
Suasana sangat begitu genting dan menyeramkan..
Saat ku dengar paman berteriak dan menunjukkan ke arah tumpukan harta karun (emas)..
Aku akan kaya,, aku akan jadi saudagar teriak paman bertubi-tubi,,,
Dia lari kesan kemari seperti seseorang sedang mengumpulkan barang berharga..
Pemandangan kali ini sungguh mewakili begitu angker nya hutan ini..
Sadar kan dia, kata pak sukardi sambil mencoba menangkap tangannya paman..
Ayuk bantu sadar kan dia sebelum terlambat
Guman pak sukardi lagi..
Aku pun segera menarik tangan paman..
Namun.. Dengan sekuat tenaga paman menghentak tangannya hingga aku tersungkur berguling-guling di tanah,,
Jangan coba-coba mengambil harta ku..
Itu emas milik ku.. Teriak nya lagi seperti orang gila,, ayo jonn jangan menyerah lakukan lagi.. Sadar kan paman mu sebelum semuanya terlambat... Teriak pak sukardi..
Aku pun terus bangkit dan kali ini aku peluk paman dari belakang dan mengunci kedua tangannya... Paman paman.. Ini aku sadarlah teriak ku di telinga nya....
Siapa itu kamu jon.. Di mana kamu jonn
Aku tidak melihatnya.. Jawab paman sambil melirik kanan kiri untuk mencari aku..
Siram kan air ini ke badannya teriak pak sukardi sambil melemparkan sekantong air dalam plastik kearah ku,,
Aku pun menangkap nya,, kemudian aku pecah kan kantong plastik yang berisi air itu ke tubuhnya paman,, seketika tubuh nya terjatuh tumbang ke tanah dan menjerit kesakitan...
Paman teriak ku saat itu..
Ssstt... Jangan teriak keras banget jon..
Biarkan saja nanti sadar sendiri dia..
Tegas pak sukardi pada ku...
Aku hanya mengguk dan mendekati tubuh paman yang terkulai lemah....
Sesaat kemudian... Apa yang terjadi jon..
Paman pun bicara..
Cyukur ya tuhan bisik ku dalam hati...
Sudah diam jawab ku.. Kemana pak sukardi sambung paman lagi,,
Isterehat dulu jawab pak sukardi
Sambil memukul bahu paman..
Paman hanya meng iya kan perkataan pak sukardi... Sambil tertunduk lesu...
Sementara itu,, Aku terus berpikir dan bertanya dalam hati...jika pak sukardi dan paman kenak sugisti hutan ini apa yang harus aku lakukan.. Bisa kah aku menyadar kan mereka,, satu orang saja begini susahnya apa lagi kalau duanya begitu..
Semoga saja tidak terjadi hal demikian pada kami doa ku dalam hati,,,
Gimana dul sudah bisa kita bergerak lagi
Tanya paman....
__ADS_1
Iya pak saya sudah siap pak,, jawab paman..
Iya sudah kita bergegas lagi iya,,
Sambung pak sukardi...
Jam sudah menunjukkan pukul 22:30 Web..
Suasana makin dingin di tambah lagi rasa takut dan rasa was-was dalam hati,, lengkap sudah penderitaan saat ini..
Kami pun terus melangkah menerobos
Gelapnya malam,, hanya dengan bantuan cahaya senter yang mulai memudar,,
Pelan-pelan saja jalannya,, jangan buru-buru ini tebing yang sangat terjal pesan pak sukardi..
Iya pak...
Semoga saja tidak lagi terjadi hal yang aneh..
Jalan nya sangat licin karena kemaren baru turun hujan,,di tambah lagi tanjakan yang memang terjal,,,
Ditengah buruknya situasi saat itu
Tiba-tiba pak sukardi menjerit dan terpental jatuh berguling-guling sambil berteriak
Tolong aku tolonggggg teriak nya
Yang memecah kesunyian hutan itu..
Aku sangat panik saat itu,,
Aku berlari mengejar tubuh pak sukardi
Yang terguling ke arah tebing hutan itu..
Namun apa yang terjadi ternyata paman ku juga mengalami hal yang serupa dengan pak sukardi.. Yang lebih parah lagi
Paman malah mau membunuh aku dan pak sukardi.. Kalian akan kubunuh malam ini.. Dan kalian tidak bisa selamat melewati hutan ini.. Suara nya berubah bukan lagi suara paman ku yang ku dengar,,
Apa yang akan aku lakukan seorang diri..
Menyadar kan satu orang saja rasanya hampir mustahil apa lagi ini duanya yang
Harus aku hadapi... Aku terus berusaha untuk meraih tubuh pak sukardi..
Akhirnya tangannya bisa ku pegang,, dan ku hentak biar beliau Tersadar,,
Pak ini aku joni.. Ayo pak sadar lah,,
Tolong jangan buat aku begini sadar pak sadar,,, teriak ku sangat lah kencang,,
Sementara paman semakin dekat jaraknya dengan kami... Pak sukardi pun belum sadar
Beliau terus menjerit merontak seperti orang yang kesakitan...
Pak jangan sekarang pak bangun sadar pak
Tolong aku pak..aku menangis saat itu..
Sambil ku pukuk-pukul bahu nya pak sukardi biar beliau Tersadar dari sihir hutan itu..
Namun Lagi-lagi usaha ku sia-sia belaka,,
Mati kalian malam ini,,
__ADS_1
Tidak ada cerita bisa hidup kalau melewati tempat ini wahai orang bodoh...
Teriak paman dengan suara yang menakutkan.. Aku hampir terpojok ke bibir jurang,, satu langkah lagi jika terpleset pasti aku terjatuh ke jurang yang sangat dalam..
Tangan ku terus memegang tubuh pak sukardi,, biar tidak terjatuh ke jurang itu..
Sementara jarak antara aku dan paman tinggl dua meter lagi..
Ini sudah hampir di ujung terjepit..
Aku mulai lelah dan mulai tidak berdaya saat itu.. Ya tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang,, aku tidak bisa apa-apa melawan
Keadaan saat itu..
Terlihat dengan jelas pemandangan yang akan berakhir dengan kematian saat itu..
Jika pun nyawa ku keluar dari kasar ku..
Aku akan puas,, karena aku sudah berusaha sebisa ku.. Dan aku akan ikhlas jika harus menjadi mayat malam itu..
Ibu maaf kan aku jika aku tidak bisa menjadi apa yang ibu harap kan pada ku..
Air mata ku jatuh saat itu.. Terlintas wajah ibu yang seakan tersenyum dan berkata,,
Ibu selalu bangga pada mu anak ku..
Tapih tolong bangkit dan jangan biarkan ibu mu menjatuhkan air mata karena kehilangan mu.. Bangkit lah putra ku kamu pasti bisa,,
Buang rasa takut mu.. Hutan itu menguasai jiwa mu anak ku..
Lepaskan dirimu dari Cengkramman sugisti hutan itu..apa kamu masih ingat sesuatu yang ibu berikan pada mu sebelum kamu pergi untuk menjalankan tugas berat ini..
Suara ibu seakan menyadari ku..
Kalau aku punya senjata gaib yang sakti dan kuat... Barulah aku sadar..
Yang di maksud ibu ku itu adalah
Keris pusaka yang ada di dalam tas ku..
Dengan sigabnya aku pun meraih tas yang ada di punggung ku saat itu..
Rasa takut mulai menghindar dari pikiran ku..
Kemudian aku buka tas nya,,
Dan perlahan tangan ku menyentuh sarung Keris itu.. Aku tarik keluar perlahan..
Begitu Keris sampai di tangan ku..
Dan sarung Keris pun aku pegang dan hendak mencabutnya dari dalam sarung..
Tanganku bergetar kencang..
Rasanya kesakitan dari Keris itu mulai merasuki jiwa ku....
Dan............???!!!!
Dan jangan lupa ikuti novel nya tiap hari
Hhhhee
Sampai bertemu di episode yang akan datang
Jangan lupa like dan favorit serta komentar teman semua,,
__ADS_1
Terima kasih By by