
Suasana malam itu sangat dingin dul..
Karena cuaca di luar hujan..
Aku terus memeluk bibi saat itu dul...
Bagai mana dengan abah ku bi.. Tanya ku pada babi lagi...
Aku tidak tau apa-apa saat itu ani..
Karena aku tidak di tempat itu jawab bibi lagi.. Terus bagai mana bibi tau kalau abah pergi meninggalkan pesugihan bi tanya ku lagi..
Begini ceritanya nak jawab bibi..
Saat itu aku hanya bingung dan terus menangis.. Teringat akan ayah.. Teringat akan ibu kamu ani..
Tapih bibi bisa apa nak.. Bibi hanya menangis saat itu.. Sambil memeluk kamu yang masih kecil saat itu.. Semoga almarhum ayah dan ibu kamu tenang di sana begitu yang bisa aku lakukan saat itu ani...
Aku berjanji saat itu akan menjaga kamu
Membesar kan kamu seperti anak ku sendiri.. Hari berlalu dan waktu pun berganti..
Saat itu usia kamu sudah beranjak besar..
Dan pada suatu hari.. Bertepatan dengan bulan puasa...
Abah mu tiba-tiba datang untuk menjemput mu ani...
Assalamualaikum mbak tiba-tiba abah mu memberi salam..
Iya walaikumsalm jawab ku pagi itu...
Siapa ya tanya bibi dari dalam rumah.
Aku abah nya si ani..apa si ani ada di rumah mbak jawab abah mu dari luar...
Aku segera membuka pintu....
Iya masuk lah dulu jawab ku lagi..
Lain waktu saja mbak jawab abah mu singkat.. Ayo ani kita pulang nak bilang abah mu saat itu.. Ingin rasa nya aku melarang nya untuk membawa kamu dari rumah bibi..
Tapih bibi mana ada hak untuk ke tahap itu.
Lagian yang datang itu abah kandung mu ani..
__ADS_1
Tapih kamu seakan takut dan tidak kenal dengan abah mu saat itu.. Kamu terus berlari dan bersembunyi di belakang bibi..
Enggak apa-apa nak ini abah kamu lo..
Bibi pun meyakinkan kamu saat itu..
Dan dengan berat hati saat itu Bibi terpaksa melepas mu pergi dengan abah mu..
Dan yang aneh nya.. Abah mu tidak pernah menanyakan tentang ibu mu sepatah kata pun.. Seakan dia tau semua apa yang terjadi..
Selepas abah mu membawa kamu pergi
Saat itu juga perasaan ku tidak pernah tenang
Dan aku sllu memikirkan kamu ani..
Hingga suatu malam..
Pas malam itu malam jumaat....
Bibi terbangun dari tidur...
Kira-kira saat itu pukul 1:00 malam...
Aku mendengar suara seperti pintu di gedor dari luar.. Dan aku pun menuju ke arah pintu tidak ada rasa takut sama sekali saat itu..
Suasana hening sunyi tidak ada tanda-tanda ada orang di luar.. Hanya suara jangkrik yang terus memecah kesunyian malam...
Apa cuma perasaan ku ya pikir Bibi saat itu..
Aku pun bergegas menuju kamar ku lagi..
Aku sangat rindu pada mu saat itu ani..
Tiba-tiba ya tuhan begitu terkejut nya aku
Kata Bibi lagi...
Kenapa bi tanya aku sama Bibi saat itu dul..
Aku melihat sosok yang mirip sekali dengan ibu mu...
Apa itu kamu ya irma tanya ku saat itu..
Aku mulai menangis dan terpaku...
__ADS_1
Tiba-tiba sosok itu menjawab..
Kenapa kamu memberikan si ani pada abah nya... Sudah aku wasiat kan pada kamu untuk menjaga nya... Kenapa mbak memberi kan pada iblis itu begitu keras nya suara itu keluar dari mulut sosok yang mirip dengan ibu mu itu ani.. Ada apa sebenarnya terjadi irma
Tanya ku lagi...aku bukan irma jawab nya..
Terima kasih untuk kamu yang telah menjaga nya...
Ini harus di akhiri.. Kalau tidak seluruh keluarga ini akan mati satu persatu.
Bagaimana cara nya untk mengakhiri ini semua tanya bibi pada sosok itu..
Untuk sementara biar kan aku yang akan menjaga ani.... Jika suatu hari nanti ani tumbuh besar dan menikah.. Apa bila dia punya anak laki-laki. Maka anak laki-laki itu lah yang bisa membebaskan kan ini semua...
Hanya itu saja... Aku pergi dulu kata sosok itu lagi.. Siapa kamu sebenarnya tanya bibi pada sosok itu... Kamu tidak perlu mengenal aku...
Jawab sosok itu.. Yang dengan sekejap menghilang dari pandangan ku...
Dan aku pun ketakutan saat itu.. Dan langsung masuk kamar ku kata bibi....
Aku juga melihat sosok itu bi terang ku pada bibi... Benar kah tanya bibi.. Iya bi benar..
Jawab ku lagi.. Apa yang dia pesan pada mu ani tanya bibi... Dia berpesan suatu hari aku harus membawa anak ku ke datuk hasan yang tinggal di gunung itu untuk mengakhiri semua kutukan ini bi... Jawab ku..
Sungguh nyambung sekali kejadian nya ya kata bibi.. Dan sosok itu juga berpesan bila nanti aku bertemu dengan datuk hasan itu..
Aku harus menyampaikan salam nya pada datuk hasan...
Ohhhhhh iya iya iya jawab bibi dengan panjang nya..... Tapih bi... Bibi tau siapa itu datuk hasan dan siapa itu sosok yang menyerupai ibu ku bikk tanya ku pada bibi lagi....Bibi tidak tau siapa itu sosok yang mirip dengan ibu mu...
Tapih bibi pernah dengar cerita tentang datuk hasan itu.. Jawab bibi..
Boleh bibi cerita pada ku bikk..tanya ku saat itu... Saat bersamaan tiba-tiba si joni menangis dari dalam ayunan.. Itu mimik kin anak mu dulu ani kata bibi..
Iya bikk...
Siapa kah sosok itu..
Siapa kah datuk hasan itu....
Nanti kan serial nya di episode yang akan datang.. Hhhhh
Jangan lupa ikuti setiap hari novel nya...
Jangan lupa like dan favorit dan komentar
__ADS_1
Teman-teman semua...
Terima kasih