gigi"jawab aurellia dari dalam kamar mandi sambil sedikit berteriak.


selang beberapa menit pun akhirnya aurellia keluar dari kamar mandi.


" kenapa lama sekali?,ngapain aja?,saya capek nungguin kamu dari tadi di sini" ucap Aris dengan pernyataan yg bertubi tubi.


"namanya juga perempuan mas klo udah di kamar mandi pasti banyak ritual nya,lagian juga ngapai mas nungguin aku?? aku kan gak ada minta mas buat nungguin aku"jelas aurellia.


"kamu sudah berani menjawab kata" saya yah"geram Aris terhadap aurellia.


pippppppppppppppppppppp


ok next


maap lama yah guys


biasalah otak author tidak mampu untuk melanjutkan cerita ini

__ADS_1


tapi author usahiin buat lajut kan cerita ini


__ADS_2