Super Dewa Legenda - Malaikat Blue Sappire

Super Dewa Legenda - Malaikat Blue Sappire
HUKUMAN DARI KING


__ADS_3

Di pertemuan ke-dua di Aula Istana Gapura. Soul berusaha berhati-hati mepersentasikan buku hukum kebijaksanaan, dia merasa was-was, karena di malamĀ  kemarin, menurut mata-mata yang disebar oleh Azelea, King dan Orpime berencana untuk mengait Soul untuk menjadi pendamping King agar bersama menjadi penguasa Kalpataru.


Dalam rapat yang singkat, Soul merasa itu tidak buruk dari pada mereka berperang dan menimbulkan kehancuran di Kalpataru, lagi pula dengan penyatuan kedua entitas, mereka dapat membuat garis keturan yang akan menjadi ras baru yang superior, bahkan akan menjadi dewa-dewa di Kalpataru. Dari pada Soul menyerahkan para komandanya pada King, yang akan mengakibatkan Gapura menjadi lemah, lebih baik Gapura dan Kastil King bergabung menjadi satu.


Saat pembicaraan berlangsung, King banyak diam dan menganguk, dia seolah memikirkan sesuatu. Dia merasa Soul sebagai pihak luar terlalu ikut campur dalam urusan wilayahnya, sementara Orpime juga berusaha mengatur dirinya sebagai penguasa dan sistem yang sudah dia jalankan, jadi dia berpikir untuk menghukum keduanya.


Soul akhirnya mengangkat tangan kanannya, dan itu bukan kode untuk bertanya, melainkan hak khusu untuk menyampaikan pendapat.


"Mohon maaf untuk sahabatku Soul, dan para hadirin sekalian di ruangan ini, saya mohon untuk tidak bertanya, karena saya akan undur diri kembali ke Utara, karena ada sesuatu yang mendesak," King berkata dengan cukup tegas dan kuat.


Orpime sedikit merinding mendengar perkataan KIng, dia merasa terkejut, karena King menjadi sosok yang berbeda, terlihat sedikit meldak-ledak dan sulit ditebak.


King langsung berjalan ke arah Soul dan membisikan sesuatu, Soul menganguk dan King pun segera keluar dari aula.


Saat dia mendatangi perkemahan pengawalnya yang berada di sekitar Istana Gapura, King berkata pada Orpime.


"Ini perintah, jangan bertanya, kau dan para pengawal tetap di sini, aku akan pergi sendiri ke Utara."


"Tapi kepulangan anda sendirian akan sangat tidak aman dan akan merusak kewibawaan anda, akan banyak pihak yang akan salah paham," balas Orpime.

__ADS_1


"Jangan bicara dengan ku, aku adalah King. Kalian harus mematuhiku."


Istanaga Gapura menjadi gempar, karena King meninggalkan para pengawalnya yang berkemah di sekitar Istana Gapura, sementara itu Tanah Utara yang dikuasai King lebih gempar lagi, raja mereka pulang sendirian berjalan kaki tapa pengawal, seharunya perjalanan satu minggu lebih dari jarak Istana Gapura ke wilayah King, namun King hanya menempuh waktu satu hari, hanya berjalan kaki.


Di depan gerbang naga , nama gerbang kastile King, yang memiliki ukiran-ukiran naga, muncul Zamrud menyambut sang raja. Dia muncul dengan wujud naga hijau besar berkepala sepuluh.


"Apa yang membuat Ayah pulang sendirian?" Tanya Zamrud, Zamrud sendiri adalah pangeran pertama sekaligus penjaga gerbang kastil utama.


"Untuk sementara waktu, keputusan di istana ini aku serahkan padamu pangeran, aku ada keperluan, cukup sekian," jawaban King sangat membingungkan.


King tidak mau menjawab, dia hanya diam, selama dua hari dia tidak mau ditemui, hanya mengurung dirinya diperpustakaan dan mulai menulis buku, mungkin dia ingin membuat buku tandingan milik Soul.


Jadi Zamrud yang terkenal cerdas mengusulkan, agar Orpime di perintakah memimpin perang digaris depan.


Zamrud membuat sebuah surat perintah sesuai wewenang yang diberikan Ayahnya, surat perintah ini memakai tiga setempel pangeran, setempel naga berkepala sepuluh, setempel naga api, dan setempel ular naga.


Surat itu berisi perintah perang, Orpime diperintahkan untuk mengepung Istana Gapura, menyuruh mereka untuk menyerah secara damai. Pasukan tambahan akan dikirim dalam waktu yang tidak ditentukan. Orpime tidak boleh bertanya dan mengirim surat balasan, kecuali surat balasan informasi perkembangan perang.


Orpime sangat terkejut saat utusan mengirim surat itu, dia hanya membawa para pengawal yang terdiri dari bangsa manusia yang menjadi budak di utara, lalu bangsa mahkluk melata yang hanya sebagai petugas pembawa perbekalan, dan puluhan arda dalam jumlah kecil yang hanya menjadi perajurit rendahan. Menyuruh pasukan ini berperang sama saja para pengeran ingin menghukum mati dirinya.

__ADS_1


Jadi Orpime mengirim utusan ke Istana Gapura, dan akan menunggu keputusan pemimpin Istana Gapura dalam tempo tiga hari.


Soul sangat terkejut oleh surat yang datang dari Tanah Utara, dia diminta menyerah secara damai, namun yang lebih mengejutkan lagi, surat itu bersal dari para pengeran bukan dari King. King seolah tidak tau menau tentang surat ini, tapi menurut perkiraan Soul, King akan muncul tidak lama lagi sebagai pihak musuh.


Setelah hari ke-tiga delegasi dipertemukan di depan gerbang Istana Gapura, delegasi Istana Gapura yang dikirim Soul adalah Leon, dia adalah manusia terpilih, setiap lima ratus tahun, akan muncul manusia terpilih, dia memiliki kekuatan setara seribu orang dan kecerdasan setara seribu orang, tapi tidak ada yang tahu hitungan seribu orang yang mana.


Leon memiliki rambut emas, sehingga dia di juluki singa emas, tubuhnya tinggi besar berotot, matanya besar berwarna unggu, dia sangat tampan dan gagah, dia bahkan telah bertunangan dengan ke tiga komandan sekaligus. Di Istana Gapura dia menjadi salah satu jendral terbaik milik Soul.


Delegasi dari pihak Utara adalah Orpime, dalam pembicaraan ini, dia nampak berhati-hati, tidak seperti Leon, yang berbiacara berapi-api dan lantang, dia meneriakan tentang hak kebebasan semua bangsa, dan keagungan Soul sebagai entitas dari langit.


"Malaikat datang dari langit! Iblis datang dari dalam ronga kuburan!" Teriak Leon mengejek pasukan Utara yang memang penampilannya menyeramkan.


Keputusan diambil kedua belah pihak, perang akan dimulai tiga hari lagi.


Surat balasan dari Orpime muncul sebagai laporan keadaan, akan terjadi perang tiga hari lagi, surat dibawa oleh pembawa surat khusus yang dapat menempuh jarak jauh hanya dengan berlari dan melompat.


Para pengeran membalas pesan Orpime, mereka akan mengirim pasukan bantuan satu minggu lagi, namun pertempuran harus dibuka sekarang juga, dan tidak boleh menunggu pasukan bantuan. Pasukan bantuan memang sengaja dikirim lambat, agar Orpime menderita kekalahan yang telah, mungkin akan dibunuh atau menjadi tawanan di Gapura.


Pearl menguslkan pasukan banuan akan dikirim dengan jumlah seribu bangsa Arda, yang akan di pimpin oleh Amond. Amond adalah Arda terkuat di Wilayah Utara, dengan masuknya Amond, perang akan cepat selesai.

__ADS_1


Namun Ruby tidak setuju, bukankah perang ini sebagai hukuman untuk Soul dan Orpime, namun setelah di jelaskan Zamrud, Ruby akhirnya setuju, bahwa satu minggu lagi Kastile King akan mengutus seribu pasukan arda dipimpin oleh Amond, arda terkuat di Utara bahkan di Kalpataru.


__ADS_2