suamiku polisi dingin

suamiku polisi dingin
sakittt


__ADS_3

seminggu setelah kejadian dimana kedua sahabat aurellia mengetahui rahasia besar yg ada dalam hubungan rumah tangga aurellia dan Aris,meli dan juga Santi pun tidak ada henti hentinya menodong aurellia dengan berbagai macam pertanyaan mengenai asal mula semua rahasia besar itu.


malam hari di rumah Aris dan aurellia.


di dalam rumah tampak sepi dan sunyi,tidak ada tanda tanda kehidupan sedikitpun.


tapi selang beberapa menit akhirnya terdengar benturan gelas yg terjatuh ke lantai dari arah dapur,ternyata itu adalah ulah Aris yg entah kenapa bisa menjatuhkan gelas tersebut.


"dimana dia??"batin Aris mencari keberadaan aurellia, karna setiap kali Aris membuat ulah apapun itu,tidak butuh waktu lama pasti aurellia langsung muncul di hadapan Aris.


"ahhh untuk apa aku mencari dia,tidak penting sekali"ucap Aris berbicara sendiri di dapur.


Aris pun melanjutkan tujuan awalnya ke dapur,yaitu untuk mengambil air minum untuk di bawa di kamar nya,karna air minum di kamar nya sudah habis, biasanya tidak pernah kehabisan karna aurellia yg selalu mengambilkan air minum dan menaruhnya di kamar Aris,tapi entah kali ini Aris merasa bingung dengan perubahan sikap aurellia,karna meskipun Aris tidak mencintai aurellia,tapi aurellia tetap saja melakukan semua tugas nya sebagai istri mulai dari melayani Aris dari kebutuhan kecil nya dan kebutuhan besar nya.


entah godaan dari mana,Aris mulai melangkahkan kaki nya menuju arah kamar aurellia.dan saat sampai di depan pintu kamar aurellia, aris sedikit ragu untuk mengetuk pintu kamar aurellia,tapi ia memberanikan diri untuk langsung masuk saja tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


Iyah,itulah sifat Aris yang selalu seenaknya saja.


setelah Aris masuk ke dalam kamar aurellia,Aris melihat badan aurellia bergetar hebat.


"apa yang terjadi?"batin Aris bertanya pada dirinya sendiri.


Aris melangkah kakinya mendekat ke arah ranjang aurellia,dengan perlahan ia membuka selimut yg menutup seluruh badan aurellia yg sedang bergetar hebat.


sontak Aris terkejut melihat aurellia sedang menangis dari balik selimut.


"heyy"tegur Aris dengan nada bicara sedikit tinggi.


"hiks hiks hiks" suara Isak tangis yang dari tadi aurellia tahan.

__ADS_1


"aku tanya kau Kenapa??"tanya Aris lagi kepada aurellia.


"kepala aku sakit banget mas"ucap aurellia dengan susah payah.


"sejak kapan?? kenapa kau tidak memberi tahu aku??"tanya Aris lagi, bukanya memanggil kan dokter,mahal memarahi aurellia.


"kau ini merepotkan saja,kau tau kalo nanti mama tau kau sakit dan aku tidak mengurusmu,pasti aku yang kena imbas nya"ucap Aris dengan sedikit emosi.


"maaf mas hiks"lirih aurellia


Aris pun meninggalkan kamar aurellia,bukannya dia ingin meninggalkan aurellia tapi dia ingin menelfon dokter pribadi keluarga nya untuk menyuruh nya memeriksa keadaan aurellia.


"halo"ucap Aris setelah sambungan telepon nya tersambung.


"halo tuan,ada apa menelfon semalam ini,apa nyonya besar sakit??"tanya orang di seberang telefon itu panik.


"datanglah kerumah ku,bukan kerumah orang tua ku,nanti ku kirimkan alamatnya,istriku sedang sakit"ucap Aris singkat padat dan jelas setelah itu langsung memutuskan sambungan telepon nya.


"tunggu sebentar lagi dokter aku datang memeriksa mu"ucap Aris sambil berdiri melihat aurellia masih menangis.


"hiks hiks hiks" dan hanya suara isakan tangisan aurellia yg terdengar di kamar itu.


karna Aris bukanlah orang yg Setega itu pun langsung mendudukan dirinya di samping aurelia.


dengan perlahan Aris menyentuh kening aurellia yang sangat panas.


"apa kau demam juga??"tanya Aris


aurellia hanya mengangguk saja.

__ADS_1


dengan sangat lihai,Aris pun memijit kepala aurellia agar sedikit meredah kan sakit kepalanya.


tak lama terdengar suara bel rumah Aris berbunyi pertanda ada seseorang yang bertamu.


karna tidak ada pembantu di rumah aris jam segini,jadi mau tidak mau,dialah yg harus membukakan pintu untuk orang yg tadi memencet bel rumahnya.


"malam tuan"sapa seseorang yang tak lain adalah dokter pribadi keluarga dirgantara.


"cepat masuk dan periksa istriku"ucap singkat Aris.


"baik tuan"ucap dokter itu dan segera mengikuti langkah Aris menuju ke kamar aurellia.


setelah sampai di kamar aurellia,dokter itu pun dengan cepat memeriksa kondisi aurellia,dan Aris hanya menyaksikan semua itu dengan tenang.


"bagaimana?"tanya Aris setelah dokter itu telah selesai memeriksa aurellia.


"nyonya terlalu banyak fikiran dan beban,fisik nyonya juga tidak kuat tuan"jelas dokter itu.


"obat apa yang harus dia minum??"tanya Aris lagi.


"untuk malam ini saya kasih obat penurun panas dan obat sakit kepala dulu, sampai besok klo panas dan sakit kepala nya tidak juga hilang,baru saya kasih obat yang lain"jelas dokter tersebut.


"baikan kau boleh pulang,dan jangan lupa tutup pintunya,maaf saya tidak bisa mengantar anda sampai kedepan"ucap Aris.


"tidak masalah tuan,telfon saja saya kalau kondisi nyonya semakin buruk"ujar dokter itu dan bergegas pergi.


**maaf yah guys,jarang banget upload 😂,tapi kali ini author janji bakalan upload tiap hari insyaallah kalau gak ada halangan.


jangan lupa vote pembaca setia author.

__ADS_1


love buat kalian semua yg selalu setia menunggu update novel author**.


__ADS_2