
Keesokan harinya,
Adit sudah kembali masuk kedalam kantornya. sedangkan Gempita sudah resain dari kantor, dan menjadi ibu rumah tangga yang baik. Adit baru saja sampai dirumah, Gempita menyambutnya dengan sangat baik.
"Mas kamu sudah pulang?" Gempita bertanya, seraya mengambil tas kerja suaminya. Adit hanya diam, melanjutkan langkahnya menuju ruang keluarga. dan mendukkan dirinya disofa, menyandarkan punggungnya dikepala sofa.
Gempita, mencoba untuk menarik perhatian Adit. namun, semua sia sia saja.
"Mas, kamu pasti capek. aku pijitin ya" kata Gempita, mulai memegang punggung Adit.
"Nggak usah sok perhatian! aku nggak suka".
"Mas, apa kamu tidak ada rasa cinta sedikit pun kepadaku? kamu harus terbiasa, akan adanya aku dirumah ini" Gempita, mengeluarkan pertanyaan yang selalu terpendam didalam hati nya.
"Cih.. cinta? aku sama sekali tidak mempunyai cinta untuk siapapun! dan ingat!! kau juga harus terbiasa hidup dengan orang yang tidak pernah dirawat dengan cinta dan kasih sayang" ucap Adit, kemudian melenggang ke kamar nya.
Gempita hanya bisa menangis, lelaki yang ia cintai sama sekali tidak mencintainyam. tapi, ia tidak akan menyerah begitu saja! ia akan memperjuangkan cintanya, sampai Adit juga cinta kepada nya.
5 bulan kemudian, tidak ada yang berubah didalam rumah tangga mereka. Adit, masih saja tetap pada pendiriannya. tidak membuka peluang bagi siapapun untuk memberikannya cinta, termasuk istrinya sendiri. ia tidak percaya akan namanya cinta.
Saat ini, Gempita sedang duduk didalam kamarnya. duduk selonjoran sambil memainkan ponselnya, tiba tiba ada notifikasi dari teman SMA saat itu.
__ADS_1
"Hai Pit, aku ganggu kamu nggak?" pesan dari Edo.
Edo adalah teman yang sangat dekat dengan Gempita, saat SMA dulu Gempita adalah gadis yang kucel, miskin dan dikucilkan oleh banyak temannya. hanya Edo saja, yang sudi berteman dengannya.
"Hai Do, aku nggak lagi sibuk kok! kenapa Do?".
"Syukurlah, ini anak anak pada ngajakin reunian hari sabtu. jam 20.00 Wib Pit! kamu mau ikut nggak?".
"Ehm.. gimana ya Do, aku sih sebenarnya mau banget! tapi, aku takut anak anak pada pura pura nggak kenali aku :'( ".
"Ah ya ampun.. itu nggak usah difikiran Pit! fiks, kamu ikut ya? aku jemput deh".
"Emang reuniannya dimana?".
"Oh yaudah, tapi kamu jemputnya halte depan caffe xx".
"Okee, yaudah kalau gitu aku tutup dulu! seeyou next time".
Mereka pun mengakhiri obrolan mereka, Pita langsung keluar dari kamarnya. ingin mempersiapkan makan malam, sekaligus ingin meminta ijin.
"Mas, hari sabtu malam aku ada acara reunian SMA. boleh aku pergi?".
__ADS_1
Gempita bertanya, sambil membereskan bekas piring kotor. sedangkan Adit, ia sudah duduk disofa tidak jauh dari meja makan.
"Terserah kau saja".
"Terimakasih Mas". ucap Pita, dengan begitu bahagia. bahagia bukan karena diijinkan, melainkan karena Adit menjawab pertanyaannya walau dengan nada dingin.
Setelah selesai, Gempita duduk disamping suaminya. yang sedang menonton film action.
"Mas, kamu mau aku buatin kopi, teh, atau susu?".
"Kopi saja!".
Gempita, langsung beranjak dari duduknya. berjalan kedapur membuatkan kopi sekaligus membawa camilan. ia meletakkan kopi diatas meja, depan suaminya.
"Ayo diminum Mas".
"Ya, biarkan saja dulu! nanti akanku minum! kau pergilah ke kamarmu."
"Ya, baiklah!".
"Huh.. padahal aku ingin menemaninya, ah.. tapi yasudahlah" gumam Gempita, berjalan menuju kamarnya.
__ADS_1
«Happy Reading»
^@adisayunika^