
di kediaman Aurellia dan Aris.
di kamar Aris dan Aurellia.
Aurellia sedang sibuk menata baju-baju dan barang-barang yang akan di bawa oleh Aris keluar kota.
"mas coba ingat-ingat masih ada yang kurang gak atau masih ada yang kelupaan buat mas Bawak?"tanya Aurellia.
"Seharusnya kamu yang ingat apa yang suami kamu ini lupain,ini kok malah nanya ke saya"jawab Aris.
"yah mana atau ada gitu sesuatu yang aku gak tau tapi mas tau yang harus mas Bawak atau kelupaan"jelas Aurellia.
"sudah tidak ada sepertinya siapkan aja dulu itu semua nanti kalau ada yang lupa bisa di masukan menyusul"jawab Aris.
Aurellia pun sibuk dengan koper dan barang-barang yang akan di Bawak Aris keluar kota.
tiga puluh menit kemudian barulah selesai tugas Aurellia mengemasi barang-barang Aris.
"Alhamdulillah selesai juga"ucap Aurellia sambil meluruskan otot-otot tangan nya yang sedikit pegal.
"saya lapar"ucap Aris tiba-tiba
"yaudah mas tunggu di sini aku masak cuman sebentar kok di jamin sebentar dan gak bikin mas kelaparan"ucap Aurellia lalu berlari keluar lama dan menuju dapur untuk membuatkan makanan untuk Aris
__ADS_1
Aurellia pun sibuk memasak di dapur sedangkan Aris berada di kamar sedang menelfon seseorang yang sangat penting terdengar dari nada nya berbicara
"baik pak"jawab Aris kepada seseorang di seberang telefon.
"jadi tugas nya di tambah jadi dua Minggu pak?"tanya Aris kepada seseorang di seberang telfon
"baik pak,selamat malam"ucap Aris lagi.
"saya sangat khawatir jika harus meninggalkan Aurel terlalu lama bahaya tidak ada yang tau,apa saya perlu menyewa bodyguard untuk menjaga-jaga Aurel dari jauh"gumam Aris khawatir terhadap kondisi istri nya jika harus di tinggal cukup lama dan tanpa pengawasan dari dirinya.
"mas ayok makan makanan udah siap"ucap Aurellia tiba-tiba di depan pintu hanya menimbulkan kepala saja dan membuat Aris kaget.
"astagfirullah kamu ini bikin saya kaget aja bisa tidak ketuk pintu atau ucap salam kalau saya kena serangan jantung dan mati mendadak kamu bisa jadi janda"ucap Aris terllau drama.
mereka berdua pun beriringan berjalan menuju meja makan dan menikmatinya makan malam tanpa satu obrolan pun di meja makan.mereka berdua terlalu serius menikmati makan malam kali ini.
Aris pun meludah makan malam nya karena memang sudah kenyang.
"saya tunggu kamu di ruang keluarga"ucap Aris dan berlalu menuju keruang keluarga terlebih dahulu.
Aurellia pun bergegas menyelesaikan makan nya dan menyusul Aris ke ruang keluarga
Aurellia pun duduk di sebelah Aris yang sudah lebih dulu duduk di ruang keluarga.
__ADS_1
"kenapa mas?"tanya Aurellia mendahului pembicaraan.
"saya tugas di luar kota jadi dua Minggu"ucap Aris.
"ha kok tambah lama sih mas"ucap Aurellia tidak terima akan di tinggal lebih lama oleh suaminya.
"mau gimana lagi saya cuman di tugaskan tidak bisa membantah"jawab Aris.
"hmm yaudah deh mas tapi mas di sana jangan genit-genit yah awas aja"
"mana berani saya,dan kamu selama saya tidak ada harus selalu berhati-hati dimanapun kamu berada mengerti!"ucap tegas Aris.
seketika suasana pun jadi hening
tanpa aba-aba Aris pun mencium bibir Aurellia tanpa permisi.
Aurellia pun amat sangat kaget dan tidak menolak ciuman dari suaminya.
hanya ciuman romantis selama 15 menit dan Aris tidak berniat untuk meminta hak nya kepada Aurellia.
"saya tidak akan meminta hak saya,tapi nanti setelah saya pula dari tugas kamu harus siap tidak siap harus memberikan saya hak saya tanpa penolaka"ucap Aris dan menyudahi ciuman mereka.
"yasudah ayok kita tidur sudah larut malam"ucap Aris meninggalkan Aurellia masih dengan keterkejutan nya di ruang keluarga.
__ADS_1