Suamiku Sedingin ES!

Suamiku Sedingin ES!
Eps 3. Berduka


__ADS_3

Setelah selesai acara pemakaman, Aditya mengemasi seluruh barang barang nya untuk pindah kerumah baru mereka.


"Mas kita mau kemana?".


Namun, pertanyaan itu tidak dijawab sama sekali oleh suaminya. Gempita mengerucutkan bibirnya. rasanya, ia ingin sekali mengumpati pria yang sudah berstatus menjadi suaminya itu.


Selesai Adit membereskan pakaiannya didalam satu koper, ia menariknya turun kebawah. Gempita hanya bisa mengekor saja! toh bertanya juga percuma, nggak akan dijawab. Adit memasukkannya kedalam bagasi mobil, lalu menyuruh Gempita untuk masuk.


"Masuk!".


Gempita menurut, ia masuk kesamping kemudi tanpa bertanya kemana tujuan mereka akan pergi.


hening, hening dan hanya keheningan yang ada didalam mobil itu. hingga Gempita merasa bosan, ia memberanikan diri untuk bertanya.


"Mas kita mau kemana? kenapa kita tidak tinggal dirumah ibu saja? kan rumah ibu kosong! sayang sekali jika tidak ditempati".


"Banyak tanya! diam dan ikuti saja!".

__ADS_1


Gempita kaget, kemudian ia mengalihkan kesedihan nya dengan membuka sosial media. tak lama, mobil Adit berhenti disebuah rumah berwarna gold, didepan rumah nya banyak tanaman bunga bunga, seperti taman. sangat sejuk dipandang.


Aditya turun, tanpa menghiraukan Gempita. ia mengambil barangnya dari dalam bagasi, kemudian masuk kedalam rumah itu. Gempita tampak takjub dengan nuansa rumah itu, ia ikut turun, lalu mengambil barangnya yang sempat ia bawa tadi.


"Ini sekarang menjadi rumah kita! aku memberikan rumah ini kepadamu. itu kamarmu! pergilah, dan rapikan seluruh pakaianmu!" titah Aditya, kemudian berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.


"Loh, kita tidak sekamar Mas?".


Adit tidak menghiraukan pertanyaan bodoh Gempita, ia tetap melanjutkan langkahnya.


Malam harinya.


Gempita sedang memasak untuk makan malam mereka. setelah selesai, ia berjalan menuju ruang kerja suaminya. berniat ingin mengajaknya untuk makan.


"Mas, aku sudah selesai memasak. ayo kita makan dulu! nanti kamu lanjutin kerjaanmu".


"Ya".

__ADS_1


singkat, padat, dan jelas. kalimat itulah yang selalu keluar dari mulut suaminya itu. mereka berjalan menuju meja makan, Gempita berniat ingin menghidangkan makan malam untuk suaminya. namun, suara suaminya menghentikan aktifitasnya.


"Biar aku saja! kau ambillah makananmu sendiri".


"Tapi Mas.. ". Gempita tidak melanjutkan kalimatnya. takut menghancurkan mood suaminya. ia mengambil makanan untuk dirinya sendiri, kemudian makan dalam diam.


"Bisakah kau jauh sedikit dariku? soalnya waktu dulu, ayah dan ibuku selalu makan berjauhan" perintah Adit, dengan suara dinginnya. Gempita, lagi lagi dibuat kesal dengan sikap Adit. kemudian, ia tetap beranjak pindah berjauhan dari Adit. namun, ia sudah mendengar semua masalah dari almarhumah mertuanya, ibu dari Adit. masalah apa yang menimpa Adit dibalik sikap dinginnya ini.


Ibu Adit mengatakan, bahwa Adit tidak dibesarkan dengan rasa cinta, dan kasih sayang saat kecil. ia hanya selalu melihat pertengkaran orangtua nya yan hampir setiap hari tidak pernah akur. dan parahnya, Ayahnya lebih memilih wanita pilihannya yang terpaut jauh dari umurnya.


"Ibu percaya sama kamu! kamu pasti bisa membuat Adit jatuh cinta kepadamu. kamu banyak bersabar ya nak, dalam menghadapi sikap Adit. kamu berikan dia cinta yang tulus! buat dia percaya akan adanya cinta nak. jangan pernah tinggalkan dia dalam keadaan apapun! ibu tau kamu adalah gadis yang baik, dan penyabar. untuk itu, ibu percaya kamu bisa merubah sikap anak ibu satu satunya".


inilah kata kata yang ia terima dari ibu mertuanya saat mereka selesai melangsungkan pernikahan.


«Happy Reading»


^@adisayunika^

__ADS_1


__ADS_2